Menu

Mode Gelap
Ekonomi Kerakyatan Vs Ekonomi Kapitalis, Persyaratan Bank Tak Mudah Pelaku UMK di Nagan Lebih Dekat dengan Bankke Dari Magelang untuk Nagan Raya: Ketua DPRK Asah Kapasitas di Forum Nasional Ketua MPC Pemuda Pancasila Ari Saputra, Apresiasi Kinerja Cepat Kapolres Nagan Raya Ungkap Kasus Pembunuhan di Tadu Raya Sekda Aceh Buka Kegiatan UKW yang Diselenggarakan AMSI Aceh Tahun 2026 Belum Sebulan, Polres Abdya Telah Meringkus Lima Terduga Penyalahgunaan Narkoba Bupati TRK Terima Penghargaan Penyusunan PJPK Berkualitas dari Kemendukbangga/BKKBN

Daerah

Ekonomi Kerakyatan Vs Ekonomi Kapitalis, Persyaratan Bank Tak Mudah Pelaku UMK di Nagan Lebih Dekat dengan Bankke

badge-check


					Ekonomi Kerakyatan Vs Ekonomi Kapitalis, Persyaratan Bank Tak Mudah Pelaku UMK di Nagan Lebih Dekat dengan Bankke Perbesar

 

Narasiterkini.com, Suka Makmue- Diskusi publik dengan tema “Ekonomi Kerakyatan versus Ekonomi Kapitalis di Nagan Raya” terungkap berbagai permasalahan di tengah tengah masyarakat, Rabu, (15/04/2026) malam

Dalam diskusi yang di pandu langsung oleh Zulkarnain, SH yang juga anggota DPRK setempat dihadiri oleh audiens dari berbagai lintas profesi, baik tokoh pendidikan, unsur pemerintahan, LSM, organisasi kepemudaan serta masyarakat umum yang juga pelaku usaha menengah kecil (UMK)

Kegiatan yang dikemas dalam menjaring aspirasi dan merajut silaturahmi itu bermunculan berbagai pertanyaan dari para tamu undangan. Salah satunya perihal pinjaman bank (kredit usaha rakyat) dimana bagi masyarakat kecil pelaku usaha untuk mendapatkan pinjaman lunak dari program pemerintah (KUR) begitu sulit. Meskipun peraturan dibawah 100 juta tidak diminta anggunan namun realisasi di lapangan anggunan tetap di minta

“Makanya masyarakat kita yang punya usaha kecil kecilan (misal berjualan gorengan atau mie) lebih banyak meminjam uang kepada bank keliling (Bankke) karena cukup dengan foto copy KTP saja,” ungkap Firdaus salah seorang peserta

Menanggapi hal tersebut, Zulkarnain SH berjanji akan mencoba melakukan koordinasi dengan kepala daerah setempat. Menurutnya kehadiran bank Aceh syariah yang merupakan bank milik pemerintah daerah seharusnya membantu masyarakat Aceh dengan berbagai kemudahan pelayanan

“Ini harus kita sampaikan ke Bupati, karena bank Aceh syariah kalau di kabupaten itu adalah milik bupati (saham pemkab) saya rasa jika bupati yang berbicara maka akan ada solusi kemudahan untuk masyarakat yang benar benar ingin meningkatkan taraf kehidupannya melalui berusaha (wirausaha),” ungkap Zulkarnain yang juga kader demokrat tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dari Magelang untuk Nagan Raya: Ketua DPRK Asah Kapasitas di Forum Nasional

15 April 2026 - 22:44 WIB

Ketua MPC Pemuda Pancasila Ari Saputra, Apresiasi Kinerja Cepat Kapolres Nagan Raya Ungkap Kasus Pembunuhan di Tadu Raya

15 April 2026 - 20:02 WIB

Sekda Aceh Buka Kegiatan UKW yang Diselenggarakan AMSI Aceh Tahun 2026

15 April 2026 - 18:48 WIB

Bupati TRK Terima Penghargaan Penyusunan PJPK Berkualitas dari Kemendukbangga/BKKBN

15 April 2026 - 16:02 WIB

Pemkab Abdya Target Pembangunan Pasar Modern dan MPP Tuntas Tahun Depan

15 April 2026 - 12:37 WIB

Trending di Daerah