Narasiterkini.com, Banda Aceh – Sebanyak 8 (delapan) orang Guru dan Tenaga Kependikan (GTK,) berangkat umrah ke tanah suci setelah meraih juara satu GTK berprestasi tingkat Provinsi Aceh tahun 2025.
Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh telah melaksanakan apresiasi GTK berprestasi tingkat provinsi pada bulan November 2025 lalu.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin SPd MSP diwakili Biidang GTK, Junaidi SST MPd kepada media pada Sabtu, 03 Januari 2026 mengatakan bahwa Pemerintah Aceh melalui Disdik Aceh setiap tahunnya menyelenggarakan apresiasi terhadap GTK berprestasi tingkat provinsi.
Kata Junaidi, apresiasi GTK berprestasi merupakan bentuk penghargaan Pemerintah Aceh kepada insan pendidik di Tanah Rencong ini.
Ia menjelaskan, apresiasi ini dilaksanakan terlebih dahulu di Cabang Dinas (Cabdisdik) pada masing-masing wilayah. Bagi peraih juara satu di tingkat kabupaten, untuk tahun ini dikirimkan berkas dan vidionya di Bidang GTK Disdik Aceh sebagai pihak penyelenggara.
“Guru, dan Kepala SMK, guru bersama Kepala SMK, guru serta Kepala SLB, pengawas SMA dan pengawas SMK, merupakan bidang atau kategori yang di perlombakan tahun ini,” sebut Junaidi.
Junaidi juga menyebutkan bahwa mereka yang mendapatkan umrah yakni, Vera Hastuti MPd (guru SMAN 1 Takengon, Aceh Tengah), Syafruddin SPd (Kepala SMAN 8 Takengon Unggul, Aceh Tengah).
Kemudian, Fahrul Rozi SST (guru SMKN 1 Kota Langsa) Dra Yusmiwati MPd (Kepala SMKN 1 Sabang), Armiya SPd Gr (guru SLB TNCC Banda Aceh), Hafriyani SAg MSi (Kepala SLBN Pidie).
Selanjutnya, Murhamatillah MPd (Pengawas SMA berprestasi dari Cabdisdik Pidie Jaya) dan Drs Meurah Alaidinsyah (pengawas SMK dari Cabdisdik Aceh Selatan).
Junaidi menuturkan, delapan orang GTK berptestasi itu akan diumrahkan melalui Bandara Kuala Namu – Sumatera Utara, dan tanggal 2 Januari 2026 sudah dilepaskan keberangkatannya dari Kota Banda Aceh.
“Tanggal 3 Januari 2026, delapan orang GTK berprestasi itu akan beritirahat sehari umrah, dan barulah hari Minggu, 4 Januari 2026 berangkat umrah ke tanah suci,” ungkap Junaidi.
Dirinya berharap semoga GTK berprestasi tingkat provinsi ini menjadi umrah yang mabrur dan mabrurah sekembalinya nanti ke tanah air.
Junaidi menyampaikan, ucapan terima kasih kepada Pemerintah Aceh, Plt Kepala Dinas dan Staf GTK Disdik Aceh, para panitia serta Cabdisdik masing-masing wilayah juga semua peserta, para dewan juri yang telah mensukseskan apresiasi GTK tingkat provinsi tahun 2025 ini.
ia juga menambahkan, bagi yang belum juara satu dengan meraih paket umrah, bagi juara dua dan tiga diberikan hadiah berupa uang.
“Semoga yang belum meraih hadiah umrah, pada tahun-tahun berikutnya memperoleh juara satu dengan mendapatkan hadiah utama berupa paket umrah ke tanah suci, apalagi bagi yang sudah diumrahkan tidak dibenarkan lagi ikut lomba GTK berprestasi,” pungkas Junaidi. (*)

