Menu

Mode Gelap
Kejari Nagan Raya Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81 Bupati TRK Pimpin Apel Kesiapan Penanggulangan Karhutla Nagan Raya Terkait Dugaan Keracunan MBG di Bener Meriah, PWI Sesalkan Larangan Peliputan oleh Oknum TNI  STIAPEN dan Mitra Dunia Industri Gelar FGD Kurikulum, Wujudkan Lulusan Administrasi Bisnis Siap Kerja Daftarkan Segera Klub Terbaik Anda, Muslem Mobil Buka Pendaftaran Open Turnamen Futsal Inflasi Aceh 4,86 Persen, Perdagangan Surplus Namun Kunjungan Wisman Turun

Daerah

Pemuda Beutong Ateuh Minta Pemkab Nagan Raya Percepat Pengaliran Listrik ke Rumah Warga di Beutong Ateuh

badge-check


					Pemuda Beutong Ateuh Minta Pemkab Nagan Raya Percepat Pengaliran Listrik ke Rumah Warga di Beutong Ateuh Perbesar

Narasiterkini.com, Sukamakmue- Masuk hari ke 17 Ramadhan, Masyarakat Beutong Ateuh Banggalang Makan Sahur dan Berbuka Dalam kondisi Gelap, Pemuda Beutong Ateuh Minta Pemkab Nagan Raya Percepat Pengaliran Listrik ke permukiman warga yang di landa banjir bandang pada 26 November 2025 lalu.

“Hingga saat ini, ratusan masyarakat Beutong Ateuh Banggalang yang mengungsi di tenda darurat berbuka dan sahur menggunakan lilin serta lampu panyet – (lampu yang di nyalakan menggunakan api)” Kata Samsuardi Salah seorang Pemuda Beutong Ateuh Banggalang pada Kamis kemarin (05/03/2025)
Ia menceritakan, sangat penting penerangan di bulan Ramadhan, apalagi saat berbuka dan makan sahur

“Coba di bayangkan, gimana nasib masyarakat berbuka dan makan sahur dalam gelap gulita di tenda pengungsian, apalagi masyarakat yang tinggal jaraknya jauh dengan tetangga” Sambungnya

Selanjutnya, Samsuardi menjelaskan, belum lagi nanti akan menghadapi lebaran gimana nasib warga yang masih tinggal di tenda darurat

“Ini sudah masuk hari ke 17 Ramadhan di Beutong Ateuh, bahkan sudah hampir 4 bulan usai banjir tapi masih banyak masyarakat yang tinggal di tenda dalam kondisi tanpa listrik” ucap Samsuardi

“Selama Ramadhan, kami di Desa Kuta teungoh belum ada listrik, tapi kalau sebelum masuk Ramadhan ada gingset di Desa ada hidup sampai jam 24.00 wib sampai ke tenda tenda masyarakat, tapi ini sudah 17 hari gingset itu mati, entah udah rusak atau kenapa juga kurang tau” tambah Samsuardi

Ia memohon kepada pemerintah agar cepat mambantu pengaliran listrik ke rumah serta ke tenda darurat agar masyarakat lebih nyaman beribadah terutama waktu makan sahur

“Selama Ramadhan ini kami melihat masyarakat betapa gelapnya tenda masyarakat saat makan sahur serta berbuka puasa, kami mohon kepada pemerintah terkait untuk bergerak cepat pengaliran listrik ke titik warga mengungsi” Demikian Pungkas Samsuardi

Sebagaimana diketahui, Akibat Banjir Bandang pada 26 November 2025 lalu mengakibatkan sejumlah infrastruktur serta ratusan rumah hilang di bawa arus serta dua permukiman dari 4 desa di kecamatan Beutong Ateuh Banggalang harus pindah rumah ke gunung untuk mengungsi

Sampai saat ini, masyarakat di dua desa tersebut bertekat untuk menetap di pegunungan untuk di jadikan tempat baru (RO)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kejari Nagan Raya Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81

2 September 2026 - 21:56 WIB

Bupati TRK Pimpin Apel Kesiapan Penanggulangan Karhutla Nagan Raya

2 September 2026 - 21:50 WIB

Breaking news: Gantikan Benny Bhatara, AKBP Muhammad Taufiq Kini Jabat Kapolres Nagan Raya 

31 Agustus 2026 - 10:37 WIB

Pemkab Aceh Barat Terima Penghargaan Ajang Serambi Award Tahun 2026

30 Agustus 2026 - 10:10 WIB

Kurdi Resmi Jadi Sekda Definitif Aceh Barat, Bupati Tarmizi Tekankan Penguatan Birokrasi

24 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Trending di Daerah