Menu

Mode Gelap
Ketum IPELMASAT Apresiasi Putusan PTUN Banda Aceh soal Sengketa Tanah Asrama Mahasiswa Yayasan Ipelmasat Menang di PTUN Banda Aceh dalam Gugatan Tanah Asrama Mahasiswa Pemkab Nagan Raya Tingkatkan Kapasitas Imum Masjid/Meunasah dalam Pelaksanaan Syariat Islam Rahmat Maulana Nahkoda HMI Cabang Blangpidie 2026-2027 Polres Nagan Raya Gelar Rapat Koordinasi Bersama Forkopimda, Siaga Ancaman Cuaca Ekstrem Soroti Alokasi Dana Rehab-Rekon Rp824 Miliar, Mizwan Nilai Aceh Barat Dianaktirikan

Kesehatan

Politisi Partai Nasdem ini Kembali Bagi Masker untuk Pengawal Ambulans Covid-19

badge-check


					Politisi Partai Nasdem ini Kembali Bagi Masker untuk Pengawal Ambulans Covid-19 Perbesar

 

NARASITERKINI.COM, BANDA ACEH– Daniel Abdul Wahab kembali menggelar aksi sosial. Kali ini, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh itu menyerahkan masker kepada relawan pengawal ambulans pasien dan jenazah corona virus desease 2019 (Covid-19). Masker tersebut diserahkan Daniel di Sekretariat RAPI Kota Banda Aceh, di kawasan Blangpadang, Banda Aceh, Sabtu (2/5/2020).

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Ketua Relawan Pengawalan Ambulans Emergency Relawan Patwal Atjeh (ERPA), Budi Giyanto, didampingi Ketua RAPI Lokal Jaya Baru, Yanti Sarman.
Aksi pembagian masker tersebut merupakan kesekian kalinya dilakukan Daniel. Sebelumnya, Rabu (29/4/2020) siang pria yang akrab disapa Daniel itu membagikan masker kepada anak-anak.

Ketua RAPI Lokal Kecamatan Meuraxa dengan call sign ADH tersebut memiliki alasan untuk membagikan masker kepada kriteria tertentu, seperti anak-anak dan relawan pengawalan ambulans. Khusus relawan petugas ambulans pengantar pasien dan jenazah Covid-19, Daniel merasa simpati dengan pengorbanan mereka.

Menurut Daniel, selama ini para petugas ambulans tersebut menjalankan tugas tanpa alat pengaman diri (APD) yang memadai. “Seperti malam kemarin, mereka mengawal pasien suspect corona dari Bener Meriah,” ujar Ketua Fraksi Nasdem-PNA DPRK Banda Aceh itu.

Dia juga merasa miris saat mendengar cerita ketua relawan ERPA, yang mempertaruhkan nyawa untuk melawan Covid-19 ini. Budi Giyanto menyatakan, sebagai relawan ambulans, pihaknya sudah berjanji siap mati tanpa mengharap imbalan.

“Ini merupakan risiko besar bagi kami. Konon lagi, kami harus meninggalkan keluarga berhari-hari setelah mengawal ambulans pasien maupun jenazah corona,” ujar Budi.
Kata dia, sudah menjadi tanggung jawab ERPA mengawal setiap ambulans yang masuk ke Banda Aceh.

“Apalagi ini kondisi corona. Tanpa kecuali, tetap kami kawal walaupun APD tidak memadai. Alhamdulillah, malam ini kami mendapat bantuan masker dari bang Daniel,” ungkapnya.(Rils)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Wabup Abdya Zaman Akli Sebut Acara Jalan Santai Terkandung Makna Persatuan

19 April 2026 - 17:35 WIB

Penilaian Tingkat Nasional, Kodim Nagan Raya Berhasil Raih Juara Dua LKJ TMMD Ke- 127

16 April 2026 - 14:11 WIB

Wabup Zaman Akli Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Disabilitas di Abdya

15 April 2026 - 14:44 WIB

Siswi Asal Aceh Barat Daya Diterima di 11 Universitas Ternama Luar Negeri

14 April 2026 - 20:53 WIB

Mualem Apresiasi Mendagri Tito Karnavian Terkait Usulan Perpanjangan Dana Otsus Aceh

14 April 2026 - 20:36 WIB

Trending di Nasional