Menu

Mode Gelap
Komitmen Beli TBS di Harga Rp3000 Perkilogramnya Belum Terwujud, Bupati Aceh Barat Sidak ke Pabrik Kelapa Sawit Akademisi UIN Lhokseumawe Dukung Kortas Tipikor Polri: Perkuat Pemberantasan Korupsi Putri Kadisparpora Nagan Raya Ukir Prestasi, Raih Emas O2SN Aceh 2026 Presiden Mahasiswa STAIN TDM: Kedepankan Dialog, Jangan Sampai Kritik Publik Diduga Dibalas dengan Gugatan dan Laporan Pidana ‎ Ketua DPM FISIP UTU Soroti Gugatan PT SCY terhadap Masyarakat dan Aktivis: Demokrasi Tidak Boleh Dibungkam Asisten II Buka Evaluasi Qanun, Pemkab Nagan Raya Dorong Regulasi Berkeadilan dan Berperspektif HAM

Daerah

Capaian Pembangunan Proyek dI Irigasi Lhok Guci Tahap II Sudah 85 persen, Dipastikan Tuntas Sesuai Target

badge-check


					Doc IST. Pembangunan Irigasi Lhok Guci di Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat, Minggu (5/12/2021) Perbesar

Doc IST. Pembangunan Irigasi Lhok Guci di Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat, Minggu (5/12/2021)

Narasiterkini.com, Meulaboh – Kontraktor pelaksana proyek jaringan Daerah Irigasi (DI) Lhok Guci, di Kecamatan Kawai XVI, Kabupaten Aceh Barat, yakni PT Hutama Karya-Jaya Konstruksi KSO, melalui Set Operation Manajer pembangunan irigasi menepis isu yang beredar bahwa ada temuan kerugian negara.

Mereka memastikan bahwa Proyek Strategis Nasional (PSN) yang mereka kerjakan akan tuntas tepat waktu, menyangkut dengan tudingan yang baru-baru ini beredar dikatakan itu tidak benar.

Set Operation Manajer Pembangunan Irigasi Lhok Guci, Ferri Firmanda, menyampaikan, bahwa saat ini progres kegiatan di lapangan sudah 85 persen sehingga untuk capaian penyelesaian sesuai kontrak kerja perusahaan itu dipastikan tidak akan bergeser dari target.

“Kami ingin mengklarifikasi bahwa pekerjaan yang kami lakukan hingga per 30 November 2021 capaiannya sudah 85 persen. Demikian juga ada isu temuan kerugian Negara yang beredar selama ini pada pekerjaan, kami pastikan itu tidak benar,” katanya kepada media, Sabtu (4/12/2021) kemarin.

Dari target pekerjaan dan serapan anggaran nilai kontrak pekerjaan sampai penghujung 2021 ini, disebutkan sudah melampaui target, meskipun benar beberapa waktu lalu sempat terjadi melemah kegiatan karena berbagai hambatan, namun tidak membuat pekerjaan terhenti apalagi tidak sesuai target.

“Sampai sejauh ini pekerjaan kita di lapangan berjalan seperti biasa, sesuai target kontrak kerja. Walau pun juga sempat terjadi refocusing anggaran karena COVID-19, tetapi pekerjaan kami tetap berjalan sebagaimana mestinya,” imbuhnya lagi.

Ferri, menyebut bahwa pekerjaan yang mereka lakukan berakhir masa kontrak akhir Tahun 2022, dari progres kegiatan di lapangan tidak menutup kemungkinan dapat mereka tuntaskan dalam kurun waktu enam bulan ke depan, jika tidak ada hambatan. (Rilis/Dani)

 

Editor: Gus Mariadi

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Akademisi UIN Lhokseumawe Dukung Kortas Tipikor Polri: Perkuat Pemberantasan Korupsi

14 Juli 2026 - 17:59 WIB

Presiden Mahasiswa STAIN TDM: Kedepankan Dialog, Jangan Sampai Kritik Publik Diduga Dibalas dengan Gugatan dan Laporan Pidana ‎

13 Juli 2026 - 20:54 WIB

Ketua DPM FISIP UTU Soroti Gugatan PT SCY terhadap Masyarakat dan Aktivis: Demokrasi Tidak Boleh Dibungkam

13 Juli 2026 - 20:46 WIB

Asisten II Buka Evaluasi Qanun, Pemkab Nagan Raya Dorong Regulasi Berkeadilan dan Berperspektif HAM

13 Juli 2026 - 17:02 WIB

IPELMANAR Pertanyakan Legalitas Perusahaan di Gampong Lhok, Minta Transparansi dan Penegakan Hukum

12 Juli 2026 - 11:43 WIB

Trending di Daerah