Menu

Mode Gelap
Sekda Aceh Barat Pimpin Kegiatan Pra Rapim Terkait Anggaran DAK dan BKK HAORNAS ke-43, Pemkab Nagan Raya Beri Penghargaan kepada Atlet dan Pelatih Berprestasi SMKN 1 Labuhanhaji Berhasil Raih Juara pada Turnamen Futsal Memeriahkan HUT RI ke- 81 Bupati Nagan Raya Bawa Pulang Traktor Kuning Roda Empat dari Kementan RI, Dukung Produktivitas Padi Bintang Radio RRI Meulaboh 2026 Resmi Dimulai, Saatnya Putra-Purtri Meulaboh Unjuk Bakat Kejari Nagan Raya Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81

Daerah

Pasantren Miftahussalam di Peunaga Cut Ujong Diselimuti Debu Batu Bara, Perusahaan Dinilai Abai

badge-check


					Foto/IST: Kondisi Pesantren Miftahussalam Terkena Debu Batu Bara Perbesar

Foto/IST: Kondisi Pesantren Miftahussalam Terkena Debu Batu Bara

Narasiterkini.com, Meulaboh – Sudah sekian lama pasatren Miftahussalam yang berada di lorong pertanian, tepatnya di Desa Peunaga Cut Ujong, Kecamatan Mereubo, Aceh Barat, di selimuti debu hitam pekat persis seperti debu batu bara yang muncul dari aktivitas perusahaan pertambangan batu bara yang jarak 500 meter dari lokasi tersebut.

Kurang lebih 100 santri yang menimba ilmu disana, sebelum pengajian dimulai mereka bersusah payah membersihkan debu-debu batu bara yang melekat pada dinding dan lantai, suasana tersebut sudah berlangsung lama mereka rasakan.

Seperti diketahui keberadaan pasatren itu berada diantara dekat dengan Hauling dan stokfile penghasil limbah batu bara yang mematikan, sejak itu pula beberapa santri mengaku kepada media pengajian mulai tidak nyaman dengan kondisi populasi debu batu bara yang mencemari lingkungan sekitar imbas tersebutlah yang saat ini mereka rasakan.

Pantauan media ini pada Jumat (18/3/2022) dilokasi pasatren tersebut terlihat beberapa tempat yang dijadikan sebagai pengajian selimuti debu batu bara terutama pada dinding dan langit-langit serta lantai yang dasarnya berwarna putih menjadi hitam pekat persis seperti debu batu bara.

Ketika pewarta ini menanyakan kepada salah satu santri, debu yang sedang mereka bersihkan mengaku bahwa itu debu batu bara yang muncul dari aktivitas perusahaan pertambangan di sekitar sembari mengayunkan sapu sesekali ia bebicara,”beginilah bang kondisi pasantren kami sebelum masuk pengajian harus dibersihkan dulu debu batu bara ini,” kata salah satu santri.

Pengakuan yang sama juga dilontarkan oleh salah satu Tengku yang mengajar disana ia bernama Zulfadilah, dirinya mengatakan bahwa selama ini kami hanya bisa pasrah dengan kondisi demikian, karena selama ini keluhan yang pernah ia sampaikan terhadap penanggungjawab perusahaan tidak pernah digubris.

Ia mengaku bahwa selama ini belum ada solusi dari pihak perusahaan terkait penangganan pencemaran debu yang sudah berlangsung lama menyelimuti pasantren serta pemungkiman warga sekitar, padahal sebelumnya pihak pasantren hanya meminta memasang jaring di sekitar area pasantren dan melakukan penghijauan mungkin itu bisa salah satu cara mengantisipasi serangan debu yang terpapar ke area pasantren, dan itu juga belum terealisasi sampai saat ini,” kata Zulfadilah.

“Harapan kami saat ini adalah pihak perusahaan seharusnya peka terhadap lingkungan sekitar, bukan hanya memikirkan keuntungan perusahaan saja akan tetapi kesehatan masyarakat di sekitar area perusahaan juga perlu diperhatikan dan apa yang menjadi harapan warga seharusnya di penuhi demi keberlangsungan kehidupan yang sehat terutama bagi generasi yang saat sedang beranjak dewasa,” lanjutnya.

“Tidak menutup kemungkinan jika persoalan ini tidak digubris oleh perusahaan maka dampak dari aktivitas perusahaan yang mengeluarkan limbah debu bara yang mematikan akan terus menyerang warga setempat dan jelas akan merusak keberlangsungan hidup manusia di sekitar, jadi harapan kami kepada perusahaan segera mencari solusi agar permasalahan ini segera ditangani,” pungkas Tgk, Zulfadilah. (Dani)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sekda Aceh Barat Pimpin Kegiatan Pra Rapim Terkait Anggaran DAK dan BKK

9 September 2026 - 20:00 WIB

Bintang Radio RRI Meulaboh 2026 Resmi Dimulai, Saatnya Putra-Purtri Meulaboh Unjuk Bakat

5 September 2026 - 17:42 WIB

Kejari Nagan Raya Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81

2 September 2026 - 21:56 WIB

Bupati TRK Pimpin Apel Kesiapan Penanggulangan Karhutla Nagan Raya

2 September 2026 - 21:50 WIB

Breaking news: Gantikan Benny Bhatara, AKBP Muhammad Taufiq Kini Jabat Kapolres Nagan Raya 

31 Agustus 2026 - 10:37 WIB

Trending di Daerah