Narasiterkini.com, Meulaboh -Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kembali melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan pada Tahun Anggaran 2026.
Adapun kegiatan yang tengah dilaksanakan adalah lanjutan pembangunan Jalan Idris Yahya yang merupakan bagian dari Program Penyelenggaraan Jalan dengan kegiatan Penyelenggaraan Jalan Kabupaten atau Kota.
Plt. Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Fadly, melalui Kepala Bidang Jalan dan Jembatan, Beny Hardi, menyampaikan bahwa proyek tersebut telah resmi berjalan sesuai dengan kontrak yang ditandatangani.
“Pekerjaan ini merupakan lanjutan dari penanganan ruas Jalan Idris Yahya guna meningkatkan kualitas dan kemantapan jalan kabupaten. Nomor kontraknya 620/01/SPK/PJ/PUPR/2026 dengan nilai sebesar Rp371.780.000,” ujar Beny Hardi, Rabu (12/2/2026).
Ia menjelaskan, anggaran kegiatan tersebut bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2026. Pekerjaan dilaksanakan oleh CV. BY Konstruksi dengan masa pelaksanaan selama 90 hari kalender, terhitung mulai 3 Februari 2026 hingga 3 Mei 2026.
Menurut Beny, pembangunan lanjutan ini difokuskan pada peningkatan struktur dan kualitas badan jalan agar lebih layak dilalui serta mampu menunjang kelancaran mobilitas masyarakat. Jalan Idris Yahya sendiri merupakan salah satu akses penting yang digunakan warga dalam mendukung aktivitas harian, termasuk kegiatan ekonomi dan pelayanan sosial.
“Dengan adanya peningkatan ini, kita berharap arus transportasi menjadi lebih lancar, aman, dan nyaman. Infrastruktur jalan yang baik tentu berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
PUPR Aceh Barat juga menegaskan bahwa proses pelaksanaan pekerjaan akan diawasi secara ketat agar sesuai dengan spesifikasi teknis dan standar mutu yang telah ditetapkan. Pengawasan dilakukan untuk memastikan hasil pekerjaan berkualitas dan dapat bertahan dalam jangka waktu yang optimal.
Lebih lanjut, Beny menyebutkan bahwa pemerintah daerah terus berkomitmen menjadikan pembangunan infrastruktur sebagai salah satu prioritas utama, terutama dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Aceh Barat.
“Pemerintah daerah melalui Dinas PUPR akan terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan secara bertahap dan berkelanjutan, sesuai dengan kemampuan anggaran daerah,” pungkasnya.

