Menu

Mode Gelap
Nagan Raya Raih Juara Pertama Inovasi Alat TTG Aceh 2026, Siap Wakili Aceh ke Tingkat Nasional Teuku Adian Resmi Dilantik Sebagai Ketua KONI Aceh Barat Periode 2026-2030 Pemkab Aceh Barat Terima Penghargaan dari Kemenkum Aceh, Lewat Ekonomi Kreatif Semarak HUT RI ke-81, Anak Anak Ramaikan Perlombaan di Lapangan Mako Brimob Batalyon C Pelopor Warga Betong Ateuh Bentang Spanduk Dengan Pesan, Beutong Ateuh Belum Pulih Izin Tambang Sudah Datang Ikuti Pendataan, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah Ajak Masyarakat Ikut Partisipasi Sensus Ekonomi 2026

Daerah

PUPR Aceh Barat Rampungkan Rehabilitasi Jembatan Gantung Pungky

badge-check


					PUPR Aceh Barat Rampungkan Rehabilitasi Jembatan Gantung Pungky Perbesar

Narasiterkini.com, Meulaboh – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memastikan rehabilitasi Jembatan Gantung Pungky telah selesai dilaksanakan. Jembatan tersebut kini sudah dapat kembali dimanfaatkan masyarakat, namun pengguna diminta untuk mematuhi batasan fungsi dan kapasitas muatan guna mencegah kerusakan terulang.

Plt. Kepala Dinas PUPR Aceh Barat Fadli Octora melalui Kepala Bidang Jalan dan Jembatan, Beny Hardi, menjelaskan bahwa kerusakan yang terjadi sebelumnya dipicu oleh kendaraan bermuatan berat yang melintas di atas jembatan gantung tersebut.

“Kerusakan terjadi karena jembatan dilintasi mobil dengan muatan besar, berkisar antara 3 sampai 4 ton. Padahal sejak awal fungsi jembatan gantung ini hanya untuk kendaraan roda dua, roda tiga, dan mobil kecil tanpa muatan,” ujar Beny Hardi melalui pesan WhatsAppnya, Minggu (1/3).

Menurutnya, karakteristik konstruksi jembatan gantung berbeda dengan jembatan permanen berbahan beton atau baja berat. Jembatan gantung memiliki batas kemampuan beban tertentu yang harus dipatuhi agar struktur tetap aman dan tidak mengalami tekanan berlebih.

Ia menegaskan, apabila kendaraan dengan muatan melebihi kapasitas tetap dipaksakan melintas, maka berpotensi menimbulkan kerusakan serius bahkan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Kalau kendaraan bermuatan berat dipaksakan lewat, risikonya bukan hanya jembatan rusak, tetapi juga bisa membahayakan keselamatan pengemudi dan penumpang. Sangat berpotensi menyebabkan ambruknya jembatan,” tegasnya.

Beny Hardi menyebutkan bahwa setelah proses rehabilitasi tuntas, pihaknya berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam memanfaatkan fasilitas tersebut. PUPR Aceh Barat secara tegas mengimbau agar kendaraan yang membawa muatan lebih dari dua ton tidak melintasi Jembatan Gantung Pungky.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jembatan agar mematuhi ketentuan ini. Jembatan gantung diperuntukkan bagi roda dua, roda tiga, dan mobil kecil tanpa muatan. Ini demi keselamatan bersama dan agar jembatan dapat bertahan dalam jangka waktu lama,” pungkasnya.

Pemerintah daerah juga membuka ruang partisipasi masyarakat untuk ikut mengawasi penggunaan jembatan, sehingga fasilitas umum tersebut dapat terjaga dan terus memberikan manfaat bagi warga sekitar.

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Teuku Adian Resmi Dilantik Sebagai Ketua KONI Aceh Barat Periode 2026-2030

20 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Pemkab Aceh Barat Terima Penghargaan dari Kemenkum Aceh, Lewat Ekonomi Kreatif

20 Agustus 2026 - 14:21 WIB

Warga Betong Ateuh Bentang Spanduk Dengan Pesan, Beutong Ateuh Belum Pulih Izin Tambang Sudah Datang

19 Agustus 2026 - 15:15 WIB

Ikuti Pendataan, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah Ajak Masyarakat Ikut Partisipasi Sensus Ekonomi 2026

19 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Bupati TRK Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Nagan Raya

18 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Trending di Daerah