Menu

Mode Gelap
Ipelmasra Nyatakan Sikap Soal Investasi Rp200 Triliun di Nagan Raya: Dukung Pembangunan, Tolak Rakyat Jadi Penonton Ikatan Keluarga Minangkabau Laporkan Abu Janda ke Polres Nagan Raya  Patuh Kumpulkan Zakat PT BSP Dapat Apresiasi dari Bupati Nagan Raya  Yayasan Apel Green Aceh Minta Pemkab Nagan Raya Buka Dokumen Investasi Rp200 Triliun Bank Aceh Cabang Jeuram Kembali Terima Penghargaan atas Kepatuhan Menunaikan Zakat dan Infak Potensi Zakat Dunia Usaha Besar, Bupati TRK Ajak Perusahaan Perkuat Kemitraan dengan Baitul Mal

Kesehatan

Bupati dan Wabup Simeulue Positif Covid-19, Warga Diminta Patuhi Prokes

badge-check


					Bupati dan Wabup Simeulue Positif Covid-19, Warga Diminta Patuhi Prokes Perbesar

 

Narasiterkini.com, Sinabang– Beredar informasi terhadap Bupati Kabupaten Simeulue atas pernyataannya melalui video, menyatakan bahwa Bupati terinfeksi covid-19 usai uji Swab di Lab Unsyiah. Banda Aceh, sabtu (19/09/2020)

Adanya informasi tersebut, masyarakat berharap seluruh pemerintah daerah Kabupaten Simeulue dan instansi terkait agar lebih sigap serta lebih betul-betul mematuhi protokol kesehatan ditengah Pandemi covid-19, jangan hanya menerapkan kepada masyarakat.

Salah seorang mahasiswa dan juga warga asal Kabupaten Simeulue, Gus Mariadi kepada media Narasiterkini.com mengatakan, berdasarkan informasi beberapa pekan lalu dimana orang nomor dua di Kabupaten Simeulue terinfeksi covid-19.

“Namun kini orang nomor satu Kabupaten Simeulue juga terinfeksi covid-19, usai lakukan uji Swab di lab Unsyiah dan sesuai pernyataannya dalam sebuah video disalah satu media,”kata Gus Mariadi

Gus Mariadi mengungkapkan, kenapa bisa terjadi dan ini menjadi pertanyaan dari seluruh masyarakat Simeulue yang bingung atas kejadian tersebut. “Karena dari Pemkab Simeulue sudah betul-betul menjalankan serta menerapkan protokol kesehatan kepada Masyarakat,”ungkap Gus Mariadi.

Menurut Gus Mariadi, pemerintah sudah sangat menjalankan protokol kesehatan, tapi orang-orang yang memang sangat mengetahui tentang problem ini bisa berdampak. “Hal ini diakibatkan karena kelalaian dari diri sendiri, dimana sedikit banyaknya dari petugas petugas, instansi pemerintah dan lain sebagainya hanya mematuhi protokol kesehatan tapi tidak dengan menerapkan,”kata Gus Mariadi

Ia mengungkapkan, problem ini bisa kita jumpai dimana sebagian orang-orang dari kalangan pemerintahan tidak betul-betul menerapkan protokol kesehatan.

“Lihat saja disetiap tempat, masih banyak dari orang-orang kita yang melakukan perkumpulan, tidak memakai masker, masker yang seharusnya dipakai tetapi hanya digantungkan di dagu atau leher,”ungkapnya.

“Masyarakat tau tentang hal itu, kalau tidak percaya bagi yang tidak terima pernyataan saya ini silahkan cek di lapangan,”Demikian tutup Gus Mariadi. (Red)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dianggap Suara Masyarakat Beutong Ateuh Diabaikan, Mahasiswa Minta Dibuka Forum Dengar Pendapat 

4 Juni 2026 - 13:52 WIB

Anggota DPRK Ini Optimis dengan Bupati TRK, Investasi Rp200 Triliun Jadi Kabar Baik Salah Satunya Tekan Angka Pengangguran

28 Mei 2026 - 09:29 WIB

TRK: Kini Cukup dengan KTP dan KK, Masyarakat Jangan Takut untuk Berobat ke RSUD SIM atau PKM

21 Mei 2026 - 16:05 WIB

Belum Pulih dari Bencana, Pemerintah Harus Transparan Terkait Izin Eksplorasi Tambang di Beutong Ateuh 

21 Mei 2026 - 09:48 WIB

Izin IUP untuk PT Pertambangan Terbit, IPMB Kecam Pemerintah Aceh dan Pemkab Nagan Raya 

21 Mei 2026 - 08:22 WIB

Trending di Hukum