Menu

Mode Gelap
Inspektorat Nagan Raya Bersama BPKP Aceh Gelar Bimtek Penguatan Penyelenggaraan Maturitas SPIP Terintegrasi Perputaran Uang Capai Rp9,2 Miliar di Acara Bhayangkara Fest 2026 Polda Aceh, Tercatat 85 Ribu Lebih Pengunjung Hadir Investasi Tembus Rp406 Miliar di Awal 2026, TRK: Peluang Investasi Besar yang Tengah Dipersiapkan 200T STIMI Meulaboh Lepas KKN-KPM, Camat Kaway XVI: Kehadiran Mahasiswa Harus Memberikan Manfaat Nyata  Sempat di Kritik, Mahasiswa Simeulue ini Apresiasi Sikap Terbuka Ketua Fraksi DPRA Nasdem Dapil 10  Perkuat Nilai Keagamaan, Pemuda Samatiga Gelar Beut Panteu Keude Perdana di Cot Seumeureung

Hukum

Terkait Karhutla, Forkopimda Nagan Raya Panggil Pimpinan Perusahaan ke Kantor Bupati 

badge-check


					Terkait Karhutla, Forkopimda Nagan Raya Panggil Pimpinan Perusahaan ke Kantor Bupati  Perbesar

 

Narasiterkini.com, Suka Makmue– Usai rapat dengan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo tentang Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) secara virtual, Forum Komunikasi Pimpinan Kepala Daerah (Forkopimda) panggil pimpinan perusahaan yang ada di Nagan Raya, Jumat, (26/2/2021) siang.

 

 

Dalam pertemuan yang di moderatori oleh Sekda Ir Ardimartha itu terlihat hadir Kapolres Nagan Raya, AKBP Risno SIK, Kasdim 0116 Samil Fuddin, Pasiter Ainu Rokhman dan Kalak BPBD Nagan Raya, Irfanda Rinadi. Sementara dari pimpinan perusahaan terlihat 13 pimpinan pabrik dan kebun kelapa sawit di wilayah itu.

 

Catatan media di Nagan Raya banyak lahan gambut yang beralih fungsi menjadi kebun sawit (baik milik masyarakat maupun HGU perusahaan) sehingga rawa gambut tersebut rentan terbakar di saat musim kemarau tiba.

 

Dalam pertemuan yang berlangsung lebih dari 1 jam itu pihak perusahaan di Nagan Raya menyatakan diri sudah siap mendukung penanganan karhutla secara terpadu dengan sistem gotong royong. Begitu juga dengan koordinasi, disepakati untuk dibentuk group WhatsApp cikal bakal terbentuknya sebuah forum komunikasi karhutla di Kabupaten Nagan Raya.

 

 

Selain itu, Pemkab juga mewajibkan perusahaan untuk menyediakan kanal kanal di lahan perkebunan, sehingga jika dibutuhkan air tidak sulit dicari saat kemarau tiba. Tak hanya kebun sendiri, juga mewaspadai kebun masyarakat di sekitar HGU harus diperhatikan.

 

Di sisi lain, Presiden Joko Widodo memberikan sejumlah arahan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2021 yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin, 22 Februari 2021 lalu. Dalam arahannya, setidaknya ada enam hal yang ditekankan oleh Presiden Joko Widodo terkait upaya pengendalian karhutla.

 

Presiden meminta agar upaya pencegahan diprioritaskan. Prioritas pencegahan jangan sampai terlambat karena jika sudah terlambat, upaya pemadaman akan jauh lebih sulit untuk dilakukan.

 

“Manajemen lapangan harus terkonsolidasi dan terorganisasi. Artinya, di desa itu kalau ada api kecil itu sudah harus memberitahukan agar segera bisa tertangani di depan. Bukan sudah terlanjur besar baru ketahuan, sulit memadamkan,” ujar Presiden Joko Widodo dalam arahannya. (*)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kecelakaan Tunggal, Seorang Mahasiswi Aceh Barat Meninggal Dunia

17 Juni 2026 - 11:13 WIB

Aliansi GERAM Aceh Barat Gelar Aksi, Desak Presiden RI Turunkan Harga BBM dan Evaluasi yang Merugikan Rakyat

15 Juni 2026 - 22:32 WIB

Usai Polda Aceh Terbitkan DPO Oknum ASN di DSI Tersangka Pelecehan Seksual, Berikut Rangkaian Proses Hukumnya….

11 Juni 2026 - 18:46 WIB

Oknum ASN Dinas Syariat Islam Aceh Masuk DPO Kasus Dugaan Pelecehan Seksual terhadap Mahasiswi Asal Nagan Raya

11 Juni 2026 - 10:51 WIB

Pemkab Imbau Perusahaan Bayar Zakat Melalui Baitul Mal Nagan Raya

8 Juni 2026 - 13:58 WIB

Trending di Hukum