Narasiterkini.com, Aceh Barat- Tim Pengabdian kepada Masyarakat (Pengabmas) STIKes Medika Seramoe Barat melaksanakan kegiatan bertajuk “Pendampingan Psikososial Berbasis Permainan untuk Pemulihan Anak Pascabencana Hidrometeorologi” di Desa Pasi Ara, Kecamatan Woyla Timur, Kabupaten Aceh Barat, Sabtu 11 Juli 2026.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian perguruan tinggi terhadap pemulihan kondisi psikologis anak-anak yang terdampak bencana hidrometeorologi.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari kementerian pendidikan tinggi, Sains, dan Teknologi tahun 2026 melalui hibah BIMA dengan skema pemberdayaan berbasis masyarakat.
Ketua Tim Pengabdian, Ardi Ficri Harahap, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa anak merupakan kelompok yang sangat rentan mengalami dampak psikologis setelah bencana. Selain kehilangan rasa aman, mereka juga berpotensi mengalami kecemasan, ketakutan, hingga penurunan kepercayaan diri. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang sesuai dengan karakteristik anak agar proses pemulihan berlangsung secara efektif.
“Pendampingan psikososial melalui permainan menjadi salah satu metode yang efektif karena anak-anak dapat mengekspresikan perasaan, membangun kembali kepercayaan diri, serta belajar berinteraksi dengan teman sebaya dalam suasana yang menyenangkan. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu mengurangi trauma sekaligus menumbuhkan kembali semangat dan optimisme mereka,” ujar Ficri.
Selama kegiatan berlangsung, anak-anak mengikuti berbagai aktivitas edukatif dan rekreatif, seperti menonton video animasi edukasi banjir, dongeng digital, permainan tts, mengexpresikan perasaan melalui emoji, hingga menulis harapan mereka di pohon harapan yang telah disediakan. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan yang ramah anak sehingga peserta dapat mengikuti setiap sesi dengan penuh antusias.
Pemerintah Desa Pasi Ara menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Mewakili pemerintah desa, Sekretaris Desa (Sekdes) Marzuki menyampaikan apresiasi kepada Tim Pengabmas STIKes Medika Seramoe Barat yang telah memilih Desa Pasi Ara sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Tim Pengabmas STIKes Medika Seramoe Barat atas kepeduliannya terhadap anak-anak di desa kami. Program ini sangat bermanfaat karena tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak setelah bencana. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat,” ungkap Marzuki.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan keceriaan. Anak-anak tampak aktif mengikuti setiap permainan, saling berinteraksi, serta menunjukkan ekspresi bahagia selama mengikuti pendampingan. Partisipasi orang tua, perangkat desa, dan masyarakat turut mendukung kelancaran pelaksanaan program sehingga tercipta lingkungan yang aman dan kondusif bagi proses pemulihan psikososial anak.
Melalui kegiatan ini, Tim Pengabmas STIKes Medika Seramoe Barat berharap kesadaran masyarakat mengenai pentingnya dukungan psikososial bagi anak pascabencana semakin meningkat. Pendekatan berbasis permainan diharapkan dapat menjadi salah satu model intervensi yang mudah diterapkan pada berbagai situasi kebencanaan, khususnya dalam membantu anak-anak kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan rasa aman, percaya diri, dan penuh harapan. (Ro)














