Menu

Mode Gelap
Mantan Komisioner KIP Nagan Raya Dukung Penunjukan Komisaris Utama PT Pema Global Energi Dayah Abu Muda Habib Seumayam di Kuala Baroe diresmikan, Ini Harapan Bupati TRK Perkuat Adipura PUPR Aceh Barat Serahkan Kontainer ke DLH Dituding Hewan Ternak Warga Mati Diduga akibat Limbah, Pihak PT FBB Beri Klarifikasi Tak Kenal Libur, Bupati TRK Pastikan Bantuan Cepat untuk Warga Terdampak Bencana Sambut Kemenangan Penuh Kebahagiaan, Ribuan Masyarakat Nagan Raya Padati Jalan Pawai Akbar

Ekonomi

Perdagangan Aceh Mengalami Surplus Paling Besar Tujuan Ekspor ke Negara India

badge-check


					Perdagangan Aceh Mengalami Surplus Paling Besar Tujuan Ekspor ke Negara India Perbesar

Narasiterkini.com, Banda Aceh – Nilai ekspor barang asal Aceh pada Februari 2023 sebesar 66.822.230 USD, turun sebesar 4,22 persen dibandingkan Januari 2023. Kelompok komoditas terbesar yang diekspor pada Februari 2023 yaitu dari kelompok komoditas bahan bakar bakar mineral berupa batu bara sebesar 44.561.327 USD.

Dengan tujuan ekspor ke India, Thailand, dan Tiongkok. Komoditas CPO menempati urutan kedua dengan nilai sebesar 10.119.745 USD, diikuti kelompok komoditas Kopi dan Rempah-rempah dengan nilai sebesar 5.459.376 USD,”Kata Hani`ah, SST. M.Ec.Dev., Statistisi Ahli Muda BPS Provinsi Aceh kepada Narasiterkini.com melalui rilisnya Pada Rabu, 15 Maret 2023

Ekspor asal Provinsi Aceh selama Februari 2023 paling besar ditujukan ke negara India yaitu senilai 46.776.261 USD dengan komoditas utama berupa Batubara dan CPO. Peringkat kedua tujuan ekspor pada Februari 2023 adalah Thailand dengan nilai ekspor sebesar 7.716.098 USD, diikuti Tiongkok dengan nilai ekspor sebesar 3.410.098 USD.

Ekspor barang asal Aceh dikirim baik melalui pelabuhan di Aceh maupun luar Aceh. Persentase total nilai ekspor komoditas asal Aceh yang diekspor melalui provinsi lain pada Februari 2023 sebesar 14,22 persen terhadap total ekspor komoditas asal Provinsi Aceh. Nilai ekspor melalui Sumatera Utara sebesar 9.486.506 USD, diikuti DKI Jakarta sebesar 15.119 USD, Jawa Timur sebesar 488 USD, dan Bali sebesar 1.733 USD.

Sementara itu, nilai impor Provinsi Aceh pada Februari 2023 sebesar 1.661.600 USD, turun sebesar 76,76 persen dibandingkan Januari 2023. Selama Februari 2023, komoditas terbesar yang diimpor adalah Aspal senilai 1.391.600 USD yang berasal dari Uni Emirat Arab, dan komoditas Garam, Belerang, Kapur (Gips, Anhidrit) senilai 270.000 USD yang berasal dari Thailand.

Dengan nilai ekspor yang melebihi nilai impor, maka neraca perdagangan luar negeri Provinsi Aceh pada Februari 2023 mengalami surplus sebesar 65.160.630 USD.

BPS Aceh berkomitmen untuk menyediakan data statistik yang berkualitas dan tepat waktu. Data tersebut diharapkan dapat memberikan insight dan sinyal bagi pemerintah dan pengguna data lainnya untuk perumusan kebijakan atau perencanaan pembangunan di Aceh.(RO)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Hindari Tambang Emas Ilegal, DPRK Nagan Raya Desak Gubernur Aceh Segera Usulkan WPR ke Pusat

14 Februari 2026 - 10:59 WIB

Aceh Harus Melek Teknologi: Mahasiswa Universitas Cakrawala, Sulthan Aminy Luncurkan Inovasi “Swift Pips Hunter”

9 Januari 2026 - 20:03 WIB

Dua Alumni SMAN Unggul Darussalam Labuhanhaji Berhasil Kumpul dan Salurkan Donasi ke Korban Banjir

8 Desember 2025 - 12:42 WIB

Hampir 30 Jam Tempuh Jalur Darat, Bantuan dari Abdya Tiba di Aceh Tamiang

6 Desember 2025 - 11:11 WIB

Nagan Raya Raih Dua Penghargaan dalam Anugerah Pesona Indonesia 2025

19 November 2025 - 17:29 WIB

Trending di Nasional