Menu

Mode Gelap
Nagan Raya Raih Juara Pertama Inovasi Alat TTG Aceh 2026, Siap Wakili Aceh ke Tingkat Nasional Teuku Adian Resmi Dilantik Sebagai Ketua KONI Aceh Barat Periode 2026-2030 Pemkab Aceh Barat Terima Penghargaan dari Kemenkum Aceh, Lewat Ekonomi Kreatif Semarak HUT RI ke-81, Anak Anak Ramaikan Perlombaan di Lapangan Mako Brimob Batalyon C Pelopor Warga Betong Ateuh Bentang Spanduk Dengan Pesan, Beutong Ateuh Belum Pulih Izin Tambang Sudah Datang Ikuti Pendataan, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah Ajak Masyarakat Ikut Partisipasi Sensus Ekonomi 2026

Daerah

Hindari Bencana Isolasi, PUPR Aceh Barat Buka trase Baru 300 Meter

badge-check


					Plt Kadis PUPR Aceh Barat Fadly Octora/foto dok : PUPR Perbesar

Plt Kadis PUPR Aceh Barat Fadly Octora/foto dok : PUPR

Narasiterkini.com, Meulaboh -Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Barat membuka jalur baru sepanjang 300 meter menuju Desa Pasie Ara, Kecamatan Woyla Timur. Penanganan ini dikerjakan guna menghindari bencana isolasi di wilayah tersebut.

Terobosan jalur baru ini merupakan salah satu program pemerintah setempat dalam meningkatkan infrastruktur penghubung antar wilayah, terlebih memudahkan masyarakat evaluasi ketika terjadi bencana alam.

“Akses baru ini kita bukak guna menghindari bencana isolasi bagi ratusan warga di ujung kecamatan tersebut, setelah jalan satu-satunya yang selama ini menghubungkan mereka dengan dunia luar nyaris lenyap digerus sungai,”Kata Plt Kadis PUPR Fadli Octora melalui Kabid jalan dan jembatan Beny Hardi kepada media Minggu (17/5/2026)

Beny mengatakan bahwa jalan lama Kubu Capang–Pasie Ara WT sudah dua tahun terakhir dalam kondisi kritis. Erosi sungai Krueng Woyla telah menggerus badan jalan sepanjang hampir 500 meter hingga roda empat tak lagi bisa melintas. Tanpa jalur pengganti, desa terpencil itu terancam benar-benar terputus akses darat dalam hitungan bulan.

Iya menekankan, proyek ini bukan sekadar pembangunan biasa melainkan penyelamatan akses vital. “Kami terobos trase baru sepanjang 300 meter karena ruas lama Kubu Capang–Pasie Ara WT sudah nyaris putus total akibat erosi sungai. Kalau tidak diselesaikan tahun ini, seluruh akses ke desa itu akan mati.

Menurutnya, trase baru yang kini sedang dipadatkan dengan alat berat itu tidak hanya menjadi jalur darurat. Jalan tersebut juga akan memangkas waktu tempuh ke ibu kota kecamatan di Tangkeh sekaligus membuka akses lebih lancar bagi pendidikan anak-anak, layanan kesehatan, dan mobilitas ekonomi warga Pasie Ara WT serta Kubu Capang.

Pengerjaan tahun ini difokuskan pada pengerasan dan penguatan badan jalan yang sudah dibuka sejak tahun lalu. Bagi warga setempat, kehadiran jalan baru ini jauh lebih dari sekadar aspal dan batu; ini soal kelangsungan hidup sehari-hari di wilayah rawan bencana alam.

Pemerintah daerah berharap penyelesaian trase ini dapat mengakhiri ancaman isolasi permanen dan memulihkan konektivitas yang selama ini menjadi nyawa desa paling ujung di Woyla Timur.

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Teuku Adian Resmi Dilantik Sebagai Ketua KONI Aceh Barat Periode 2026-2030

20 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Pemkab Aceh Barat Terima Penghargaan dari Kemenkum Aceh, Lewat Ekonomi Kreatif

20 Agustus 2026 - 14:21 WIB

Warga Betong Ateuh Bentang Spanduk Dengan Pesan, Beutong Ateuh Belum Pulih Izin Tambang Sudah Datang

19 Agustus 2026 - 15:15 WIB

Ikuti Pendataan, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah Ajak Masyarakat Ikut Partisipasi Sensus Ekonomi 2026

19 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Bupati TRK Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Nagan Raya

18 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Trending di Daerah