Menu

Mode Gelap
Semarak HUT Ke-24 Nagan Raya, Jalan Sehat Meriah dengan Hadiah Umrah dan Sepeda Motor Personel Brimob Batalyon C Pelopor Turut Semarakkan HUT ke-24 Nagan Raya, Meriah Jalan Santai Bersama Masyarakat Pemkab Aceh Barat Bersihkan Sampah di Pantai Pasar Baru Meulaboh Sinergi Cegah Karhutla, Langkah Nyata PT Surya Panen Subur dalam Tanggap Darurat Edukasi Hijau  HUT Ke-24 Nagan Raya Digelar 19–21 Juli, Bupati TRK Ajak Masyarakat Ramaikan Pesta Rakyat Tumbuh Kembangkan Olahraga, Disparpora Nagan Raya Kerjasama dengan Yayasan Inspire Indonesia

Hukum

Warga Pertanyakan Razia Tanpa Plang, Kasat Lantas Nagan Raya Beri Penjelasan

badge-check


					Warga Pertanyakan Razia Tanpa Plang, Kasat Lantas Nagan Raya Beri Penjelasan Perbesar

 

Narasiterkini.com, Suka Makmue– Warga dalam Kabupaten Nagan Raya mempertanyakan giat razia yang dilakukan polisi lalu lintas yang kerap dilakukan di jalan kompleks perkantoran Suka Makmue.

Pertanyaan demi pertanyaan itu bahkan sempat disampaikan melalui media sosial, bahkan tak jarang yang menyampaikan hal tersebut kepada awak media terutama kegiatan razia yang terbilang aneh bagi masyarakat Nagan Raya, mengingat razia dilakukan tanpa plang, tanpa personil gabungan serta terkadang terdapat petugas yang berdiri menunggu pelanggar lalu lintas di tikungan jalan.

Menyikapi hal itu, Kasat Lantas Polres Nagan Raya AKP Ferdi Dakio, SIK kepada media ini, Jumat, (29/1/2021) memberikan penjelasan. Menurutnya dalam melakukan penindakan disiplin dalam berkendaraan ada beberapa cara pertama, Stationer atau lebih dikenal dengan razia di tempat dengan menggunakan plang razia dan kedua pemeriksaan dengan cara menemukan langsung pelanggaran secara kasat mata.

“Dasar hukumnya PP NO 80 Tahun 2012 tentang tatacara pemeriksaan kendaraan di jalan, selama ini masyarakat ngertinya hanya di cara pertama saja,” terang AKP Ferdi, yang menurutnya hal itu perlu diluruskan agar masyarakat tercerahkan.

Dalam sebuah kesempatan, Kapolres Nagan Raya AKBP Risno, SIK menjelaskan di Nagan Raya angka kecelakaan meningkat.

Penyebab meningkatnya angka kecelakaan fatal di Nagan Raya yaitu karena pelanggaran dalam berlalu lintas. “Masyarakat melawan arus, tidak memakai helm sehingga fatal langsung kena kepala,” ungkap AKBP Risno saat membuka acara survey kepatuhan berlalu lintas di aula Mapolres setempat beberapa waktu lalu. (*)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Akademisi UIN Lhokseumawe Dukung Kortas Tipikor Polri: Perkuat Pemberantasan Korupsi

14 Juli 2026 - 17:59 WIB

Diduga Bantu Pelangsir Solar Subsidi, Dua Operator SPBU di Darul Makmur Ditetapkan Sebagai Tersangka

8 Juli 2026 - 15:50 WIB

Tak ada Pemilik, Polisi Temukan 2.000 Liter Diduga BBM Bio Solar Bersubsidi di Gunong Nagan 

3 Juli 2026 - 14:28 WIB

Coba Main Minyak Solar Subsidi Secara Ilegal di Nagan Raya, Dua Warga Pidie Terpaksa Berurusan dengan Polisi

25 Juni 2026 - 23:26 WIB

Usai Polda Aceh Terbitkan DPO Oknum ASN di DSI Tersangka Pelecehan Seksual, Berikut Rangkaian Proses Hukumnya….

11 Juni 2026 - 18:46 WIB

Trending di Hukum