Menu

Mode Gelap
Aksi Tuntutan Berlanjut ke Polda Aceh, Korban Minta Usut Aksi Tandingan Siapa Dalangnya Bupati Tarmizi Buka Kegiatan Musorkab KONI Aceh Barat 2026 Pengadaan Mobil Dinas Rp1,87 Miliar Sebelum Bupati Aceh Selatan Dilantik, Haji Mirwan lebih Memilih Pakai Kendaraan Pribadi  Bupati Aceh Selatan Kembali Dapat Yakinkan Pusat, Kali ini Bawa Pulang Excavator untuk Percepat Pemulihan Pascabencana Perkuat Sinergi Pemerintah dan Wartawan untuk Kemajuan Daerah, Kadis Kominsa Aceh Barat Kunjungi Sekretariat SWI Tak ada Pemilik, Polisi Temukan 2.000 Liter Diduga BBM Bio Solar Bersubsidi di Gunong Nagan 

Daerah

Kapolres Aceh Barat Jadi Pemateri Di STAIN, Ini Harapannya Untuk Mahasiswa Baru

badge-check


					Kapolres Aceh Barat Jadi Pemateri Di STAIN, Ini Harapannya Untuk Mahasiswa Baru Perbesar

Narasiterkini.com, Meulaboh- Kapolres Aceh Barat menghimbau mahasiswa untuk selalu menjaga perdamaian serta tidak mudah terprovokasi dan terpecah belah akibat berita hoax, ujaran kebencian, isu sara dan juga radikalisme. Hal tersebut diungkapkan Kapolres, di aula Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh , kamis (18/8/2022).

Di hadapan mahasiswa baru (maba), Kapolres memaparkan tentang dampak bahayanya berita hoax, ujaran kebencian, isu sara dan juga radikalisme. “Untuk itu, kami berharap kepada para mahasiswa STAIN untuk dapat ikut serta dalam memberantas berita hoax, ujaran kebencian, isu sara dan radikalisme,”.

“Saya berharap kepada adik-adik mahasiswa, agar tidak terprovokasi dan tergiring berita hoax atau isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Apalagi menyebarkan kembali berita bohong yang sering beredar di sosial media. Mari kita jaga dan pelihara kesatuan dan persatuan umat beragama di NKRI. Karena kita yakin bahwa Islam adalah agama yang Rahmatanlil’alamin,” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres juga menekankan agar meningkatkan toleransi dan kerukunan dalam kehidupan umat beragama. Tak hanya itu, kapolres juga menjelaskan tentang berita hoax, ujaran kebencian, isu sara dan radikalisme yang bertebaran di media sosial merupakan salah satu ancaman besar bagi bangsa Indonesia saat ini.

“Dirinya berharap, kepada mahasiswa yang hadir dapat memberikan pemahaman kepada rekannya, keluarganya terhadap berita-berita yang belum jelas kebenarannya, saring sebelum sharing,” Sambungnya.

“Mari kita berkomitmen sebagai generasi muda khususnya, untuk ikut serta dalam memberantas berita hoax, ujaran kebencian, isu sara dan juga radikalisme demi terwujudnya perdamaian dan melakukan perubahan positif di lingkungan masing-masing, untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” tutup Kapolres.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Yayasan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Teungku Dirundeng Dr. Inayatillah. M.Ag., Kapolsek Meureubo Iptu Jahrisyah Siregar, Wakil ketua III STAIN Syibran Mulasi, MA. (RO)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Aksi Tuntutan Berlanjut ke Polda Aceh, Korban Minta Usut Aksi Tandingan Siapa Dalangnya

4 Juli 2026 - 15:51 WIB

Bupati Tarmizi Buka Kegiatan Musorkab KONI Aceh Barat 2026

4 Juli 2026 - 14:26 WIB

Pengadaan Mobil Dinas Rp1,87 Miliar Sebelum Bupati Aceh Selatan Dilantik, Haji Mirwan lebih Memilih Pakai Kendaraan Pribadi 

4 Juli 2026 - 09:28 WIB

Bupati Aceh Selatan Kembali Dapat Yakinkan Pusat, Kali ini Bawa Pulang Excavator untuk Percepat Pemulihan Pascabencana

3 Juli 2026 - 21:20 WIB

Perkuat Sinergi Pemerintah dan Wartawan untuk Kemajuan Daerah, Kadis Kominsa Aceh Barat Kunjungi Sekretariat SWI

3 Juli 2026 - 20:49 WIB

Trending di Daerah