Menu

Mode Gelap
Bupati TRK Harapkan Presiden Prabowo Resmikan Sekolah Rakyat di Nagan Raya SaKA: Diduga Kanit Tipidter Panggil Puluhan Pemilik Bander Emas ke Polres Abdya Kemeriahan Sambut Peringatan Ultah, Ini Agenda HUT Ke-24 Kabupaten Abdya Kemenag, BPN dan Kajari Nagan Raya Lakukan Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf Rombongan KISS Berbagi Ilmu Pembuatan Tempe Higienis dengan Ibu-ibu PKK di Socfindo Kebun Seunagan Upaya Penguatan Penjaminan Mutu, UNISAI Jalin Kerjasama Strategis dengan USK  

Nasional

Warga Keluhkan Pelayanan di SPBU 14.273.473

badge-check


					Warga Keluhkan Pelayanan di SPBU 14.273.473 Perbesar

Narasiterkini.com, Blangpidie – Antrian panjang pengendara kendaraan roda dua di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 14.273.473 Ruslan jalan Nasional Blangpidie – Tapaktuan desa Kedai Paya Kecamatan Blangpidie Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), akibat salah satu pompa tidak digunakan atau tutup, peristiwa ini terjadi, Sabtu (30/4/2022).

Warga mengaku mengeluh dengan keadaan tersebut, pasalnya berharap dapat mengisi bahan bakar minyak (BBM) namun harus melawan panasnya terik matahari, akibat hanya dibuka satu pompa.

“Kejadian seperti ini memang sudah sering (antrian panjang) disini,” ungkap salah salah satu pengunjung di lokasi SPBU Ruslan tersebut.

Pantau media ini sejak beberapa hari terakhir, salah satu pompa pengisian BBM di tempat pengisian untuk kendaraan roda dua tersebut tampak sering ditutup dengan pagar pembatas, sehingga pengendara roda dua diarahkan ke pompa pengisian yang satu lagi, hingga terjadi antrian panjang menjalar ke jalan raya.

Terpantau secara dekat, ternyata pengendara diarahkan pada pompa BBM jenis Pertamax yang mana harga lebih tinggi dari BBM jenis Pertalite, dimana pompa pengisian nya tertutup pembatas, artinya, secara terpaksa pengendara roda dua wajib mengisi Pertamax.

Ternyata, kedua pompa di lokasi pengisian BBM untuk roda dua tersebut berbeda jenis, yakni untuk jenis Pertamax dan Pertalite. Jenis BBM Pertamax tersedia minyaknya, sedangkan jenis BBM Pertalite saat itu sedang bongkar, begitu selesai bongkar, tapi sayangnya, saat pengendara memilih agar di isi BBM Pertalie karena telah tersedia, petugas menolak dengan alasan pengendara sudah antri di antrian Pertamax, hanya perbedaan tempat antrian.

Sempat terjadi adu mulut antara petugas dengan pengendara, petugas ngotot tak bisa mengisi BBM Pertalite atas permintaan pengendara itu, sehingga pengendara tidak memiliki solusi lain selain mengisi BBM Pertamax walapun selisih harga lebih tinggi capai Rp 4.850 dari harga BBM Pertalite.

Sebagaimana diketahui, per 1 April 2022 Harga BBM jenis Pertalite Rp 7.650, Pertamax Rp 12.500, Pertamax Turbo Rp 14.500, Dexlite Rp 12.950, dan Pertamina DEX Rp 13.700. (Taufik)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Aceh Harus Melek Teknologi: Mahasiswa Universitas Cakrawala, Sulthan Aminy Luncurkan Inovasi “Swift Pips Hunter”

9 Januari 2026 - 20:03 WIB

Dua Alumni SMAN Unggul Darussalam Labuhanhaji Berhasil Kumpul dan Salurkan Donasi ke Korban Banjir

8 Desember 2025 - 12:42 WIB

Nagan Raya Raih Dua Penghargaan dalam Anugerah Pesona Indonesia 2025

19 November 2025 - 17:29 WIB

Kapolda: Dedikasi dan Kinerja Brimob Selama ini Menjadi Kebanggaan Polda Aceh

14 November 2025 - 22:30 WIB

PWI Pusat Prihatin Pencabutan Kartu Liputan Istana Wartawan CNN Indonesia

28 September 2025 - 20:36 WIB

Trending di Nasional