Menu

Mode Gelap
Diduga Bantu Pelangsir Solar Subsidi, Dua Operator SPBU di Darul Makmur Ditetapkan Sebagai Tersangka Awali Tugas di Darul Makmur, Kapolsek Gelar Temu Ramah dengan Awak Media Perbaiki Fasilitas Kebun, Petani Sawit Sampaikan Terima Kasih untuk PT Socfindo Seunagan Bawaslu Kabupaten Nagan Raya Perkuat Demokrasi melalui Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 Aksi Tuntutan Berlanjut ke Polda Aceh, Korban Minta Usut Aksi Tandingan Siapa Dalangnya Bupati Tarmizi Buka Kegiatan Musorkab KONI Aceh Barat 2026

Daerah

Sekda Aceh Selatan, Fokus Utama Pemkab Untuk Bangkit dari Pandemi adalah Mengoptimalisai PAD

badge-check

 

Narasiterkini.com, Tapaktuan- Sejak awal, semangat yang dibawa melalui Pelaksanaan Otonomi Daerah adalah terwujudnya kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, salah satu kewenangan yang diberikan adalah pengelolaan pungutan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD).

 

Namun hingga saat ini, sebagaimana laporan Kementerian Keuangan RI, belum Optimalnya persentase Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih menjadi permasalahan utama kabupaten/kota di Indonesia, tidak terkecuali di Aceh Selatan, terlebih pada masa Pandemi Covid-19 yang memberikan dampak yang sangat luas pada semua sektor.

 

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Selatan, Cut Syazalisma, S. STP, yang juga Ketua Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten (TAPK), saat disinggung tentang langkah menghadapi Tahun anggaran 2022.

 

“Di awal tahun 2022 ini, mengidentifikasi sumber-sumber PAD yang potensial untuk dikembangkan di Kabupaten Aceh Selatan akan menjadi salah satu fokus utama Pemerintah Daerah bersama SKPK terkait. Pengalaman kebijakan Refocusing anggaran pada tahun 2021, serta penurunan alokasi transfer dari Pusat ke Daerah, menunjukkan bahwa peningkatan PAD menjadi Pekerjaan Rumah yang wajib kita selesaikan,” ucap Cut Syazalisma.

 

“Saat ini kondisi keuangan Daerah cukup Stabil, walaupun dampak Pandemi Covid-19 pada berbagai kebijakan baik di tingkat Pusat maupun Daerah tidak dapat dielakkan. Namun kami Optimis, dengan upaya dan dukungan seluruh pihak, kita semua dapat bangkit dan keluar dari Pandemi ini bersama. Terkait dengan Tenaga Kontrak, kami minta agar tetap fokus, bertanggung jawab, dan serius dalam bekerja. Sampai saat ini, Daerah masih membutuhkan keberadaan Tenaga Kontrak dalam Pelaksanaan Pelayanan Pemerintah kepada Publik, terlebih kehadiran Tenaga Kontrak juga dapat membantu tugas-tugas yang diemban oleh PNS,” tegas Cut Syazalisma.

 

Menurut keterangan Kepala Bappeda Aceh Selatan, Masrizal, SE., M.Si., yang juga anggota TAPK, pada tahun anggaran 2022, Pemerintah Daerah juga mengalokasikan tambahan penghasilan bagi PNS sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

“Pemberian tambahan penghasilan sesuai arahan Pimpinan merupakan salah satu bentuk upaya Pemerintah Daerah untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan mendorong peningkatan daya beli, ditengah hantaman Pandemi yang masih berlangsung,” ucap Masrizal. (Rils/Hi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bawaslu Kabupaten Nagan Raya Perkuat Demokrasi melalui Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026

6 Juli 2026 - 21:14 WIB

Aksi Tuntutan Berlanjut ke Polda Aceh, Korban Minta Usut Aksi Tandingan Siapa Dalangnya

4 Juli 2026 - 15:51 WIB

Bupati Tarmizi Buka Kegiatan Musorkab KONI Aceh Barat 2026

4 Juli 2026 - 14:26 WIB

Pengadaan Mobil Dinas Rp1,87 Miliar Sebelum Bupati Aceh Selatan Dilantik, Haji Mirwan lebih Memilih Pakai Kendaraan Pribadi 

4 Juli 2026 - 09:28 WIB

Bupati Aceh Selatan Kembali Dapat Yakinkan Pusat, Kali ini Bawa Pulang Excavator untuk Percepat Pemulihan Pascabencana

3 Juli 2026 - 21:20 WIB

Trending di Daerah