Menu

Mode Gelap
Sosok Polisi Peduli Sosial, Aipda Jonni Rahmad Bangun Empat Rumah untuk Fakir Miskin 14 Putra-putri Nagan Raya Menimba Ilmu ke Mesir dan Maroko Kurdi Resmi Jadi Sekda Definitif Aceh Barat, Bupati Tarmizi Tekankan Penguatan Birokrasi Narasi Provokatif Catut Nama Pamen Polda Aceh AKBP Zainuddin Dipastikan Hoaks UNISAI Wisuda 1001 Lulusan, Rektor: Baik Saja Belum Cukup, Kita Harus Berupaya Meraih Unggul PTM Nagan Muda Turunkan 8 Atlet di Turnamen Silapong 5 Antar Divisi 2026 Banda Aceh

Pendidikan

Anggota DPRA ini Pertanyakan Pola Rujukan Online BPJS Kesehatan di RSIA

badge-check


					Anggota DPRA ini Pertanyakan Pola Rujukan Online BPJS Kesehatan di RSIA Perbesar

 

Narasiterkini.com, BANDA ACEH – Drs. H. Asib Amin Wakil Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Fraksi Partai Gerindra angkat bicara perihal Rumah Sakit Ibu dan Anak karna belum tersistem dengan baik dalam rujukan online secara khusus dalam BPJS Kesehatan seperti hal nya Rumah Sakit Jiwa. Rabu, (16/12/2020)

“mengapa rumah sakit ibu dan anak belum tersistem dengan baik secara khusus dalam pola rujukan online BPJS Kesehatan, apa yang menjadi kendala, padahal ini rumah sakit khusus ?”, tanya Asib Amin.

Menurutnya, tidak tersistemnya dengan baik RS Ibu dan Anak dalam sistem rujukan online BPJS Kesehatan menjadi kendala bagi pasien yang berkeinginan untuk dirujuk ke rumah sakit tersebut, begitu juga dengan pasien yang seharusnya di rujuk ke RS Ibu dan Anak tapi karna belum tersistem dengan baik atau secara khusus RS Ibu dan Anak dalam sistem rujukan online maka terpaksa dialihkan ke rumah sakit lain.

Kader Gerindra Aceh itu meminta kepada pihak manajemen rumah sakit ibu dan anak untuk berkomunikasi dan menyampaikan hal tersebut ke BPJS Kesehatan guna menemukan solusi atas persoalan tidak tersistemnya secara khusus rumah sakit ibu dan anak dalam pola rujukan online.

“Ya, pihak rumah sakit harus proaktif membuka komunikasi dengan BPJS Kesehatan agar ketemu dimana letak persoalannya, jangan diam saja,” terangnya.

Asib Amin juga menyinggung Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, “Sebagai Leading Sektor” dinas ini harus berperan untuk memastikan bahwa semua Rumah Sakit Rujukan di Aceh masuk dalam sistem rujukan online BPJS Kesehatan terutama rumah sakit khusus seperti RSIA dan RSJ, jangan sepenuhnya diserahkan ke Rumah Sakit.

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha Rumah Sakit Ibu dan Anak, Said Muntahaza, SKM., M.Kes saat di konfirmasi awak media menyampaikan harapannya agar kedepan ada terobosan tersendiri secara regulasi sehingga keberadaan RSIA sebagai rumah sakit khusus di aceh dapat dan mampu memberikan manfaat secara maksimal kepada masyarakat sesuai dengan tugas dan fungsinya. [KA/*]

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

14 Putra-putri Nagan Raya Menimba Ilmu ke Mesir dan Maroko

24 Agustus 2026 - 20:47 WIB

UNISAI Wisuda 1001 Lulusan, Rektor: Baik Saja Belum Cukup, Kita Harus Berupaya Meraih Unggul

23 Agustus 2026 - 10:30 WIB

Yayasan Putroe Aceh Nanggroe Raya serahkan 73 SK Guru dan Tenaga Kependidikan  ‎

26 Juli 2026 - 08:30 WIB

Peringatan Hari Anak Nasional ke-42, Salman Kembali Pertegas Wujudkan Madrasah Ramah Anak

23 Juli 2026 - 18:10 WIB

Antusias Orangtua Mempercayakan Pendidikan anak ke SMPN 5 Seunagan Tinggi, Pihak Sekolah Terpaksa Buka 4 Kelas

16 Juli 2026 - 11:11 WIB

Trending di Pendidikan