Menu

Mode Gelap
Warga Betong Ateuh Bentang Spanduk Dengan Pesan, Beutong Ateuh Belum Pulih Izin Tambang Sudah Datang Ikuti Pendataan, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah Ajak Masyarakat Ikut Partisipasi Sensus Ekonomi 2026 Senyum Bahagia Anak Disabilitas, Kapolres Aceh Selatan Bantu Kursi Roda untuk Ikram Bupati TRK Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Nagan Raya Lukman Terpilih Secara Aklamasi Pimpin Pemuda Pancasila Seunagan Periode 2026–2029 Polisi Tangkap Oknum Brimob Bandar Narkoba, Seorang Anggota POM TNI Gugur Saat Bantu di TKP 

Pendidikan

Kadisdik Aceh : Sekolah Harus Jadi Lokomotif Bagi Penerapan Syariat Islam

badge-check


					Kadisdik Aceh : Sekolah Harus Jadi Lokomotif Bagi Penerapan Syariat Islam Perbesar

 

Narasiterkini.com, BANDA ACEH – Maraknya kasus kenakalan pelajar di Aceh, menarik perhatian Al-Hudri selaku Kepala Dinas Pendidikan Aceh yang ikut merasa prihatin. Aceh yang dijuluki Serambi Mekkah dengan status kekhususan pada pelaksanaan syariat Islam seharusnya bisa meminimalisir keterlibatan siswa terhindar dari pergaulan bebas dan melanggar ketentuan syariah, Senin, (04/04/2021).

 

Terdapat berbagai peristiwa dan tindakan siswa yang menyimpang, hal tersebut banyak dipengaruhi oleh kemajuan teknologi, diera keterbukaan teknologi, para pelajar dapat dengan mudah mengakses situs dewasa, pergaulan bebas, game dan judi online, narkotika yang kesemuaanya paradok dengan nilai syariah.

 

Diungkapkan Al-Hudri, “Faktor penyebab terjadinya kenakalan pelajar ini tidak terlepas sebagai akibat dari akses teknologi yang ikut mempengaruhi prilaku siswa. Hal ini perlu perhatian khusus sebagai usaha preventif agar pelaksanaan syariat Islam tidak hanya cukup pada penindakan semata, melainkan juga pada usaha pencegahan. Dan sekolah harus menjadi lokomotif pencegahan dengan meng-internalisasi nilai-nilai syariah dalam prilaku keseharian siswa di lingkungan pergaulan sekolah”.

 

 

Dirinya selaku kadisdik Aceh akan memerintahkan kepada seluruh Cabang Dinas (Cabdin) pendidikan di Aceh, dan kepala sekolah serta guru di sekolah supaya serius mengatasi prilaku menyimpang pada pelajar dengan penegakan nilai syariat Islam di Sekolah.

 

“Berinovasi dalam menghasilkan terobosan pembelajaran di kelas yang menintegrasi materi ajar dengan prinsip dan nilai syariat Islam. Selain itu, penting bagi sekolah untuk membuat ikrar komitmen bersyariah pada siswa yang setiap upacara senin di ikrarkan untuk menancapkan keyakinan dalam diri sehingga melahirkan prilaku interaksi yang syar’i sebagaimana cita-cita pendidikan Islami di Aceh. Kalau tidak, apa bedanya pendidikan kita dengan provinsi lain?,” imbuhnya

 

Oleh karenanya, saya akan meng-input berbagai masukan dari semua pihak, termasuk pada pelibatan sejumlah pihak dan dinas terkait untuk menyamakan persepsi dan meng-golkan apa yang menjadi misi dan haparan pendidikan Islami sebagaimana yang sudah dicita-citakan dalam qanun pendidikan Islami di Aceh, yakni qanun nomor 5 tahun 2008,” ungkap Al Hudri.

 

Berdasarkan pemberitaan di media telah terdapat banyak peristiwa memilukan yang melibatkan siswa. Mulai dari kasus pemberitaan hubungan gelap siswa yang berujung melahirkan saat pelaksanaan ujian sekolah. Skandal seks pada 6 pelajar siswa di kabupaten pidie, ruda paksa anak di bawah umur yang terjadi di kabupaten Benar Beriah, Simeulu, termasuk juga pemerkosaan siswi SMA Aceh Utara yang menggambarkan pelanggaran atas nilai nilai syariat Islam telah terjadi di kalangan siswa di Aceh. Maka oleh karenanya AL-Hudri akan mengambil langkah-langkan untuk merumuskan skema aktualisasi nilai syariat Islam dengan menjadikan sekolah sebagai lokomotif terhadap penerapan syariat Islam di Aceh. (*)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Yayasan Putroe Aceh Nanggroe Raya serahkan 73 SK Guru dan Tenaga Kependidikan  ‎

26 Juli 2026 - 08:30 WIB

Peringatan Hari Anak Nasional ke-42, Salman Kembali Pertegas Wujudkan Madrasah Ramah Anak

23 Juli 2026 - 18:10 WIB

Antusias Orangtua Mempercayakan Pendidikan anak ke SMPN 5 Seunagan Tinggi, Pihak Sekolah Terpaksa Buka 4 Kelas

16 Juli 2026 - 11:11 WIB

SMPN 7 Kuala Terima 68 Siswa Baru, Kepsek Tegaskan Tak Ada Bullying

15 Juli 2026 - 16:02 WIB

Tim PKM STIKes Medika Seramoe Barat Laksanakan Pendampingan Psikososial Berbasis Permainan bagi Anak Pascabencana 

12 Juli 2026 - 18:21 WIB

Trending di Pendidikan