Menu

Mode Gelap
Wabup Zaman Akli Buka Lomba Dalail Khairat se-Abdya Pemkab Nagan Raya Asuransikan Penyelenggara Pemerintah Gampong dan Siapkan Program Beasiswa  Siswi Asal Aceh Barat Daya Diterima di 11 Universitas Ternama Luar Negeri Mualem Apresiasi Mendagri Tito Karnavian Terkait Usulan Perpanjangan Dana Otsus Aceh SaKA Minta Polda Aceh Panggil Oknum Polisi Yang Diduga Pungli ditambang Emas Ilegal Lagi Asik Pacaran Dalam Mobil Depan Kantor Bupati Aceh Barat, Sepasang Remaja Diamankan Satpol-PP

Daerah

SaKA Minta Polda Aceh Panggil Oknum Polisi Yang Diduga Pungli ditambang Emas Ilegal

badge-check

Sekretaris SaKA, Erisman didampingi Ketua SaKA, Miswar.

Narasiterkini.com | Blangpidie – Skandal dugaan pemerasan sistematis yang melibatkan oknum kepolisian di Polres Aceh Barat Daya (Abdya) mencuat ke publik hingga membuat Yayasan Supremasi Keadilan Aceh (SaKA) secara terbuka mendesak Polda Aceh untuk tidak “tutup mata” terhadap praktik pungli oknum aparat yang diduga menjadikan pemilik blender emas ilegal sebagai “sapi perah”.

Sekretaris SaKA, Erisman, mengungkapkan dugaan adanya pengutipan uang secara terorganisir di Kecamatan Babahrot. Tak tanggung-tanggung, para pemilik blender emas kabarnya dipanggil bergilir ke Polres Abdya untuk “dihidangkan” tarif setoran.

“Mereka dipanggil satu per satu ke polres Ini sudah terjadi bulan puasa sebelum lebaran

Modus Setoran Bulanan dan Dugaan “Restu” Atasan

Informasi yang dihimpun SaKA mengungkap pola pungli yang cukup rapi. Pada tahap awal, oknum polisi diduga mematok angka bervariasi tergantung jumlah tong blender yang dimiliki warga. Kini, praktik tersebut meningkat menjadi kewajiban setor setiap bulan.

Erisman meyakini aksi nekat ini tidak berdiri sendiri. Ia mencurigai adanya rantai komando yang terlibat dalam “bisnis pengamanan” tambang ilegal ini.

“Oknum ini pasti terorganisir. Tidak mungkin mereka senekat ini jika tidak ada ‘restu’ dari atasan. Propam Polda Aceh wajib turun ke Abdya. Jangan biarkan institusi Polri dirusak oleh mental premanisme berseragam,” tegasnya.

Ketajaman kritik LSM SaKA juga menyasar klaim Polres Abdya yang menyebut tidak menemukan penimbunan BBM jenis solar di lokasi blender emas Alue Peunawa.

Erisman menilai hasil investigasi lapangan kepolisian sangat tidak masuk akal dan terkesan menutup-nutupi fakta.

Padahal, menurutnya, fakta di lapangan menunjukkan setidaknya 12 jerigen solar terpampang nyata di lokasi. SaKA bahkan mengklaim telah mengantongi identitas pemasok BBM ke tambang ilegal tersebut.

“Hasil turun lapangan personel Polres Abdya itu sangat aneh. Berani-beraninya menyatakan tidak ada penimbunan BBM padahal barang bukti jelas ada. Ini kinerja yang tidak becus atau sengaja dibutakan. Polda Aceh harus ambil alih sebelum kepercayaan masyarakat benar-benar runtuh,” pungkas Erisman.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polda Aceh diharapkan segera mengirimkan tim investigasi independen untuk mengusut tuntas dugaan “permainan” di wilayah hukum Kabupaten Abdya tersebut. (rilis)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Wabup Zaman Akli Buka Lomba Dalail Khairat se-Abdya

14 April 2026 - 23:14 WIB

Pemkab Nagan Raya Asuransikan Penyelenggara Pemerintah Gampong dan Siapkan Program Beasiswa 

14 April 2026 - 21:29 WIB

Lagi Asik Pacaran Dalam Mobil Depan Kantor Bupati Aceh Barat, Sepasang Remaja Diamankan Satpol-PP

14 April 2026 - 19:00 WIB

BPBK Abdya Hentikan Pencarian Warga Hilang, Hasilnya Tak Ditemukan

14 April 2026 - 18:32 WIB

Plt Kalak BPBK Abdya Dituding Lemah Koordinasi, Pencarian Orang Hilang Jadi Terhambat

12 April 2026 - 12:17 WIB

Trending di Daerah