Menu

Mode Gelap
Sosok Polisi Peduli Sosial, Aipda Jonni Rahmad Bangun Empat Rumah untuk Fakir Miskin 14 Putra-putri Nagan Raya Menimba Ilmu ke Mesir dan Maroko Kurdi Resmi Jadi Sekda Definitif Aceh Barat, Bupati Tarmizi Tekankan Penguatan Birokrasi Narasi Provokatif Catut Nama Pamen Polda Aceh AKBP Zainuddin Dipastikan Hoaks UNISAI Wisuda 1001 Lulusan, Rektor: Baik Saja Belum Cukup, Kita Harus Berupaya Meraih Unggul PTM Nagan Muda Turunkan 8 Atlet di Turnamen Silapong 5 Antar Divisi 2026 Banda Aceh

Ekonomi

Mahasiswa Poltas Jadikan Gulma Eceng Gondok Bahan Baku Pupuk Organik

badge-check


					Mahasiswa Poltas Jadikan Gulma Eceng Gondok Bahan Baku Pupuk Organik Perbesar

Narasiterkini.com, Tapaktuan- Eceng Gondok yang selama ini dianggap sebagai Gulma Air yang kerap menjadi masalah bagi para Nelayan dan Petani tambak. Saat ini tanaman tersebut telah menutup permukaan muara sungai di Gampong Pasie Kuala Ba’u, Kluet Utara. Senin (24/05/2021)

Kondisi ini telah menyebabkan terganggunya mata pencaharian masyarakat di 4 (empat) Desa yaitu Pasie Kuala Ba’u, Kedai Padang, Simpang Tiga, Suaq Geringging dan Kluet Utara. Dimana mayoritas masyarakat Desa tersebut pada umumnya berprofesi sebagai nelayan.

Namun demikian, Mahasiswa Politeknik Aceh Selatan telah mampu mengubah Eceng Gondok menjadi komoditi yang bernilai ekonomis. Dimana tahap awal ini akan diproduksi menjadi Pupuk Kompos.

Tentunya kegiatan ini akan berdaya guna, selain membersihkan muara sungai dan memudahkan masyarakat menjaring ikan, serta dapat membudidayakan ikan media keramba.

Kegiatan ini merupakan penjajakan awal kerjasama BUMG Bersama Sepakat Mandiri Sejahtera Kluet Utara dan Politeknik Aceh Selatan dengan memampaatkan Eceng Gondok menjadi Pupuk Kompos.

Pada kesempatan ini Camat Kluet Utara, Misbah, S.Ag mengatakan bahwa kegiatan ini berdampak Positif bagi masyarakat, selain normalisasi muara sungai dan para nelayan bisa menjaring ikan kembali, serta Eceng Gondok bisa dijadikan Pupuk Organik.

Pupuk Kompos ini sebagai alternatif kekurangan Pupuk anorganik (kimia) yang mahal, karena Pupuk Kompos lebih murah dan bisa dibuat sendiri,” kata Camat Misbah.

Sementara itu Direktur Politeknik Aceh Selatan, Dr. Muhammad Yasar, S.TP., M.Sc mengatakan, kegiatan ini merupakan respon cepat Poltas terhadap permasalahan yang ada di masyarakat, selanjutnya Politeknik Aceh Selatan akan mengelar pelatihan pemamfaatan Eceng Gondok menjadi Pupuk Kompos dalam waktu dekat ini dengan melibatkan masyarakat setempat.

Bersama Mahasiswa Politeknik Aceh Selatan kami mencoba mengatasi masalah Nelayan di Pasie Kuala Ba’u yang merasa dirugikan oleh kehadiran tanaman Eceng Gondok yang memadati seluruh badan Air sehingga menyulitkan mereka menangkap ikan,” kata Dr. Yasar.

Lanjutnya, sekarang kami melihat masalah menjadi peluang, salah satu upaya yang akan kami lakukan adalah memanfaatkan Gulma Air berdaun lebar tersebut sebagai bahan baku pembuatan Pupuk Kompos.

kita juga akan manfaatkan Eceng Gondok dengan berbagai pemanfaatan bernilai ekonomis lainnya. Insya Allah badan Air kembali bersih, Nelayan tidak terganggu lagi, Petani terbantu dengan Pupuk Organik, dan bisa mendatangkan income bagi masyarakat.” Pungkas Dr. Yasar.

Kegiatan ini langsung mendapat dukungan P4ositif dari Kadis Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Aceh Selatan, Agustinur, SH dan Camat Kluet Utara, Misbah, S.Ag serta seluruh Keuchik di Desa terdampak. (Rils/Hi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

14 Putra-putri Nagan Raya Menimba Ilmu ke Mesir dan Maroko

24 Agustus 2026 - 20:47 WIB

UNISAI Wisuda 1001 Lulusan, Rektor: Baik Saja Belum Cukup, Kita Harus Berupaya Meraih Unggul

23 Agustus 2026 - 10:30 WIB

Yayasan Putroe Aceh Nanggroe Raya serahkan 73 SK Guru dan Tenaga Kependidikan  ‎

26 Juli 2026 - 08:30 WIB

BSI Area Meulaboh Bersama OJK dan FKIJK Gelar GENCARKAN, Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di Nagan Raya

24 Juli 2026 - 15:58 WIB

Peringatan Hari Anak Nasional ke-42, Salman Kembali Pertegas Wujudkan Madrasah Ramah Anak

23 Juli 2026 - 18:10 WIB

Trending di Pendidikan