Menu

Mode Gelap
Senyum Bahagia Anak Disabilitas, Kapolres Aceh Selatan Bantu Kursi Roda untuk Ikram Bupati TRK Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Nagan Raya Lukman Terpilih Secara Aklamasi Pimpin Pemuda Pancasila Seunagan Periode 2026–2029 Polisi Tangkap Oknum Brimob Bandar Narkoba, Seorang Anggota POM TNI Gugur Saat Bantu di TKP  Yayasan Putroe Aceh Nanggroe Raya serahkan 73 SK Guru dan Tenaga Kependidikan  ‎ Sang Senior Kembali Dapat Amanah Cak Imin untuk Pimpin PKB Nagan Raya 

Kesehatan

Dinkes Nagan Raya Selenggarakan Sosialisasi Kepesertaan JKN

badge-check


					Dinkes Nagan Raya Selenggarakan Sosialisasi Kepesertaan JKN Perbesar

Narasiterkini.com, Suka Makmue – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya, Aceh, melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menyelenggarakan Sosialisasi Kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Pendopo Bupati Nagan Raya pada Kamis, (5/12/2024).

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Penjabat (Pj) Bupati Nagan Raya, Dr. Iskandar AP, yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat, Zulfika, S.H.

Dalam sambutannya, Zulfika menyampaikan bahwa JKN merupakan bentuk perlindungan kesehatan untuk memastikan setiap peserta memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan serta perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan.

“Program ini diberikan kepada setiap orang yang telah membayar iuran jaminan kesehatan, baik secara mandiri maupun melalui bantuan dari pemerintah pusat dan daerah,” ujarnya.

Menurut Zulfika, Jaminan Kesehatan Nasional adalah program pelayanan kesehatan dari pemerintah, yang dikelola melalui BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, dengan sistem berbasis asuransi.

Zulfika juga menegaskan bahwa JKN memberikan peluang besar bagi masyarakat untuk melindungi kesehatan mereka dengan lebih baik.

“Bagi masyarakat yang kurang mampu, tidak perlu khawatir. Semua rakyat miskin atau PBI (Penerima Bantuan Iuran) akan ditanggung oleh pemerintah. Dengan demikian, tidak ada alasan bagi rakyat miskin untuk tidak memeriksakan kesehatannya di fasilitas kesehatan,” lanjutnya.

Ia menambahkan bahwa Universal Health Coverage (UHC) adalah prioritas penting bagi negara-negara maju dan berkembang. UHC bertujuan memastikan seluruh masyarakat memiliki akses yang adil terhadap layanan kesehatan preventif, promotif, kuratif, dan rehabilitatif dengan biaya yang terjangkau.

“Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan bahwa UHC adalah langkah penting untuk menjamin hak kesehatan seluruh warga negara. Indonesia juga terus mempersiapkan implementasi UHC sesuai peta jalan JKN, dengan target cakupan penuh sejak 1 Januari 2019,” jelasnya.

Zulfika menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak, termasuk masyarakat dan pemangku kepentingan, untuk memastikan pelaksanaan JKN berjalan optimal.

“Semua pihak, termasuk masyarakat, harus aktif mengawal pelaksanaan JKN demi pemenuhan hak kesehatan warga,” tutupnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Nagan Raya, Ns. Salviar Evi, M.H.Kes, menyatakan bahwa Pemkab Nagan Raya berkomitmen memastikan seluruh masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik.

“Pemerintah memastikan bahwa akses pelayanan kesehatan, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit rujukan, tidak terkendala,” ujarnya.

Namun, ia mengakui adanya tantangan berupa data kepesertaan JKN yang masih ganda, sebagaimana ditemukan dalam audit oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Hari ini kami memastikan validasi data masyarakat agar tidak ada hambatan dalam pelayanan kesehatan,” tambahnya.

Salviar menjelaskan bahwa pelayanan kesehatan masyarakat yang dilakukan di fasilitas kesehatan dikelola melalui BPJS Kesehatan. Sistem ini mengintegrasikan berbagai program sebelumnya, seperti JKA dan Jamkesmas, yang kini telah digabungkan dalam BPJS Kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku saat ini.

“Dinkes Nagan Raya bekerja sama dengan kepala desa, camat, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), serta Dinas Sosial untuk memastikan data masyarakat yang valid sebagai penerima manfaat BPJS,” jelasnya.

Acara sosialisasi ini juga dihadiri oleh Kepala Disdukcapil Nagan Raya, Mahlil, S.E., M.Si., perwakilan BPJS Kesehatan, para camat, kepala UPTD puskesmas, para keuchik, serta perangkat daerah terkait lainnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pasien Gagal Ginjal Kronik Tinggi di Nagan, Beruntung Kini Bisa Cuci Darah di RSUD Sultan Iskandar Muda 

9 Juli 2026 - 22:43 WIB

Polres Nagan Raya Adakan Jalan Santai dan Senam Bersama, Sediakan 170 Doorprize

10 Juni 2026 - 14:43 WIB

TRK: Kini Cukup dengan KTP dan KK, Masyarakat Jangan Takut untuk Berobat ke RSUD SIM atau PKM

21 Mei 2026 - 16:05 WIB

Sama dengan Abdya dan Aceh Barat, RSUD SIM Nagan Raya Tak Batasi Masyarakat untuk Berobat

9 Mei 2026 - 09:17 WIB

Sempat Viral Media Bayi Bocor Jantung, Wakil Ketua I DPRK Nagan Raya Berkunjung dan Salurkan Bantuan

6 Mei 2026 - 15:06 WIB

Trending di Kesehatan