Menu

Mode Gelap
Narasi Provokatif Catut Nama Pamen Polda Aceh AKBP Zainuddin Dipastikan Hoaks UNISAI Wisuda 1001 Lulusan, Rektor: Baik Saja Belum Cukup, Kita Harus Berupaya Meraih Unggul PTM Nagan Muda Turunkan 8 Atlet di Turnamen Silapong 5 Antar Divisi 2026 Banda Aceh Kemenag Nagan Raya Raih Tiga Trofi, Soroti Sportivitas di Laga Voli Antarinstansi Kadis Parpora Serahkan Hadiah Perlombaan HUT ke-81 RI Satreskrim Polres Nagan Raya Pasang Spanduk Imbauan, Cegah Aktivitas Penambangan Tanpa Izin

Daerah

Terdampak Debu Batubara, Warga Peunaga Cut Ujong Minta PT.Mifa Bertanggung jawab

badge-check


					Terdampak Debu Batubara, Warga Peunaga Cut Ujong Minta PT.Mifa Bertanggung jawab Perbesar

Narasiterkini.com, Meulaboh – Puluhan warga Gampong Peunaga Cut Ujong, Kecamatan Mereubo, Kabupaten Aceh Barat melakukan protes lewat pajangan spanduk kepada PT.Mifa Bersaudara akibat dampak debu batu bara yang kerap menyelimuti perumahan masyarakat setempat.

Emak-emak yang ikut dalam aksi protes tersebut mengeluarkan keluh kesahnya selama ini sambil berteriak di depan gerbang masuk PT MiFa Bersaudara dan membentangkan spanduk yang bertuliskan “Wahai Perusahaan Batu Bara PT MiFa Bersaudara Jaga Debu batu bara anda jangan masuk kerumah dan lahan pertanian kami,” hal itu disampaikan sebagai bentuk protes kepada perusahaan tersebut.

Warga Peunaga Cut Ujong, Kecamatan Mereubo Kabupaten Aceh Barat, Cut Mutia kepada media Senin (9/9/2024) mengatakan, mereka menuntut perusahaan agar bertanggung jawab bagi warga yang terkena dampak batu bara akibat aktivitas dari perusahaan tersebut.

“Hari ini kami menuntut keadilan dimana selama ini kami warga yang terkena imbas dari cemaran batu bara dari industri PT MiFa Bersaudara tidak mendapatkan perhatian dari perusahaan tersebut,”kata Cut Mutia

Ia mengaku bahwa selama ini tidak ada perhatian apapun dari perusahaan tersebut, bukan uang yang mereka minta tapi mereka memohon solusi dari perusahaan bagi warga yang terdampak dari debu batu bara.

Ia menjelaskan bahwa sebelumnya mereka sudah melakukan tahapan demi tahapan mengenai persoalan tersebut seperti menyurati pihak perusahaan untuk pertemuan membahas debu batu bara yang dialami warga Peunaga Cut Ujong, namun permintaan itu tidak diindahkan oleh perusahaan.

“Berdasarkan hal itu kami warga hilang kesabaran maka nya kami pasangkan spanduk agar didengar, jadi tolong pihak perusahaan selagi disampaikan dengan baik maka harus ditanggapi dengan baik,”ujar Mutia

Jangan nanti masyarakat sudah melakukan aksi lalu perusahaan menyebutkan kenapa harus anarkis, kemudian dampak dari debu batu bara kini sudah menyebar ke dalam rumah warga bahkan yang disayangi anak kecil harus menghirup udara kotor dari debu bara setiap hari sampai ke pertanian masyarakat seperti cabai, kacang panjang yang mati akibat terkena debu.

Pantauan media di lokasi terdapat sebanyak empat spanduk yang dipasang warga di sekitaran jalan lintas Nasional Meulaboh -tapaktuan, salah satunya berada tepat di depan jalan masuk ke stockpile PT MiFa Bersaudara.

Sementara itu, ketika media ini menghubungi pihak PT MiFa Bersaudara Azizon Nurza selaku CSR & Public Relations mempertanyakan persoalan itu ia menjawab bahwa rilis sedang disiapkan terkait persoalan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Narasi Provokatif Catut Nama Pamen Polda Aceh AKBP Zainuddin Dipastikan Hoaks

23 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Kemenag Nagan Raya Raih Tiga Trofi, Soroti Sportivitas di Laga Voli Antarinstansi

20 Agustus 2026 - 23:42 WIB

Satreskrim Polres Nagan Raya Pasang Spanduk Imbauan, Cegah Aktivitas Penambangan Tanpa Izin

20 Agustus 2026 - 23:12 WIB

Teuku Adian Resmi Dilantik Sebagai Ketua KONI Aceh Barat Periode 2026-2030

20 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Pemkab Aceh Barat Terima Penghargaan dari Kemenkum Aceh, Lewat Ekonomi Kreatif

20 Agustus 2026 - 14:21 WIB

Trending di Daerah