Menu

Mode Gelap
Diduga Bantu Pelangsir Solar Subsidi, Dua Operator SPBU di Darul Makmur Ditetapkan Sebagai Tersangka Awali Tugas di Darul Makmur, Kapolsek Gelar Temu Ramah dengan Awak Media Perbaiki Fasilitas Kebun, Petani Sawit Sampaikan Terima Kasih untuk PT Socfindo Seunagan Bawaslu Kabupaten Nagan Raya Perkuat Demokrasi melalui Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 Aksi Tuntutan Berlanjut ke Polda Aceh, Korban Minta Usut Aksi Tandingan Siapa Dalangnya Bupati Tarmizi Buka Kegiatan Musorkab KONI Aceh Barat 2026

Nasional

Warga Keluhkan Pelayanan di SPBU 14.273.473

badge-check


					Warga Keluhkan Pelayanan di SPBU 14.273.473 Perbesar

Narasiterkini.com, Blangpidie – Antrian panjang pengendara kendaraan roda dua di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 14.273.473 Ruslan jalan Nasional Blangpidie – Tapaktuan desa Kedai Paya Kecamatan Blangpidie Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), akibat salah satu pompa tidak digunakan atau tutup, peristiwa ini terjadi, Sabtu (30/4/2022).

Warga mengaku mengeluh dengan keadaan tersebut, pasalnya berharap dapat mengisi bahan bakar minyak (BBM) namun harus melawan panasnya terik matahari, akibat hanya dibuka satu pompa.

“Kejadian seperti ini memang sudah sering (antrian panjang) disini,” ungkap salah salah satu pengunjung di lokasi SPBU Ruslan tersebut.

Pantau media ini sejak beberapa hari terakhir, salah satu pompa pengisian BBM di tempat pengisian untuk kendaraan roda dua tersebut tampak sering ditutup dengan pagar pembatas, sehingga pengendara roda dua diarahkan ke pompa pengisian yang satu lagi, hingga terjadi antrian panjang menjalar ke jalan raya.

Terpantau secara dekat, ternyata pengendara diarahkan pada pompa BBM jenis Pertamax yang mana harga lebih tinggi dari BBM jenis Pertalite, dimana pompa pengisian nya tertutup pembatas, artinya, secara terpaksa pengendara roda dua wajib mengisi Pertamax.

Ternyata, kedua pompa di lokasi pengisian BBM untuk roda dua tersebut berbeda jenis, yakni untuk jenis Pertamax dan Pertalite. Jenis BBM Pertamax tersedia minyaknya, sedangkan jenis BBM Pertalite saat itu sedang bongkar, begitu selesai bongkar, tapi sayangnya, saat pengendara memilih agar di isi BBM Pertalie karena telah tersedia, petugas menolak dengan alasan pengendara sudah antri di antrian Pertamax, hanya perbedaan tempat antrian.

Sempat terjadi adu mulut antara petugas dengan pengendara, petugas ngotot tak bisa mengisi BBM Pertalite atas permintaan pengendara itu, sehingga pengendara tidak memiliki solusi lain selain mengisi BBM Pertamax walapun selisih harga lebih tinggi capai Rp 4.850 dari harga BBM Pertalite.

Sebagaimana diketahui, per 1 April 2022 Harga BBM jenis Pertalite Rp 7.650, Pertamax Rp 12.500, Pertamax Turbo Rp 14.500, Dexlite Rp 12.950, dan Pertamina DEX Rp 13.700. (Taufik)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bupati TRK Hadiri Pelantikan Rektor Baru UTU, Dorong Penguatan Kolaborasi Pendidikan dan Pembangunan

30 Juni 2026 - 20:13 WIB

Putra Laweung Terpilih Pimpin KUPI Periode 2026–2030

15 Juni 2026 - 08:26 WIB

Polres Nagan Raya Adakan Jalan Santai dan Senam Bersama, Sediakan 170 Doorprize

10 Juni 2026 - 14:43 WIB

DPN PERMAHI: Gas South Andaman Harus Dikelola untuk Sebesar-Besarnya Kemakmuran Rakyat Aceh

2 Juni 2026 - 22:50 WIB

Brimob Batalyon C Pelopor Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila Bersama Segenap Unsur

1 Juni 2026 - 15:40 WIB

Trending di Nasional