Menu

Mode Gelap
STIMI Meulaboh Lepas KKN-KPM, Camat Kaway XVI: Kehadiran Mahasiswa Harus Memberikan Manfaat Nyata  Sempat di Kritik, Mahasiswa Simeulue ini Apresiasi Sikap Terbuka Ketua Fraksi DPRA Nasdem Dapil 10  Perkuat Nilai Keagamaan, Pemuda Samatiga Gelar Beut Panteu Keude Perdana di Cot Seumeureung Puluhan Tahun Menanti Bantuan Pemerintah Tak Kunjung Tiba, Kini Warga Pasie Kualaba’u Galang Donasi Mandiri  Terkait Reses ke Simeulue, Berikut Klarifikasi Anggota DPR Aceh Dapil 10 Fraksi Nasdem  Kecelakaan Tunggal, Seorang Mahasiswi Aceh Barat Meninggal Dunia

Hukum

Mosi Tak Percaya Kepada Keuchik, Akhirnya Muspika Kuala Pesisir Mediasi Rapat Desa

badge-check


					Mosi Tak Percaya Kepada Keuchik, Akhirnya Muspika Kuala Pesisir Mediasi Rapat Desa Perbesar

 

Narasiterkini.com, Suka Makmue-Mosi tak percaya kepada keuchik Gampong Lhok Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya, Aceh akhirnya “rapat terbuka” dengan masyarakat yang turut difasilitasi oleh
Muspika setempat, Jumat (19/6/2020) siang.

Pertemuan mediasi tersebut di fasilitasi dan di mediasi Camat Kuala Pesisir Halaina,SE Kapospol Aiptu Amrizal dan Danposramil Pelda Suwandi serta turut dihadirkan Keuchik Gampong Lhok, T Adnan, Sekdes, Tuha Peut, ketua pemuda dan masyarakat Gampong Lhok.

Masyarakat dan aparatur sama-sama memberikan penjelasan masing-masing. Adapun yang dibahas perihal aset desa mulai dari penggunanaan hand traktor, teratak desa, pengelolaan tanah pasir, ternak desa, dana pemuda serta dana olahraga dan dana Covid-19.

Camat Kuala Pesisir, Halaina kepada wartawan mengungkapkan, persoalan ini diselesaikan melalui musyarawah bersama antara warga dengan aparatur desa.

“Kami dari Muspika hanya memfasilitasi saja,” katanya.

Menurutnya, ada beberapa poin sudah saling menjelaskan dan sudah saling memahami. Namun ada beberapa poin lain akan dibahas lebih lanjut antara aparatur desa dengan masyarakat.

Halaina mengaku, pihaknya bersama Muspika akan terus memantau terhadap poin-poin yang telah dibahas serta penyelesaian lanjutan pada Jumat pekan depan.

Wakil Ketua Tuha Peut, Adlin kepada awak media menjelaskan selama inu pihaknya tidak mengetahui apa apa terkait pengelolaan dana desa baik penggunaan dana covid 19, termasuk nama nama penerima BLT DD.

“Tidak merasakan pembagian masker belum ada, kami dari tuha peut tidak tahu apa apa. penyegelan itu karena pemuda sudah tiga kali surati keuchik untuk rapat tapi keuchik tidak datang,” terang Adlin.

Ia berharap semoga setelah semuanya tranparan desanya aman selalu dan berjalan dgn baik seperti apa yang telah diatur oleh pemerintah (semua berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku).

Pantauan media, rapat yang dimulai usai pelaksanaan shalat jumat hingga berakhir pukul 18.00 wib itu telah membuahkan hasil. namun ada hal hal yang belum memuaskan warga maka akan diatur rapat susulan yang dihadiri oleh perwakilan warga, tuha peut, keuchik dan perangkat desa serta aparat keamanan yang bertugas di desa tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kecelakaan Tunggal, Seorang Mahasiswi Aceh Barat Meninggal Dunia

17 Juni 2026 - 11:13 WIB

Aliansi GERAM Aceh Barat Gelar Aksi, Desak Presiden RI Turunkan Harga BBM dan Evaluasi yang Merugikan Rakyat

15 Juni 2026 - 22:32 WIB

Usai Polda Aceh Terbitkan DPO Oknum ASN di DSI Tersangka Pelecehan Seksual, Berikut Rangkaian Proses Hukumnya….

11 Juni 2026 - 18:46 WIB

Oknum ASN Dinas Syariat Islam Aceh Masuk DPO Kasus Dugaan Pelecehan Seksual terhadap Mahasiswi Asal Nagan Raya

11 Juni 2026 - 10:51 WIB

Pemkab Imbau Perusahaan Bayar Zakat Melalui Baitul Mal Nagan Raya

8 Juni 2026 - 13:58 WIB

Trending di Hukum