Menu

Mode Gelap
Lukman Terpilih Secara Aklamasi Pimpin Pemuda Pancasila Seunagan Periode 2026–2029 Polisi Tangkap Oknum Brimob Bandar Narkoba, Seorang Anggota POM TNI Gugur Saat Bantu di TKP  Yayasan Putroe Aceh Nanggroe Raya serahkan 73 SK Guru dan Tenaga Kependidikan  ‎ Sang Senior Kembali Dapat Amanah Cak Imin untuk Pimpin PKB Nagan Raya  BSI Area Meulaboh Bersama OJK dan FKIJK Gelar GENCARKAN, Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di Nagan Raya Dari Ranger, Amran Resmi Jabat Kadis Perkebunan Nagan Raya

Daerah

Pemukiman Berubah Jadi Lautan,  Keuchik Suak Puntong: Kami Berharap Pemerintah Bangun Tanggul Pemecah Ombak

badge-check


					Pemukiman Berubah Jadi Lautan,  Keuchik Suak Puntong: Kami Berharap Pemerintah Bangun Tanggul Pemecah Ombak Perbesar

Narasiterkini.com, Suka Makmue- Warga Suak Puntong keluhkan Abrasi Laut yang terus meluas hingga saat ini telah melebar hingga mencapai 100-150 Meter dari Bibir Pantai. Selain itu, Abrasi ini juga telah merusak Perkebunan Warga, akses Jalan penghubung antar Desa hingga fasilitas Wisata.

Keuchik Suak Puntong, Alian Busmi kepada insan Pers, Kamis (03/11/2022) mengatakan, Warganya keluhkan Abrasi bibir Pantai ini yang semakin hari semakin meluas.

Pasca Tsunami Aceh 2004 silam, Abrasi ini semakin melebar yang sudah mencapai sepanjang 100-150 Meter dari bibir pantai sebelumnya.

Sepanjang garis Pesisir Pantai Kuala Pesisir, di mulai dari Desa Suak Puntong hingga Kuala Trang kondisi ini semakin parah.

Alian menambahkan, selaku Keuchik setempat Ia hampir setiap hari menerima keluhan masyarakat terkait kondisi Abrasi ini yang semakin parah.

Kondisi ini sudah sangat memprihatinkan, akibatnya Perkebunan Warga yang terus terkikis Abrasi Laut mengakibatkan Warga tidak bisa Berkebun lagi.

Selain itu kata Alian, sepanjang Garis Pantai ini merupakan Pusat Wisata Pantai di Kabupaten Nagan Raya. Namun, akibat Abrasi ini terjadi, banyak fasilitas Wisata yang rusak akibat Abrasi ini, berupa Warung, Cafe dan Jalan penghubung antar Desa menuju tempat Wisata kini terlihat sudah terputus menjadi lautan.

“Khusus Desa Suak Puntong ianya berharap di bangun Tanggul sekitar 3000 Meter dan ditambah dengan satu babah Suak Puntong dikarenakan sarana pembuangan air dari pemukiman Warga ketika musim hujan tiba Abrasi semakin parah,” ujar Alian yang didampingi oleh Sekdes, Saifuddin AR, Ketua Tuha Peut Tgk Baharudin serta tokoh masyarakat lainnya.

Oleh karena itu, Ia berharap pada Pemerintah Daerah dan Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat agar segera membangun Tanggul Pemecah Ombat dan Pemasangan Batu Gajah.

Kami sangat berharap kepada Ibu Pj Bupati dan Dinas terkait agar sesegera mungkin untuk meninjau lokasi ini serta dapat mencari solusi bersama,” harapnya.

Sementara itu, Camat Kuala Pesisir, Edi Kamal mengatakan, Abrasi ini disebabkan oleh faktor Alam terutama di musim Barat yang Gelombang tinggi sehingga mengakibatkan Bibir Pantai terus terkikis.

Setelah kita tinjau ke lokasi hari ini, kita akan menyampaikan kondisi ini kepada Pemerintah Kabupaten untuk diteruskan kepada pihak Provinsi hingga Pemerintah Pusat dengan harapan perihal ini dapat segera teratasi dengan dibangunkan Tanggul Pemecah Ombak di sepanjang Bibir Pantai yang mencapai sekitar Enam Kilometer, di mulai dari Desa Suak Puntong, Kampong Lhok, Kuala Baro, Pulo, Kuala Tuha hingga Kuala Trang. (*)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Lukman Terpilih Secara Aklamasi Pimpin Pemuda Pancasila Seunagan Periode 2026–2029

27 Juli 2026 - 09:29 WIB

Polisi Tangkap Oknum Brimob Bandar Narkoba, Seorang Anggota POM TNI Gugur Saat Bantu di TKP 

26 Juli 2026 - 18:06 WIB

Dari Ranger, Amran Resmi Jabat Kadis Perkebunan Nagan Raya

23 Juli 2026 - 19:35 WIB

Ratusan Siswa MAN Inovasi Ikuti Safari Penyuluhan IPARI, DPRK Nagan Raya Tegaskan Komitmen Bentengi Generasi Muda dari Narkoba

22 Juli 2026 - 11:08 WIB

Diskominfo Nagan Raya Gelar Interviu Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral Tahun 2026

21 Juli 2026 - 14:11 WIB

Trending di Daerah