Menu

Mode Gelap
Investasi Tembus Rp406 Miliar di Awal 2026, TRK: Peluang Investasi Besar yang Tengah Dipersiapkan 200T STIMI Meulaboh Lepas KKN-KPM, Camat Kaway XVI: Kehadiran Mahasiswa Harus Memberikan Manfaat Nyata  Sempat di Kritik, Mahasiswa Simeulue ini Apresiasi Sikap Terbuka Ketua Fraksi DPRA Nasdem Dapil 10  Perkuat Nilai Keagamaan, Pemuda Samatiga Gelar Beut Panteu Keude Perdana di Cot Seumeureung Puluhan Tahun Menanti Bantuan Pemerintah Tak Kunjung Tiba, Kini Warga Pasie Kualaba’u Galang Donasi Mandiri  Terkait Reses ke Simeulue, Berikut Klarifikasi Anggota DPR Aceh Dapil 10 Fraksi Nasdem 

Peristiwa

Waduh, Bupati dan Wabup Aceh Tengah Beradu Argumen di Pendopo

badge-check


					Waduh, Bupati dan Wabup Aceh Tengah Beradu Argumen di Pendopo Perbesar

 

Narasiterkini.com, Takengon-Rabu malam (14/5) sekira pukul 21.15 wib, Bupati Shabela Abubakar masih menerima beberapa tamu di pendopo bupati, tepatnya diruangan tengah.

Dari pintu depan pendopo di dengar Shabela suara Firdaus sambil memasuki ruangan pendopo mengucapkan kalimat yang tidak pantas. Shabela sontak terkejut dengan kedatangan Firdaus penuh dengan amarah.

“Saya terkejut kedatanganya sangat penuh dengan amarah. Saya masih duduk membahas masalah banjir bandang paya tumpi dan membicarakan terkait wabah corona,” kata Shabela Abubakar menceritakan seperti dilansir media kabargayo.com.

Shabela saat itu, akunya juga sempat bersiap akan melakukan pembelaan diri, dengan sikap Firdaus yang datang dengan ucapan-ucapan yang tidak pantas dan mengancam melakukan tindakan kekerasaan.

Firdaus yang merupakan Wakil Bupati itu datang menanyakan masalah proyek yang ada di pemerintahan. “Saya tidak mengerti dengan pertanyaan Firdaus terkait dengan proyek, karena bukan itu yang dibahas. Saya menyiapkan diri juga malam itu, bila ada tindakan yang tertuju ke saya,” ujar Shabela, (14/5) di pendopo bupati.

Menurut Shabela kedatangan Firdaus dengan beberapa orang lainya, selain mengancam juga berupaya untuk melakukan kekerasan terhadap dirinya.

“Firdaus datang malam itu tidak sendiri tapi dengan beberapa orang. Mereka memancing saya untuk keluar dari pendopo dan mengancam akan membunuh, tapi saya bertahan didalam karena itu tempat tinggal resmi saya sebagai bupati,” kata Shabela lagi.

Bupati Shabela berencana akan melaporkan rencana kekerasan yang dilakukan oleh Firdaus malam itu terhadap dirinya. “Malam itu mereka sudah berencana akan melukai saya dan keluarga,”terang bupati yang diusung partai PDI Perjuangan dan PAN itu.

“Kadatangan mereka ke kediaman saya sunguh membuat keluarga besar resah. Ini tidak bisa dibiarkan,” lanjut Shabela Abubakar sambil mengatakan akan melaporkan esok hari (Hari ini-red) ke polres Aceh Tengah.

Wakil Bupati Firdaus, SKM saat diminta konfirmasi kabargayo.com terkait dengan dugaan ancaman terhadap Shabela Abubakar, tidak mengangat telepon saat akan di konfirmasi. (*)

Sumber: Kabargayo.com

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sempat di Kritik, Mahasiswa Simeulue ini Apresiasi Sikap Terbuka Ketua Fraksi DPRA Nasdem Dapil 10 

19 Juni 2026 - 07:16 WIB

Terkait Reses ke Simeulue, Berikut Klarifikasi Anggota DPR Aceh Dapil 10 Fraksi Nasdem 

17 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kecelakaan Tunggal, Seorang Mahasiswi Aceh Barat Meninggal Dunia

17 Juni 2026 - 11:13 WIB

Aliansi GERAM Aceh Barat Gelar Aksi, Desak Presiden RI Turunkan Harga BBM dan Evaluasi yang Merugikan Rakyat

15 Juni 2026 - 22:32 WIB

Abeh Ubee Abeh, Kepengurusan Baru PAN Target Masuk Tiga Besar di Parlemen Nagan Raya 

15 Juni 2026 - 12:51 WIB

Trending di Politik