Menu

Mode Gelap
Petani Muda Aceh M.Khaisar Ikut Membersamai Aksi Bakti Untuk Bumi di Meulaboh Melalui Kegiatan Aksi Bakti Untuk Bumi, Mifa Bersaudara Ajak Masyarakat Bangun Budaya Peduli Lingkungan Sistem Penjualan Tiket Lambat, DEMA STIS Al-aziziyah Sabang Desak PT ASDP Segera Evaluasi Menyeluruh  Coba Main Minyak Solar Subsidi Secara Ilegal di Nagan Raya, Dua Warga Pidie Terpaksa Berurusan dengan Polisi Kerap Terjadi Kecelakaan, Jalan Generasi Menuju Jembes Tanpa PJU Perkuat Semangat Berbagi, Kemenag Nagan Raya Santuni Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas

Daerah

Cegah Kerusakan Jalan Umum, Pemkab Aceh Barat Akan Bangun Jalan Hauling batubara

badge-check


					Kepala dinas PUPR Aceh Barat, Dr.Ir.Kurdi, ST, MT, IPM Asean-Eng Perbesar

Kepala dinas PUPR Aceh Barat, Dr.Ir.Kurdi, ST, MT, IPM Asean-Eng

Narasiterkini.com, Meulaboh – Guna mencegah terjadinya konflik antara masyarakat dengan perusahaan serta mencegah kerusakan jalan umum di Kabupaten Aceh Barat, Tim Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) berencana akan membangun jalur Hauling batubara.

“Perencanaan Pembangunan jalur Hauling batubara ini guna mendongkrak Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) demi kesejahteraan masyarakat serta menghindari kerusakan jalan umum, kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Dr.Kurdi kepada media Selasa (1/10/2024)

Ia menambahkan bahwa pembangunan jalur Hauling batubara tersebut akan bertahan jika dilakukan pemeliharaan secara efektif agar lebih bermutu dan berkualitas dengan cara pelebaran supaya dapat dimanfaatkan dengan waktu yang lama.

“Nantinya ruang lingkup peningkatan badan jalan Korem 012/TU-STAIN TDM dan jalan korem-bukit jaya sepanjang 3,7 kilometer, setelah itu akan dilakukan penimbunan bagian kanan jalan exsting terhadap jalan STAIN TDM- Tugu sepanjang 1,3 kilometer,”Ujarnya

Sementara itu tambah Kurdi, Scraping badan jalan dan perkerasan top layer terhadap jalan Desa Peunaga Cut Ujong sepanjang 4 kilometer, dengan total keseluruhan sepanjang 9 kilometer dari anggaran Rp, 5 Miliar menjadi Rp.8 Miliar.

“Profil finansial proyek antara lain capital Expenditure (Capex) yakni pengeluaran yang dilakukan oleh perusahaan untuk membeli, sementara merawat aset jangka panjang Rp, 22,94 Miliar, sedangkan operasional Expenditure (Opex) yaitu biaya operasional atau pengeluaran biaya ini dicatat dalam laba rugi dengan anggaran sebesar RP. 12 miliar pertahun,”ungkapnya

Untuk sementara tim KPBU sedang melakukan tahapan dan persiapan dan pembiayaan investasi PT BTE dan DVH tambang serta persiapan lainnya semoga perencanaan ini cepat terealisasi dan berjalan sebagaimana yang diharapkan.

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Petani Muda Aceh M.Khaisar Ikut Membersamai Aksi Bakti Untuk Bumi di Meulaboh

27 Juni 2026 - 18:08 WIB

Melalui Kegiatan Aksi Bakti Untuk Bumi, Mifa Bersaudara Ajak Masyarakat Bangun Budaya Peduli Lingkungan

27 Juni 2026 - 17:08 WIB

Kerap Terjadi Kecelakaan, Jalan Generasi Menuju Jembes Tanpa PJU

25 Juni 2026 - 23:21 WIB

Perkuat Semangat Berbagi, Kemenag Nagan Raya Santuni Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas

25 Juni 2026 - 19:12 WIB

Sejumlah Kapolsek dan Kasat Berganti di Lingkup Polres Nagan Raya, Berikut Namanya…

25 Juni 2026 - 16:58 WIB

Trending di Daerah