Menu

Mode Gelap
Senyum Bahagia Anak Disabilitas, Kapolres Aceh Selatan Bantu Kursi Roda untuk Ikram Bupati TRK Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Nagan Raya Lukman Terpilih Secara Aklamasi Pimpin Pemuda Pancasila Seunagan Periode 2026–2029 Polisi Tangkap Oknum Brimob Bandar Narkoba, Seorang Anggota POM TNI Gugur Saat Bantu di TKP  Yayasan Putroe Aceh Nanggroe Raya serahkan 73 SK Guru dan Tenaga Kependidikan  ‎ Sang Senior Kembali Dapat Amanah Cak Imin untuk Pimpin PKB Nagan Raya 

Nasional

Kunjungan ke PT Pertamina, PJ Bupati Nagan Raya Sampaikan Persoalan Antrian Panjang di SPBU Hingga Usaha Warga Lain Tertutup

badge-check


					Kunjungan ke PT Pertamina, PJ Bupati Nagan Raya Sampaikan Persoalan Antrian Panjang di SPBU Hingga Usaha Warga Lain Tertutup Perbesar

 

Narasiterkini.com, Jakarta– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya, Provinsi Aceh, melakukan kunjungan dan audiensi terkait pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan PT Pertamina (Persero) di Jakarta, Kamis (1/12/2022).

Penjabat (Pj) Bupati Nagan Raya, Fitriany Farhas, AP, S.Sos, M.Si mengatakan, koordinasi tersebut sebagai tindak lanjut dari kondisi antrian panjang yang terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Nagan Raya.

Pada pertemuan tersebut, Pj Bupati Fitriany yang didampingi Sekda Nagan Raya, Ir Ardimartha, Kepala Bappeda, Rahmatullah, Kadishub Nagan Raya, Mahdali dan Kabag Ekonomi, Efliyanto disambut oleh Rifky Rakhman Yusuf yang merupakan VP Stakeholder Relations & Management Pertamina.

“Selama ini kita turut memantau antrian kendaraan di SPBU. Oleh sebab itu, kita melakukan kunjungan ke PT Pertamina di Jakarta untuk berkonsultasi dan mencari jalan keluar dari permasalahan tersebut,” kata Fitriany.

Pj Bupati Nagan Raya menambahkan, atas nama Pemkab, juga membahas terkait hal-hal permasalahan terkait penyaluran BBM subsidi. Karena, pengendara harus mengantri lama di SPBU ketika hendak melakukan pengisian BBM.

Kemudian, tambahnya, antrian panjang yang terjadi di SPBU menyebabkan hambatan akses ekonomi bagi masyarakat, termasuk para pedagang yang ada di seputaran SPBU yang terhalang oleh mobil antrian.

“Berikut juga dengan angkutan pedagang-pedagang yang akan berjualan ke pasar. Antrian ini juga menghalangi pendapatan supir truk, yang seharusnya mereka mengejar trip namun terhalang karena harus mengantri lama mengisi BBM,” tuturnya.

Dari paparan yang disampaikan Fitriany, PT Pertamina menyarankan agar Pemkab Nagan Raya mendukung terkait registrasi pendaftaran QR kode untuk masyarakat. Seperti menyediakan outlet-outlet dan tempat pendaftaran dan melakukan sosialisasi, sehingga BBM subsidi tersalurkan tepat sasaran.

“Disarankan oleh Pertamina, untuk memberlakukan QR kode di SPBU untuk menerima BBM subsidi jenis solar dan pertalite. Memang program itu belum maksimal digunakan di seluruh kabupaten/kota,” tuturnya.

Selanjutnya, terkait kuota BBM, pihak Pertamina menyarankan agar Pemkab Nagan Raya dapat mengajukan penambahan kuota BBM yang selanjutnya akan dilakukan koordinasi dengan BPH Migas. (RO)

Baca Lainnya

Bupati TRK Hadiri Pelantikan Rektor Baru UTU, Dorong Penguatan Kolaborasi Pendidikan dan Pembangunan

30 Juni 2026 - 20:13 WIB

Putra Laweung Terpilih Pimpin KUPI Periode 2026–2030

15 Juni 2026 - 08:26 WIB

Polres Nagan Raya Adakan Jalan Santai dan Senam Bersama, Sediakan 170 Doorprize

10 Juni 2026 - 14:43 WIB

DPN PERMAHI: Gas South Andaman Harus Dikelola untuk Sebesar-Besarnya Kemakmuran Rakyat Aceh

2 Juni 2026 - 22:50 WIB

Brimob Batalyon C Pelopor Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila Bersama Segenap Unsur

1 Juni 2026 - 15:40 WIB

Trending di Nasional