Narasiterkini.com, Suka Makmue- DLHK Aceh Gandeng BPBD dan Polres, Gelar Sosialisasi Cegah Karhutla di Nagan Raya.

Acara di buka Asisten II Amran Yunus, S.P., M.T. menyampaikan baru pertama Sosialisasi Karhutla di Nagan Raya, pesan Bupati dalam pembukaan lahan Zero Burning.
Begitu juga kata sambutan di sampaikan GM PT.SPS, Muhibbi dalam menjalankan usaha perkebunan dan pengembangan lahan perkebunan harus mengikuti peraturan dan ketentuan menjadi perkebunan yang Ideal.
Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Aceh menyelenggarakan sosialisasi pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Nagan Raya. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada masyarakat terkait risiko, aspek hukum, dan tanggap darurat Karhutla.
Hadir sebagai narasumber, perwakilan DLH Provinsi Aceh, M. Daud S.Hut, M.Si, BPBD Nagan Raya, Agus, dan Kanit Pidum Polres Nagan Raya, IPDA Miswari, S.H.
Dalam pemaparannya, perwakilan DLH Provinsi Aceh, Daud menyampaikan bahwa Nagan Raya memiliki lahan gambut terluas kedua di Aceh. Dengan prediksi cuaca ekstrem El Nino yang puncaknya pada Agustus 2026. lahan gambut sangat rawan kekeringan dan kebakaran. “Untuk itu diperlukan keterlibatan semua pihak, mulai dari masyarakat, perangkat desa, hingga perusahaan yang berada di wilayah ekosistem gambut,” ujarnya.
Sementara itu, Miswari dari Kanit Pidum Polres Nagan Raya menegaskan bahwa kelalaian yang menyebabkan Karhutla merupakan tindak pidana dan dapat dikenai sanksi kurungan maupun denda sesuai kerugian yang ditimbulkan. Ia mengajak masyarakat untuk aktif menjaga dan melaporkan potensi kelalaian.
Di sisi lain, Agus dari BPBD Nagan Raya menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan pemahaman teknis pemadaman, baik secara mandiri maupun terorganisir, sebagai bentuk tanggap darurat.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kolaborasi seluruh elemen dalam mencegah terjadinya Karhutla di wilayah Nagan Raya
Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
Setelah itu kegiatan dilanjutkan simulasi kebakaran yang dilakukan oleh tim BPBD Kabupaten Nagan Raya beserta Staff PT. Surya Panen Subur. (Ro)














