Menu

Mode Gelap
Sempat di Kritik, Mahasiswa Simeulue ini Apresiasi Sikap Terbuka Ketua Fraksi DPRA Nasdem Dapil 10  Perkuat Nilai Keagamaan, Pemuda Samatiga Gelar Beut Panteu Keude Perdana di Cot Seumeureung Puluhan Tahun Menanti Bantuan Pemerintah Tak Kunjung Tiba, Kini Warga Pasie Kualaba’u Galang Donasi Mandiri  Terkait Reses ke Simeulue, Berikut Klarifikasi Anggota DPR Aceh Dapil 10 Fraksi Nasdem  Kecelakaan Tunggal, Seorang Mahasiswi Aceh Barat Meninggal Dunia Anggota DPR RI Jamaluddin Idham Salurkan 7.500 Bibit Produktif untuk Ketahanan Pangan Aceh

Daerah

Kodim 0118/Subulussalam Gelar Apel Siaga Satu, Antisipasi Dampak Perkembangan Situasi Global

badge-check


					Kodim 0118/Subulussalam Gelar Apel Siaga Satu, Antisipasi Dampak Perkembangan Situasi Global Perbesar

 

Narasiterkini.com, Subulussalam– Dalam rangka mengantisipasi perkembangan situasi dalam negeri yang dipengaruhi dinamika global, Kodim 0118/Subulussalam menggelar Apel Gelar Pasukan Siaga Satu di Lapangan Upacara Makodim, Desa Kuta Tengah, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, Aceh, Senin (2/3/2026).

Apel yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 0118/Subulussalam, Letkol Inf. Eko Yudho Prayitno, S.I.P., dan diikuti sekitar 100 personel yang terdiri dari Kasdim, para Pasi, Danramil jajaran, serta seluruh personel Kodim.

Dalam amanatnya, Dandim menyampaikan bahwa peningkatan status siaga merupakan tindak lanjut dari instruksi komando atas guna mengantisipasi dinamika keamanan yang berkembang secara global dan berpotensi berdampak secara nasional maupun daerah.

“Walaupun konflik internasional tidak berdampak langsung terhadap wilayah kita, khususnya Kota Subulussalam, kita tetap harus meningkatkan kewaspadaan. Jangan sampai ada pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan situasi dengan menunggangi sentimen tertentu,” tegasnya di hadapan peserta apel.

Ia menambahkan, potensi dampak lanjutan seperti gangguan distribusi energi global dan kenaikan harga minyak dunia perlu dicermati secara serius. Kondisi tersebut, menurutnya, dapat dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan penimbunan bahan bakar maupun memicu keresahan di tengah masyarakat.

Karena itu, seluruh jajaran diminta meningkatkan deteksi dini dan cegah dini melalui pendekatan teritorial yang humanis. Peran Babinsa di lapangan menjadi ujung tombak dalam membangun komunikasi sosial (Komsos) bersama masyarakat.

Selain aspek keamanan, Dandim juga menekankan pentingnya penguatan ketahanan pangan keluarga sebagai langkah strategis menghadapi situasi tidak menentu. Ia menginstruksikan agar Babinsa aktif mengedukasi warga untuk memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan mandiri.

“Bela negara bukan hanya tugas TNI dan Polri, tetapi tanggung jawab seluruh komponen bangsa. Ketahanan wilayah akan kuat apabila masyarakatnya mandiri, solid, dan tidak mudah terprovokasi,” tutupnya. (RO/MC)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Puluhan Tahun Menanti Bantuan Pemerintah Tak Kunjung Tiba, Kini Warga Pasie Kualaba’u Galang Donasi Mandiri 

18 Juni 2026 - 19:14 WIB

Kecelakaan Tunggal, Seorang Mahasiswi Aceh Barat Meninggal Dunia

17 Juni 2026 - 11:13 WIB

Anggota DPR RI Jamaluddin Idham Salurkan 7.500 Bibit Produktif untuk Ketahanan Pangan Aceh

17 Juni 2026 - 01:17 WIB

Aliansi GERAM Aceh Barat Gelar Aksi, Desak Presiden RI Turunkan Harga BBM dan Evaluasi yang Merugikan Rakyat

15 Juni 2026 - 22:32 WIB

Danyon C Pelopor Dampingi Kapolda Aceh Tinjau Sirkuit Grass Track dan Masjid Giok Nagan Raya

12 Juni 2026 - 20:16 WIB

Trending di Daerah