Menu

Mode Gelap
Bupati TRK Terima Kunjungan Tim Peneliti Tohoku University Jepang IPELMANAR Pertanyakan Legalitas Perusahaan di Gampong Lhok, Minta Transparansi dan Penegakan Hukum Permudah Akses, Dukung Pelaku Kuliner Lokal, PUPR Aceh Barat Aspal Jalan Menuju Objek Wisata Ketua PWI Nagan Raya Silaturahmi dengan Kajari, Siap Jadi Mitra Strategis Pemkab Nagan Raya Buka Pendaftaran Bantuan Biaya Pendidikan bagi Mahasiswa Berprestasi dan Santri Dari Keluarga Kurang Mampu Dalam Kabupaten Nagan Raya Tahun Anggaran 2027 Presma UTU Kecam Kriminalisasi Aktivis yang Perjuangkan Jalan Pendidikan dari Hauling Limbah FABA

Peristiwa

Usai Direnovasi, Dandim 0115/Simeulue Serahkan Beduk Berumur 106 Tahun ke Desa

badge-check


					Usai Direnovasi, Dandim 0115/Simeulue Serahkan Beduk Berumur 106 Tahun ke Desa Perbesar

 

Narasiterkini.com, Simeulue – Banyak Warisan Sejarah yang berada di Wilayah Kabupaten Simeulue diantaranya  Benteng Jepang, Yang berada di desa Naibos, Tugu 45 di desa Sinabang, serta Bedug yang berada di Mesjid Nurus Sa’ada di Desa Lataling.

Kepala Desa Lataling Bapak Agusman menyampaikan bahwa Bedug yang terbuat dari  batang kayu besar atau pohon enau sepanjang kira-kira 4 meter atau lebih.

Bagian tengah batang dilubangi sehingga berbentuk tabung besar, Ujung batang yang berukuran lebih besar ditutup dengan kulit binatang yang berfungsi sebagai membran atau selaput gendang. Bila ditabuh, bedug menimbulkan suara berat, bernada khas, rendah, tetapi dapat terdengar sampai jarak yang cukup jauh”ujarnya Kepala Desa Lataling Agusman

Ucapan Terima  Kasih disampaikan  Kepada Dandim 0115/Simeulue Beserta Jajaran, Karena Peninggalan Sejarah oleh Nenek Moyang yang di desa Lataling berupa Bedug Selama Ini Tidak terawat dan terbengkalai.

“Kedatangan Dandim 0115/Simeulue di awal waktu pengecekan pertama Kali, Posisi bedug memang dalam keadaan tidak terawat atau kulit binatang yang berfungsi sebagai membran atau selaput gendang Rusak. Dengan  memberi motivasi Kepada  warga Masyarakat dan di Bantu oleh Koramil 03/Teupah Selatan

Memberikan waktu satu Bulan untuk memperbaiki peninggalan sejarah tersebut. Dalam satu bulan tersebut, bedug Yang Berusia kurang lebih 106 Tahun telah bisa digunakan, sekaligus di resmikan sebagai warisan sejarah, untuk Wilayah Simeulue khusus nya Desa Lataling ini,”ucapnya

Adapun Penyampaian Komandan Kodim 0115/Simuelue, Letkol Inf Yogi Bahtiar S.Kom M.B.A Berharap Kepada seluruh Warga Masyarakat Simeulue agar menjaga warisan sejarah yang ada di Beberapa tempat dalam wilayah Simeulue”kata Dandim Simeulue Saat di Konfirmasi media Narasiterkini.com, Selasa, (21/07/2020).

Salah satu contohnya Bedug, yang berada di Masjid Nurus Sa’ada Desa Lataling ini, jikalau tidak dari sekarang kita menjaganya, Kapan anak dan cucu kita Tahu bahwa di wilayah Simeulue ada peninggalan sejarah dari Nenek Moyang kita,” ujarnya. (Ar)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Aksi Tuntutan Berlanjut ke Polda Aceh, Korban Minta Usut Aksi Tandingan Siapa Dalangnya

4 Juli 2026 - 15:51 WIB

Aksi Tandingan Menimbulkan Tanda Tanya Publik, Ada Apa Dengan Aparat Penegak Hukum di Aceh Barat?

2 Juli 2026 - 23:58 WIB

Puluhan Warga Tuntut Keadilan, Aksi Unjuk Rasa Depan Kantor Polres Aceh Barat, Sampai Bawa Poster Copot Kasat Reskrim

1 Juli 2026 - 00:22 WIB

Kecelakaan Tunggal, Seorang Mahasiswi Aceh Barat Meninggal Dunia

17 Juni 2026 - 11:13 WIB

Aliansi GERAM Aceh Barat Gelar Aksi, Desak Presiden RI Turunkan Harga BBM dan Evaluasi yang Merugikan Rakyat

15 Juni 2026 - 22:32 WIB

Trending di Daerah