Narasiterkini.com, Suka Makmue– Ratusan kakek nenek di Nagan Raya Diwisuda Sekolah Lansia pendidikan nonformal bagian dari quick win SIDAYA (Lanjut Usia Berdaya) yang digagas oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN, Selasa, (05/05/2026)

Dalam sambutannya, Bupati Nagan Raya Dr Teuku Raja Keumangan SH MH menyampaikan sangat terharu karena ini merupakan sejarah baru para lansia mendapat perhatian khusus. “Harapan kedepan mendorong terus berkembang. Saya juga dua tahun lagi akan masuk kedalam lansia,” ungkap pria yang akrab disapa TRK tersebut. Ia berpesan ada 4 hal yang sangat penting, pertama ibadah bekal kehidupan baik dunia maupun akhirat kelak. ” Lalu harekat juga harus ada, lalu bermasyarakat tidak mungkin hidup sendiri, aktifitas bisa merangsang motorik otak, terakhir istirahat yang cukup,” pesan TRK

Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Safrina Salim, SKM., M.Kes dalam sambutannya mengatakan, Sekolah Lansia merupakan salah satu strategi nyata Program SIDAYA. Program ini menurutnya, mengubah pandangan lansia dari beban menjadi aset, meningkatkan kualitas lansia yang sehat secara fisik, material dan spiritual.
“Luar biasa saya apresiasi kadis DPMGP4 (Pemkab Nagan Raya) yang begitu sukses menjalankan program ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memastikan bahwa para lansia tetap memiliki kesempatan untuk belajar, berkarya, dan berkontribusi bagi keluarga serta lingkungan sekitarnya,” kata Safrina.
Indonesia tengah memasuki era penuaan penduduk, di mana jumlah lansia terus meningkat. Kondisi ini, kata Safrina, harus disikapi sebagai peluang, bukan beban. Untuk itu, Kemendukbangga/BKKBN berkomitmen menghadirkan program yang memastikan lansia tetap berdaya, yakni lansia yang sehat secara fisik, tangguh secara mental, aktif secara sosial, serta tetap produktif sesuai potensi dan kearifan lokal. (*)














