Menu

Mode Gelap
STIMI Meulaboh Lepas KKN-KPM, Camat Kaway XVI: Kehadiran Mahasiswa Harus Memberikan Manfaat Nyata  Sempat di Kritik, Mahasiswa Simeulue ini Apresiasi Sikap Terbuka Ketua Fraksi DPRA Nasdem Dapil 10  Perkuat Nilai Keagamaan, Pemuda Samatiga Gelar Beut Panteu Keude Perdana di Cot Seumeureung Puluhan Tahun Menanti Bantuan Pemerintah Tak Kunjung Tiba, Kini Warga Pasie Kualaba’u Galang Donasi Mandiri  Terkait Reses ke Simeulue, Berikut Klarifikasi Anggota DPR Aceh Dapil 10 Fraksi Nasdem  Kecelakaan Tunggal, Seorang Mahasiswi Aceh Barat Meninggal Dunia

Budaya

Etnis Rohingya Terombang Ambing di Laut Aceh Selatan, Rahmad Kurniadi Ajak Pemda dan Masyarakat untuk Membantu demi Kemanusian

badge-check


					Etnis Rohingya Terombang Ambing di Laut Aceh Selatan, Rahmad Kurniadi Ajak Pemda dan Masyarakat untuk Membantu demi Kemanusian Perbesar

Narasiterkini.com, Tapaktuan – Pemuda Muhammadiyah Aceh Selatan berharap Pemerintah Daerah Aceh Selatan fasilitasi Etnis Rohingya yang sedang terombang-ambing di Laut Aceh Selatan. Sabtu, (19/10/2024)

Sekretaris Pemuda Muhammadiyah Aceh Selatan, Rahmad Kurniadi, SH kepada media mengatakan bahwa pihaknya meminta kepada Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat Aceh Selatan agar tidak terprovokasi dengan isu-isu yang tidak jelas apalagi dapat membunuh rasa kemanusiaan kita sebagai manusia, ditambah lagi kita sebagai orang Aceh khususnya Aceh Selatan yang dikenal dunia sebagai masyarakat yang sangat peduli terhadap saudara kita yang lagi membutuhkan dengan kondisi darurat.

“Ini masalah kemanusiaan, bukan masalah politik. Harus bisa kita pilah-pilah,” tegas Rahmad.

Ia menambahkan, jangan ada yang menyebarkan isu-isu negatif yang begitu dahsyat dan heboh, padahal itu belum tentu ada kebenarannya sehingga membuat masyarakat menjadi ketakutan karena hal-hal yang belum tentu benar.

“Jangan mengikuti pola berpikir bahwa semua yang datang itu adalah ancaman dan lain sebagainya, itu semua bukan cara berpikir kita orang Aceh apa lagi orang Muslim. Bisa saja keberkahan dari Allah akan mengalir deras ketika kita membantu sesama manusia apalagi sesama Muslim,” terangnya.

Menurut Rahmad, jika kita melihat secara global, Etnis Rohingya itu tidak serta merta datang ke Aceh tapi ada kejadian-kejadian yang terjadi di negaranya bahkan mengancam jiwa mereka, sehingga mereka menuju ke negara-negara yang dianggap aman dan peduli tentang kemanusian.

“Kalau kita merujuk pada Perpres 125 tahun 2016 justru lebih memberi ruang bagi Pemerintah Kabupaten atau kota untuk bertindak. Kewenangannyapun hanya sebatas memberikan tempat penampungan yang bersifat sementara, sedangkan urusan lainnya tetap menjadi kewenangan dari Pemerintah Pusat,” katanya lagi.

“Saat ini pengungsi Rohingya berada dalam perlindugan dua lembaga PBB, yakni UNHCR dan IOM. Nasib para pengungsi Rohingya masih belum jelas, karena sejauh ini belum ada negara yang bisa menerima mereka secara utuh,” ujar Rahmad.

Oleh karena itu Rahmad menegaskan agar ada rasa kemanusian yang kita bawa terhadap mereka, dan Pemda harus ikut andil digarda terdepan dalam proses kemanusiaan ini.

prinsip pengungsi itu secara sederhana tidak boleh ditolak, tidak boleh dihukum dan didiskriminasikan. Selama mereka mempunyai itikad baik atau tidak mengacaukan tempat kita maka kita wajib menerimanya sesuai dengan perintah syariat yang kita anut. Walaupun juga butuh kehati-hatian sebab kita tidak tahu apa yang akan terjadi kedepannya.
Kita harus mengedepankan ukhuwah Islamiyah yang menjadi pegangan kita. Di lain sisi, mereka adalah tamu yang harus kita muliakan sebab budaya Aceh sangat memuliakan tamu.

Kita juga berhrap Pemda segera ambil tindakan yang positif dengan mengedepankan kemanusiaan. Masalah etnis rohingya ini bebannya jangan lagi diberi utuh kepada masyarakat, tinggal dimana, sampai kapan dan lani-lain, sebab itu tugasnya pemerintah. Jangan juga ada kriminalisasi terhadap pelaut Aceh yang menolong mereka terdampar atau rusak kapal di laut.

Terakhir kata Rahmad, pihaknya juga berharap adanya fatwa MPU yang secara tegas terkait cara pandang Islam dan budaya Aceh menyikapi kehadiran pengungsi Rohingya. (Hi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Puluhan Tahun Menanti Bantuan Pemerintah Tak Kunjung Tiba, Kini Warga Pasie Kualaba’u Galang Donasi Mandiri 

18 Juni 2026 - 19:14 WIB

Kecelakaan Tunggal, Seorang Mahasiswi Aceh Barat Meninggal Dunia

17 Juni 2026 - 11:13 WIB

Anggota DPR RI Jamaluddin Idham Salurkan 7.500 Bibit Produktif untuk Ketahanan Pangan Aceh

17 Juni 2026 - 01:17 WIB

Aliansi GERAM Aceh Barat Gelar Aksi, Desak Presiden RI Turunkan Harga BBM dan Evaluasi yang Merugikan Rakyat

15 Juni 2026 - 22:32 WIB

Putra Laweung Terpilih Pimpin KUPI Periode 2026–2030

15 Juni 2026 - 08:26 WIB

Trending di Nasional