Menu

Mode Gelap
Pemuda Muhammadiyah Desak Kajati Aceh Usut Tuntas Temuan 17 M di Dinas Pertanian Aceh Selatan Mulai Bulan ini RS Cahaya Husada Nagan Raya Sudah Dapat Layani Pasien BPJS Kesehatan Hari Kebebasan Pers Sedunia, PWI Nagan Raya Ajak Jurnalis Jaga Integritas dan Profesionalisme Momen Pelepasan Mahasiswa KPM STIS Al-Aziziyah Sabang Tahun 2026, Ketua Sampaikan Petuah Kisah Pilu Bayi Penderita Jantung Bocor di Nagan Raya, Harapkan Bantuan Para Dermawan dan Pemerintah Isu “Perampok Anggaran” JKA Menggema, PERMAHI Aceh Desak Audit Forensik Segera

Opini

Pemberdayaan Ekonomi Warga Melalui Produk Unggulan Eceng Gondok di Desa Kubu

badge-check


					Pemberdayaan Ekonomi Warga Melalui Produk Unggulan Eceng Gondok di Desa Kubu Perbesar

 

Narasiterkini.com, Meulaboh– Eceng gondok memiliki kecepatan tumbuh yang tinggi sehingga tumbuhan ini dianggap sebagai gulma yang dapat merusak lingkungan perairan.

Oleh karena itu, Mahasiswa Universitas Teuku Umar melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan melalukan program pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa Kubu Kecamatan Arongan Lambalek Kabupaten Aceh Barat untuk melakukan kreatifitas (kerajinan tangan) dari eceng gondok.

Program tersebut berfokus pada para pengrajin eceng gondok yang mayoritasnya adalah masyarakat di Desa Kubu dimana masyarakat disitu memanfaatkan usaha kerajinan eceng gondok sebagai mata pencaharian sehari-hari mereka.

“Maka dengan itu jika usaha eceng gondok terkendala ataupun terhambat juga akan berpengaruh pada sumber mata pencaharian masyarakat di Desa Kubu. Dengan pemberdayaan masyarakat diharapkan dapat membantu menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi oleh pengrajin,” terang Cut Adja Febryantari selaku ketua kelompok kepada media ini, Sabtu, (18/11/2023).

Menurutnya, hal itu dapat dilihat dengan dilakukannya kegiatan seperti memberikan pendampingan pemasaran secara digital pada masyarakat di Desa Kubu.

“Menghasilkan branding produk dan merek untuk memperluas pasar dari kerajinan eceng gondok yang dihasilkan, pendampingan pembuatan pembukuan keuangan pada kerajinan tangan eceng gondok Di Desa Kubu,” tambah Cut Adja Febryantari yang beranggotakan, Lita Dewi Yanti, Nasrul Sahputra, Mufazil, M.Rafifebriyan Aufa,

Tesa Monarita, Rima Hayati, Fitriana Kristia Ningrum, Jihan Fatmanisa, Mayawi, Yuliani, Muhammad Fajri, Muntahar, Amitalia Tumanggor dan

Nesfi Azzahra. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sosok Abdurrahman Pejuang Lahirnya Abdya, Namun Terlupakan

28 April 2026 - 08:15 WIB

Mempertahankan Mahar Tinggi karena “Adat” Aceh Sedang Membuka Gerbang Pergaulan Bebas

24 Januari 2026 - 19:08 WIB

Polemik Umrahnya Bupati Aceh Selatan, Inpersi: Bencana Sudah Berlalu, Saatnya Bangkit Bersama

9 Desember 2025 - 13:13 WIB

Begal Terhadap Perempuan di Jalan Raya Kembali Terjadi, Ipelmasdam Dorong Korban untuk Berani Melapor ke APH

16 Oktober 2025 - 20:48 WIB

Terkait CSR 80% Usulan Pemkab, Dewan Ingatkan Bupati Agar Tak Ego Dalam Mengambil Kebijakan

13 Oktober 2025 - 18:58 WIB

Trending di Hukum