Menu

Mode Gelap
Warga Nagan Raya dihebohkan Penemuan Mayat Pria di Areal Perkebunan Sawit  Bupati TRK Instruksikan Rehabilitasi Irigasi Lung Tiga Hari Pertama Sekolah Usai Libur Lebaran, Dinas Dikbud Nagan Raya Terbitkan SE Mantan Komisioner KIP Nagan Raya Dukung Penunjukan Komisaris Utama PT Pema Global Energi Dayah Abu Muda Habib Seumayam di Kuala Baroe diresmikan, Ini Harapan Bupati TRK Perkuat Adipura PUPR Aceh Barat Serahkan Kontainer ke DLH

Seremonial

Puspar UGM Ungkap Beberapa Potensi Wisata Nagan Raya, Termasuk Wisata Religi Masjid Giok 

badge-check


					Puspar UGM Ungkap Beberapa Potensi Wisata Nagan Raya, Termasuk Wisata Religi Masjid Giok  Perbesar

 

Narasiterkini.com, Suka Makmue-Kabupaten Nagan Raya memiliki potensi besar untuk pengembangan pariwisata, terutama wisata religi dan sejarah. Berdasarkan kajian yang dilakukan oleh Pusat Studi Pariwisata Universitas Gadjah Mada (Puspar UGM), beberapa potensi wisata yang dapat dikembangkan di Nagan Raya antara lain

Wisata Religi: Masjid Baitul A’la atau Masjid Giok yang terletak di kompleks perkantoran Suka Makmue, serta situs-situs keagamaan lainnya.

Wisata Sejarah: Situs persinggahan Cut Nyak Dien di Desa Blang Puuk, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang.

Wisata Alam: Air terjun, danau, sungai, buah durian, tanaman kopi, area danau, dan area rawa gambut sebagai paru-paru dunia di kecamatan Tripa Makmur dan Darul Makmur.

Wisata Agro: Hamparan persawahan dan kawasan pantai yang dapat dikembangkan.

Dengan potensi-potensi tersebut, Kabupaten Nagan Raya berpeluang besar untuk mengikuti lomba desa wisata nasional dan meningkatkan perekonomian desa melalui pariwisata. Pemerintah Kabupaten Nagan Raya telah melakukan kajian dan perencanaan untuk mengembangkan pariwisata di daerahnya, sehingga peluang untuk sukses dalam lomba desa wisata nasional semakin besar

Kriteria Lomba Desa Wisata Nasional

Untuk mengikuti lomba desa wisata nasional, desa-desa di Nagan Raya harus memenuhi beberapa kriteria, antara lain:

-Memiliki daya tarik wisata yang unik dan menarik.

-Dikelola oleh BUM Desa/BUM Desma atau pihak lain yang bekerja sama dengan BUM Desa/BUM Desma.

-Memiliki legalitas sebagai desa wisata, minimal Surat Keputusan Kepala Desa.

-Belum pernah menjadi pemenang Peringkat I, II, dan III pada event penghargaan sejenis pada tingkat nasional dalam kurun waktu 2 tahun terakhir.

Dengan memahami kriteria dan potensi yang dimiliki, Kabupaten Nagan Raya dapat meningkatkan peluangnya untuk sukses dalam lomba desa wisata nasional. (Ril)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Tim Safari Ramadhan PT Socfindo Seunagan Kunjungi Masjid-masjid di Desa Lingkungan Perusahaan 

4 Maret 2026 - 15:58 WIB

SWI Aceh Barat Anugerahkan Penghargaan HPN 2026 kepada Tokoh dan Lembaga Berprestasi

26 Februari 2026 - 15:41 WIB

Peringati HPN, SWI Aceh Barat Gelar Tausiah Akbar Dan Doa Untuk Korban Banjir

26 Februari 2026 - 12:15 WIB

Setiap Tahunnya Berkomitmen Salurkan CSR, Bupati Nagan Raya Beri Apresiasi untuk PT Socfindo Seunagan

12 Februari 2026 - 10:52 WIB

Konsisten Salurkan CSR untuk Masyarakat Lingkungan, Bupati Nagan Raya Apresiasi Perusahaan Socfindo Seumayam 

11 Februari 2026 - 21:26 WIB

Trending di Seremonial