Menu

Mode Gelap
Lukman Terpilih Secara Aklamasi Pimpin Pemuda Pancasila Seunagan Periode 2026–2029 Polisi Tangkap Oknum Brimob Bandar Narkoba, Seorang Anggota POM TNI Gugur Saat Bantu di TKP  Yayasan Putroe Aceh Nanggroe Raya serahkan 73 SK Guru dan Tenaga Kependidikan  ‎ Sang Senior Kembali Dapat Amanah Cak Imin untuk Pimpin PKB Nagan Raya  BSI Area Meulaboh Bersama OJK dan FKIJK Gelar GENCARKAN, Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di Nagan Raya Dari Ranger, Amran Resmi Jabat Kadis Perkebunan Nagan Raya

Peristiwa

Waduh, Bupati dan Wabup Aceh Tengah Beradu Argumen di Pendopo

badge-check


					Waduh, Bupati dan Wabup Aceh Tengah Beradu Argumen di Pendopo Perbesar

 

Narasiterkini.com, Takengon-Rabu malam (14/5) sekira pukul 21.15 wib, Bupati Shabela Abubakar masih menerima beberapa tamu di pendopo bupati, tepatnya diruangan tengah.

Dari pintu depan pendopo di dengar Shabela suara Firdaus sambil memasuki ruangan pendopo mengucapkan kalimat yang tidak pantas. Shabela sontak terkejut dengan kedatangan Firdaus penuh dengan amarah.

“Saya terkejut kedatanganya sangat penuh dengan amarah. Saya masih duduk membahas masalah banjir bandang paya tumpi dan membicarakan terkait wabah corona,” kata Shabela Abubakar menceritakan seperti dilansir media kabargayo.com.

Shabela saat itu, akunya juga sempat bersiap akan melakukan pembelaan diri, dengan sikap Firdaus yang datang dengan ucapan-ucapan yang tidak pantas dan mengancam melakukan tindakan kekerasaan.

Firdaus yang merupakan Wakil Bupati itu datang menanyakan masalah proyek yang ada di pemerintahan. “Saya tidak mengerti dengan pertanyaan Firdaus terkait dengan proyek, karena bukan itu yang dibahas. Saya menyiapkan diri juga malam itu, bila ada tindakan yang tertuju ke saya,” ujar Shabela, (14/5) di pendopo bupati.

Menurut Shabela kedatangan Firdaus dengan beberapa orang lainya, selain mengancam juga berupaya untuk melakukan kekerasan terhadap dirinya.

“Firdaus datang malam itu tidak sendiri tapi dengan beberapa orang. Mereka memancing saya untuk keluar dari pendopo dan mengancam akan membunuh, tapi saya bertahan didalam karena itu tempat tinggal resmi saya sebagai bupati,” kata Shabela lagi.

Bupati Shabela berencana akan melaporkan rencana kekerasan yang dilakukan oleh Firdaus malam itu terhadap dirinya. “Malam itu mereka sudah berencana akan melukai saya dan keluarga,”terang bupati yang diusung partai PDI Perjuangan dan PAN itu.

“Kadatangan mereka ke kediaman saya sunguh membuat keluarga besar resah. Ini tidak bisa dibiarkan,” lanjut Shabela Abubakar sambil mengatakan akan melaporkan esok hari (Hari ini-red) ke polres Aceh Tengah.

Wakil Bupati Firdaus, SKM saat diminta konfirmasi kabargayo.com terkait dengan dugaan ancaman terhadap Shabela Abubakar, tidak mengangat telepon saat akan di konfirmasi. (*)

Sumber: Kabargayo.com

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Polisi Tangkap Oknum Brimob Bandar Narkoba, Seorang Anggota POM TNI Gugur Saat Bantu di TKP 

26 Juli 2026 - 18:06 WIB

Sang Senior Kembali Dapat Amanah Cak Imin untuk Pimpin PKB Nagan Raya 

25 Juli 2026 - 20:04 WIB

Aksi Tuntutan Berlanjut ke Polda Aceh, Korban Minta Usut Aksi Tandingan Siapa Dalangnya

4 Juli 2026 - 15:51 WIB

Aksi Tandingan Menimbulkan Tanda Tanya Publik, Ada Apa Dengan Aparat Penegak Hukum di Aceh Barat?

2 Juli 2026 - 23:58 WIB

Puluhan Warga Tuntut Keadilan, Aksi Unjuk Rasa Depan Kantor Polres Aceh Barat, Sampai Bawa Poster Copot Kasat Reskrim

1 Juli 2026 - 00:22 WIB

Trending di Daerah