Menu

Mode Gelap
Inspektorat Nagan Raya Bersama BPKP Aceh Gelar Bimtek Penguatan Penyelenggaraan Maturitas SPIP Terintegrasi Perputaran Uang Capai Rp9,2 Miliar di Acara Bhayangkara Fest 2026 Polda Aceh, Tercatat 85 Ribu Lebih Pengunjung Hadir Investasi Tembus Rp406 Miliar di Awal 2026, TRK: Peluang Investasi Besar yang Tengah Dipersiapkan 200T STIMI Meulaboh Lepas KKN-KPM, Camat Kaway XVI: Kehadiran Mahasiswa Harus Memberikan Manfaat Nyata  Sempat di Kritik, Mahasiswa Simeulue ini Apresiasi Sikap Terbuka Ketua Fraksi DPRA Nasdem Dapil 10  Perkuat Nilai Keagamaan, Pemuda Samatiga Gelar Beut Panteu Keude Perdana di Cot Seumeureung

Daerah

Inspektorat Nagan Raya Bersama BPKP Aceh Gelar Bimtek Penguatan Penyelenggaraan Maturitas SPIP Terintegrasi

badge-check


					Inspektorat Nagan Raya Bersama BPKP Aceh Gelar Bimtek Penguatan Penyelenggaraan Maturitas SPIP Terintegrasi Perbesar

Narasiterkini.com, Banda Aceh – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya terus memperkuat kualitas tata kelola pemerintahan melalui peningkatan maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) terintegrasi.

Langkah tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Penyelenggaraan Maturitas SPIP Terintegrasi Tahun 2026 yang secara resmi dibuka oleh Bupati Nagan Raya diwakili Pelaksana Tugas (Plt.) Inspektur Kabupaten Nagan Raya, Jasman, S.E., M.Si., Selasa (23/6/2026).

Kegiatan yang digelar oleh Inspektorat Kabupaten Nagan Raya bekerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 23 hingga 25 Juni 2026, bertempat di Kantor BPKP Perwakilan Aceh, Banda Aceh.

Dalam sambutannya, Jasman menegaskan bahwa penguatan sistem pengendalian internal menjadi elemen penting dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.

Menurutnya, konsep tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan sistem pengawasan yang kuat, terstruktur, dan melekat pada setiap proses penyelenggaraan pemerintahan.

“SPIP bukan sekadar instrumen kepatuhan atau pemenuhan kewajiban terhadap regulasi. Lebih dari itu, SPIP merupakan fondasi untuk memastikan setiap kebijakan dan penggunaan anggaran pemerintah benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Nagan Raya,” ujar Jasman.

Ia menjelaskan, keberhasilan penerapan SPIP terintegrasi juga sangat bergantung pada peran para asesor di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD). Para asesor memiliki posisi strategis sebagai penggerak dalam membangun budaya pengendalian, mengidentifikasi risiko, serta memastikan perbaikan tata kelola di lingkungan kerja masing-masing.

“Sebagai asesor, saudara menjadi mata dan telinga dalam menjaga integritas organisasi. Peran saudara sangat penting dalam melakukan penilaian, evaluasi, serta pemetaan risiko pada instansi masing-masing,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Azhari, S.E., dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan bimtek tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan aparatur terkait unsur-unsur SPIP terintegrasi.

Ia menjelaskan, penyelenggaraan SPIP merupakan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah.

“Setiap instansi pemerintah diwajibkan menerapkan SPIP untuk memberikan keyakinan yang memadai terhadap tercapainya efektivitas dan efisiensi tujuan organisasi, keandalan laporan keuangan, pengamanan aset negara, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan,” jelasnya.

Bimtek tersebut diikuti sebanyak 35 peserta yang berasal dari perangkat daerah Kabupaten Nagan Raya dengan menghadirkan narasumber dari BPKP Perwakilan Aceh.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif antara narasumber dan peserta untuk membahas berbagai tantangan serta strategi penerapan SPIP terintegrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya.(*)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Perputaran Uang Capai Rp9,2 Miliar di Acara Bhayangkara Fest 2026 Polda Aceh, Tercatat 85 Ribu Lebih Pengunjung Hadir

23 Juni 2026 - 10:21 WIB

Investasi Tembus Rp406 Miliar di Awal 2026, TRK: Peluang Investasi Besar yang Tengah Dipersiapkan 200T

22 Juni 2026 - 23:24 WIB

Puluhan Tahun Menanti Bantuan Pemerintah Tak Kunjung Tiba, Kini Warga Pasie Kualaba’u Galang Donasi Mandiri 

18 Juni 2026 - 19:14 WIB

Kecelakaan Tunggal, Seorang Mahasiswi Aceh Barat Meninggal Dunia

17 Juni 2026 - 11:13 WIB

Anggota DPR RI Jamaluddin Idham Salurkan 7.500 Bibit Produktif untuk Ketahanan Pangan Aceh

17 Juni 2026 - 01:17 WIB

Trending di Daerah