Menu

Mode Gelap
Polisi Tangkap Oknum Brimob Bandar Narkoba, Seorang Anggota POM TNI Gugur Saat Bantu di TKP  Yayasan Putroe Aceh Nanggroe Raya serahkan 73 SK Guru dan Tenaga Kependidikan  ‎ Sang Senior Kembali Dapat Amanah Cak Imin untuk Pimpin PKB Nagan Raya  BSI Area Meulaboh Bersama OJK dan FKIJK Gelar GENCARKAN, Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di Nagan Raya Dari Ranger, Amran Resmi Jabat Kadis Perkebunan Nagan Raya Peringatan Hari Anak Nasional ke-42, Salman Kembali Pertegas Wujudkan Madrasah Ramah Anak

Daerah

Peringati Hari HAM Massa Aksi Dibubarkan Polisi Minggu Lalu, GERAM Luncurkan Aksi Kembali

badge-check


					Doc. Massa GERAM sedang melakukan unjuk rasa di Mapolres Aceh Barat (Foto/IST) Perbesar

Doc. Massa GERAM sedang melakukan unjuk rasa di Mapolres Aceh Barat (Foto/IST)

Narasiterkini.com, Aceh Barat – Polisi bubar paksa rencana aksi pada malam memperingati hari anti korupsi dan HAM di depan Gedung DPRK setempat minggu lalau (09/12). Sejumlah masa Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) Aceh Barat kini melakukan aksi kembali didepan gedung Mapolres Aceh Barat. Kamis (16/12/21).

Tujuan Masa Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) Aceh Barat unjuk rasa ke Mapolres setempat adalah mendesak agar oknum Polisi yang telah memukul salah satu rekan mereka yang tergabung dalam GERAM pada malam itu ditindak tegas.

Koordinator GERAM, Rama, mengatakan bahwa kedatangan pihaknya tidak lain untuk mendesak agar oknum Polisi yang memukul salah satu masa GERAM yang ingin melancarkan aksi pada peringatan hari anti korupsi dan HAM, hingga harus dilarikan ke rumah sakit itu harus mendapatkan ditindak tegas.

“Oknum Polisi yang telah melakukan pemukulan harus ditindak tegas, karna tindakannya itu sudah diluar kewajaran, apalagi itu pada malam peringatan hari anti korupsi dan HAM, dan itu kami anggap telah merampok demokrasi dan HAM,” tutur Rama ke Narasiterkini.com, Kamis (16/12/21).

“kami juga menegaskan agar ada tindakan tegas terhadap provokator dari oknum Polisi, yang telah melakukan tindakan provokatif tiba-tiba memaksa masuk kebarisan sambil memancing suasana, dimana pada malam itu pihak GERAM sedang melakukan negosiasi dengan pihak Kepolisian atas rencana aksi yang akan dilakukan,” tegas Korlap.

Mereka menganggap pembubaran masa yang disertai dengan pemukulan hingga harus dilarikan kerumah sakit dan aksi profokatif dari oknum Kepolisian pada malam itu sudah bertindak diluar daripada SOP kepolisian itu sendiri.

Selama kurang lebih satu jam masa GERAM melakukan unjuk rasa, tidak ada satupun pimpinan maupun yang mewakili Mapolres Aceh Barat untuk menemui masa aksi. (Dani)

 

Editor: Gus Mariadi

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dari Ranger, Amran Resmi Jabat Kadis Perkebunan Nagan Raya

23 Juli 2026 - 19:35 WIB

Ratusan Siswa MAN Inovasi Ikuti Safari Penyuluhan IPARI, DPRK Nagan Raya Tegaskan Komitmen Bentengi Generasi Muda dari Narkoba

22 Juli 2026 - 11:08 WIB

Diskominfo Nagan Raya Gelar Interviu Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral Tahun 2026

21 Juli 2026 - 14:11 WIB

Semarak HUT Ke-24 Nagan Raya, Jalan Sehat Meriah dengan Hadiah Umrah dan Sepeda Motor

19 Juli 2026 - 19:06 WIB

Pemkab Aceh Barat Bersihkan Sampah di Pantai Pasar Baru Meulaboh

17 Juli 2026 - 15:25 WIB

Trending di Daerah