Menu

Mode Gelap
Nobar Piala Dunia, Kapolda Imbau Masyarakat Aceh Tetap Jaga Kamtibmas Alhamdulillah….Ceo MJD Group Resmi Dilantik Jadi Bendahara Umum DPD PAN Aceh Barat Hasil Muscab, drg Desy Havizhah Pimpin Persatuan Dokter Gigi Indonesia Cabang Nagan Raya  Kapolda Aceh Buka Acara Grasstrack dan Motorcross Trophy Piala Kapolres Nagan Raya  Danyon C Pelopor Dampingi Kapolda Aceh Tinjau Sirkuit Grasstrack dan Wisata Religi ke Masjid Giok Nagan Raya Danyon C Pelopor Dampingi Kapolda Aceh Tinjau Sirkuit Grass Track dan Masjid Giok Nagan Raya

Nasional

Mensos RI: Kartu KPM Jangan Lagi Dipegang oleh Pendamping PKH

badge-check


					Mensos RI: Kartu KPM Jangan Lagi Dipegang oleh Pendamping PKH Perbesar

 

Narasiterkini.com, Pemalang-Menteri Sosial Juliari P Batubara menegaskan tidak ada lagi pendamping program keluarga harapan (PKH) yang memegang kartu keluarga sejahtera (KKS) milik peserta program yang didampinginya.

“Kartu KKS jangan lagi ada yang dipegang oleh pendamping, kecuali misalnya (KPM, red.) sudah mbah-mbah (lansia) yang sepuh bisa dipegang oleh keluarganya kalau tidak ada sama sekali walinya baru bisa dipegang oleh pendamping dengan supervisi korcam. Jadi semuanya tolong, kartu KKS biar semuanya KPM yang memegang,” katanya di Pemalang, Jawa Tengah, Jumat (20/11) seperti dikutip media ini di laman Republika.co.id

Mensos mengatakan untuk mempercepat pengentasan kemiskinan, seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH harus mendapat komplementaritas bantuan.

“Kami ingin para pendamping PKH bisa memastikan semua KPM-PKH menerima bantuan pangan non tunai (BPNT). Kami tidak ingin lagi melihat ada KPM-PKH yang tidak menerima BPNT setiap bulannya,” katanya.

Ia mengatakan Kemensos mengapresiasi kinerja pendamping PKH yang selama ini sudah bekerja sangat baik.

Pendamping PKH, kata dia, ujung tombak dari PKH dan pendamping pula yang mengimplementasikan program keluarga harapan di lapangan.

“Oleh karena, dalam kesempatan ini saya mengajak teman-teman pendamping PKH yang selama ini sudah berkinerja sangat baik sangat baik,” katanya.

Pada kegiatan penyaluran bantuan sosial (bansos) tunai di Kantor Pos Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Mensos juga memberikan penghargaan kepada petugas pendamping yang berprestasi menghantarkan KPM-PKH sehingga banyak yang graduasi.

“Tadi juga kita sudah memberikan apresiasi penghargaan. Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan pada seluruh pendamping PKH,” katanya.

Direktur Jenderal Perlindungan Jaminan Sosial Pepen Nazaruddin mengatakan bahwa target graduasi (mengundurkan diri sebagai penerima manfaat bansos) secara nasional adalah satu juta KPM PKH.

Pada November 2020, kata dia, graduasi telah mencapai 979.461 KPM, di Provinsi Jawa Tengah tercatat telah menggraduasi sebanyak 230.085 KPM.”Di Kabupaten Pemalang tercatat sudah 6.277 KPM yang graduasi dan di Kabupaten Purbalingga 5.390 KPM,” kata dia. (*)

Sumber: Republika.co.id

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Polres Nagan Raya Adakan Jalan Santai dan Senam Bersama, Sediakan 170 Doorprize

10 Juni 2026 - 14:43 WIB

DPN PERMAHI: Gas South Andaman Harus Dikelola untuk Sebesar-Besarnya Kemakmuran Rakyat Aceh

2 Juni 2026 - 22:50 WIB

Brimob Batalyon C Pelopor Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila Bersama Segenap Unsur

1 Juni 2026 - 15:40 WIB

Ini Sasaran TMMD ke-128 di Tangan-Tangan tahun 2026

23 April 2026 - 01:18 WIB

Wabup Abdya Zaman Akli Membuka TMMD ke-128, Sebut Bukti Nyata Abdi TNI

22 April 2026 - 22:21 WIB

Trending di Headline