Menu

Mode Gelap
PUPR Aceh Barat Mulai Aspal Jalan Menuju Pukesmas Samatiga Pulang Kampung, Masyarakat Aceh Selatan Ramaikan Tabligh Akbar Tgk Habibie Nawawi Bupati Aceh Selatan: Pengurus BMK Bukan Sekadar Fungsi Administratif, Melainkan Amanah Moral dan Keagamaan Pemkab Nagan Raya Gelar FGD Draft Perbup CMS Non Tunai Desa Pemkab Nagan Raya Berikan Penghargaan Kecamatan dan Gampong Tercepat Pencairan Dana Desa Tahap I 2026 PWI Tanggapi Pemanggilan Wartawan oleh Polda Aceh: “Tak Perlu Hadir”

Uncategorized

Harga Material Bangunan Nagan Raya Naik Lebih Tinggi, Daya Beli Menurun

badge-check


					Harga Material Bangunan Nagan Raya Naik Lebih Tinggi, Daya Beli Menurun Perbesar

Narasiterkini.com, Nagan Raya – Beberapa bulan terakhir harga berbagai produk material bangunan khususnya besi, seng, pipa dan berbagai produk lainnya melonjak tinggi. Kenaikan tersebut mulai terjadi sejak bulan Mei yang lalu dan paling signifikan naik lagi pada awal September kemarin.

Melonjaknya harga yang tidak normal ini telah menyebabkan daya beli material bangunan dari masyarakat semakin menurun. Hal ini seperti disampaikan oleh Saiful Bahri salah seorang pengusaha material di Nagan Raya, Rabu, (8/9/2021).

Kenaikan harga berbagai barang material bangunan tersebut menurutnya sudah diluar batas normal, dimana sekarang harga besi 12 milimeter sudah harus di jual di atas Rp. 100.000 perbatang, dan besi 10 milimeter sudah di atas Rp. 70.000 perbatang.

“Padahal sebelumnya besi 12 milimeter hanya sekitar Rp.69.000 perbatang dan besi 10 milimeter Rp.49.000 perbatang,” ungkap Saiful Bahri.

Begitu pula juga dengan material seng kenaikannya juga sangat terlalu tinggi biasanya material seng angsamas 8 kaki bisa di jual Rp. 58.000 perlembar sekarang harus di jual di atas Rp. 80.000 perlembar.

Melonjaknya harga ini bukan hanya terjadi pada barang material tersebut saja tetapi juga pada barang seperti cat, pipa, granit, keramik dan juga produk material bangunan lainnya.

Ditanyakan awak media, penyebab melonjaknya harga tidak normal tersebut, Saiful Bahri mengatakan sesuai jawaban distributor di Medan Sumatera Utara informasinya karena keterbatasan bahan baku.

“Kini kita cuma bisa mengharap semoga keadaan ini cepat berlalu, apalagi di Nagan Raya beberapa bulan lagi masyarakat akan mulai panen padi dan mudah mudahan hasilnya bagus sehingga berimbas pada daya beli masyarakat nantinya,” harapan Saiful Bahri. (CIS)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jemput Keberkahan di Bulan Ramadan, PWI Adakan Bukber dan Santuni Anak Yatim

11 Maret 2026 - 23:11 WIB

Respon Cepat, PUPR Aceh Barat Rehabilitasi Jembatan Rambong-Kuta Padang

8 Maret 2026 - 16:01 WIB

Pemuda Beutong Ateuh Minta Pemkab Nagan Raya Percepat Pengaliran Listrik ke Rumah Warga di Beutong Ateuh

6 Maret 2026 - 13:13 WIB

Peringati HPN, SWI Aceh Barat Gelar Tausiah Akbar Dan Doa Untuk Korban Banjir

26 Februari 2026 - 12:15 WIB

Jembatan Darurat Penghubung Blang Luah- Alue Sikaya Selesai Diperbaiki, Beban Tampung Hanya 5 Ton

25 Februari 2026 - 15:44 WIB

Trending di Daerah