Narasiterkini.com, Jakarta – Musyawarah Besar (Mubes) II Keluarga Ureung Pidie (KUPI) menetapkan Dr. H. Asfifuddin, S.H., M.H. sebagai Ketua Umum KUPI periode 2026–2030. Akademisi dan praktisi hukum internasional asal Laweung, Kabupaten Pidie itu terpilih secara aklamasi menggantikan Dr. Rachmad Adam yang sebelumnya memimpin organisasi tersebut. Senin, (15/6/2026)
Mubes II KUPI yang berlangsung di Wisma Taman Iskandar Muda (TIM), Jalan Tangkuban Perahu Nomor 1, Jakarta Pusat, pada Minggu (14/6/2026), dihadiri sekitar 300 warga Pidie yang berdomisili di Jabodetabek dan sekitarnya.

Proses pemilihan berlangsung melalui musyawarah yang berlangsung tertib dan penuh nuansa kekeluargaan. Seluruh agenda persidangan yang dipimpin Mualem Su’aib Unoe bersama Lukman Hasan, Zubir Ubit, Arief Djamaludin, dan Muhammad Basir selesai lebih cepat dari jadwal yang telah ditetapkan.
Peserta Mubes berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pengusaha, pelaku UMKM, birokrat, akademisi, ASN, anggota TNI/Polri, pegawai swasta, hingga mahasiswa dan pelajar. Mereka secara bulat memberikan mandat kepada Dr. Asfifuddin untuk memimpin organisasi paguyuban masyarakat Pidie tersebut selama lima tahun ke depan.
Sejak awal proses pencalonan, nama Dr. Asfifuddin disebut-sebut sebagai kandidat kuat. Rekam jejak, pengalaman, serta kontribusinya di tengah masyarakat menjadi pertimbangan utama peserta dalam memberikan dukungan.
Dalam pidato perdananya sebagai Ketua Umum KUPI terpilih, Dr. Asfifuddin menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan masyarakat Pidie perantauan.
“Amanah ini adalah tanggung jawab besar. Bersama seluruh pengurus dan keluarga besar KUPI, kita akan fokus pada penguatan sinergi, pelestarian nilai budaya, serta peningkatan kontribusi nyata masyarakat kita bagi kemajuan bangsa,” ujarnya di hadapan peserta Mubes.
Terpilihnya putra kelahiran Laweung yang besar di kawasan pesisir Aceh Pidie itu juga mendapat sambutan positif dari sejumlah tokoh senior dan sesepuh masyarakat Aceh yang hadir. Mereka menaruh harapan besar agar kepemimpinan baru mampu membawa KUPI menjadi organisasi yang lebih modern, inklusif, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan zaman.
Dengan terpilihnya Dr. Asfifuddin, KUPI diharapkan semakin memperkuat peran dan kontribusi masyarakat Pidie perantauan dalam pembangunan daerah maupun di tingkat nasional.(Ril)










