Menu

Mode Gelap
Warga Betong Ateuh Bentang Spanduk Dengan Pesan, Beutong Ateuh Belum Pulih Izin Tambang Sudah Datang Ikuti Pendataan, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah Ajak Masyarakat Ikut Partisipasi Sensus Ekonomi 2026 Senyum Bahagia Anak Disabilitas, Kapolres Aceh Selatan Bantu Kursi Roda untuk Ikram Bupati TRK Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Nagan Raya Lukman Terpilih Secara Aklamasi Pimpin Pemuda Pancasila Seunagan Periode 2026–2029 Polisi Tangkap Oknum Brimob Bandar Narkoba, Seorang Anggota POM TNI Gugur Saat Bantu di TKP 

Traveling

Eksotisnya Pulau Keluang Dan Gua Walet “Purba” Di Aceh Jaya

badge-check


					Eksotisnya Pulau Keluang Dan Gua Walet “Purba” Di Aceh Jaya Perbesar

 

Narasiterkini.com, Aceh Jaya – Pulau Keluang di Lamno, Kabupaten Aceh Jaya, terkenal dengan keindahan pulaunya yang di penuhi buliran pasir putih terhampar sepanjang pantai.

Selain hamparan pasir putih, di lokasi itu juga ditemukan beberapa gua sarang burung walet yang terbilang sudah sangat lama atau purba berada di sisi kaki gunung. Keindahan gua itu dipenuhi dengan hunian kelilawar bergantungan pada langit-langit gua.

Kehijauan air dipadukan dengan warna biru gelap air laut, terlihat sangat indah saat kita berada dibibir gua walet tersebut seakan membuat mata kita enggan terpejam.

Saat awak media berkunjung di Pulau Keluang, dengan menggunakan boat fiber berkelir putih, bermesin merek Yamaha, Senin, 1 Juni 2020, cuaca saat itu sangat cerah. Dengan menempuh jarak sekira 60 menit boat fiber kami tumpangi, dari kekuatan penuh mengurangi tenaganya saat akan bersandar di Pulau Keluang.

Satu persatu penumpang melompat dari boat sambil mengikatkan jangkar. Pada sisi pulau, terlihat dua pondok terbuat dari kayu beratap seng, siap disinggahi guna menurunkan bekal kami bawa. Deretan pohon kelapa dengan “lambaian” daunnya yang terterpa angin, membuat suasana terik seketika menjadi sejuk.

Sesaat kaki menapakan langkah kami di Pulau Keluang itu, dalam hati saya berucap, “MasyaAllah, benar-benar indah alam ciptaan Tuhan.”

Keindahan alam di pulau ini begitu hebat hasil karya dari penguasa maha penguasa alam. Sehingga tempat itu mampu memanjakan mata kita.

Dari Pulau Keluang, kita dapat melihat sisi Gunung Geurutee yang terdapat warung-warung penjual makanan ringan. Walaupun jarak pandang terbilang jauh, akan tetapi deretan warung itu masih jelas terlihat dari pulau ini, tutur Wanda Udo, kepada media ini.

Kemudian, satu persatu barang bawaan kita turunkan di pondok yang terdapar di pulau itu. Masing-masing dari kami mempersiapkan bekal untuk dimasak. Disaat lainnya sedang mempersiapkan masakan alakadarnya, beberapa dari kami juga menyiapkan alat pancing untuk memancing ikan.

Namun sayang, saat tengah mempersiapkan alat pancing, cuaca yang mulanya cerah, terlihat mulai tidak bersahabat. Angin kencang mulai menderu. Deretan awan hitam mulai terlihat menutupi cerahnya alam. Tanda hujan akan segera turun. Wisata dadakan ala kami lakukan akhirnya gagal.

Berbekal masakan alakadar yang telah kami siapkan sebelum hujan turun, akhirnya benar-benar menjadi apa adanya yang kami santap. “Indomie, tempe dan nasi putih menjadi pengganjal perut kami.”

Guide yang bisa kita bilang sebagai pawang laut andalan kami, dan jagonya menembak ikan, Mail, berinsiatif untuk meninggalkan pulau sebelum kondisi alam semakin bertambah parah. “Kita harus meninggalkan pulau ini ucapnya, kepada kami.

Niat memancing ikan dan melakukan snorkeling di lokasi itu pun menjadi buyar. Harapan ingin melihat indahnya alam bawah laut yang dihiasi terumbu karang hanya menjadi satu “mimpi” meninabobokan kami.

Untungnya, sebelum kami merapat di Pulau Keluang itu, kita sempat menikmati suguhan keindahan alam yang kita jajal di gua-gua yang berada di sisi gunung pulau tersebut. Niat memancing dan mencari ikan batal dengan seketika akibat faktor cuaca kurang bersahabat, kata saya dalam hati.

“Semoga ada waktu lain yang bisa membuat kami untuk menikmati perjalanan seperti ini lagi.” (*)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Meskipun Hujan Gerimis, Masyarakat Nagan Raya Padati Arena Pasar Malam

3 Agustus 2025 - 09:18 WIB

Kapolres Abdya Lepas Pemudik Gratis pada Mudik Tahun 2024

8 April 2024 - 13:31 WIB

Pesona Objek Wisata Alam Bukit Lamreh

3 September 2023 - 21:05 WIB

Usai Diresmikan, Wisatawan Luar Mulai Ramai Datangi Masjid Giok

25 September 2022 - 18:11 WIB

Ketua DPW NasDem Aceh: Saya Bahagia Dapat Sertifikat “Titik Nol” dari Walikota

15 Mei 2022 - 19:25 WIB

Trending di Traveling