Menu

Mode Gelap
Yayasan Putroe Aceh Nanggroe Raya serahkan 73 SK Guru dan Tenaga Kependidikan  ‎ Sang Senior Kembali Dapat Amanah Cak Imin untuk Pimpin PKB Nagan Raya  BSI Area Meulaboh Bersama OJK dan FKIJK Gelar GENCARKAN, Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di Nagan Raya Dari Ranger, Amran Resmi Jabat Kadis Perkebunan Nagan Raya Peringatan Hari Anak Nasional ke-42, Salman Kembali Pertegas Wujudkan Madrasah Ramah Anak Support Kegiatan HUT Nagan Raya PT Beurata Subur Persada Dapat penghargaan dari Bupati 

Peristiwa

Pelantikan DPC-APBMI Aceh Barat Berlangsung Ricuh, SK Pengurus Sepakat Ditahan Sementara

badge-check


					Pelantikan DPC-APBMI Aceh Barat Berlangsung Ricuh, SK Pengurus Sepakat Ditahan Sementara Perbesar

Narasiterkini.com, Meulaboh– Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (DPC-APBMI) Kabupaten Aceh Barat, yang dilaksanakan di Meuligoe Hotel, pada Rabu (13/10/2021) pagi itu mengalami kericuhan yang dilakukan oleh sejumlah pihak yang mengaku diri mereka salah satu Perusahaan Bongkar Muat (PBM) dianggap tidak sesuai ketentuan.

Indra Jeumpa, salah satu Koordinator Perusahaan Bongkar Muat (PBM) yang mendatangi lokasi tersebut bersama rekannya mengatakan, “selama ini pihak DPC-APBMI tidak melaksanakan Musyawarah bersama seluruh PBM di wilayah Aceh Barat,” ungkapnya.

“Hari ini kita mendatangi acara pelantikan APBMI, tujuan untuk memastikan kepada mereka bahwa proses ini tidak sesuai, masih banyak PBM yang tidak dilibatkan. Apakah ada musyawarah atau tidak, yang jelas kami dan banyak PBM lain tidak dilibatkan. Maka kami minta pelantikan dihentikan” kata Indra Jeumpa.

Tak lama berselang, sejumlah pihak dari pemuda yang di komandoi Indra Jeumpa, panitia termasuk pengurus APBMI pusat yang juga hadir untuk melantik pengurus DPC Aceh Barat diminta hadir ke Polres Aceh Barat untuk melakukan mediasi.

Kapolres Aceh Barat AKBP, Andrianto Argamuda, S.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP, Parmohonan Harahap saat dikonfirmasi menjelaskan, pihaknya telah melakukan mediasi dan telah menemukan beberapa kesepakatan bersama.

“Benar bang, ada sedikit ribut tadi. Tapi tidak ada yang diamankan, dan tidak ada kerusakan akibat kericuhan yang terjadi. Kami sudah panggil mereka termasuk pengurus APBMI pusat karena ada di lokasi. Masing-masing kita minta keterangan dan sudah kita lakukan mediasi” katanya.

Hasil mediasi menyimpulkan, pertama semua PBM yang ada di Aceh Barat untuk menyiapkan berkas-berkas yang diperlukan supaya bisa dilibatkan. Kedua dalam waktu satu bulan mereka membuat musyawarah dengan melibatkan seluruh PBM, dan membahas kembali apa-apa yang menjadi permasalahan.

“Kemudian terakhir SK pengurus DPC-APBMI sepakat ditahan sementara sampai masalah ini selesai,” pintanya. (Dani)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sang Senior Kembali Dapat Amanah Cak Imin untuk Pimpin PKB Nagan Raya 

25 Juli 2026 - 20:04 WIB

Aksi Tuntutan Berlanjut ke Polda Aceh, Korban Minta Usut Aksi Tandingan Siapa Dalangnya

4 Juli 2026 - 15:51 WIB

Aksi Tandingan Menimbulkan Tanda Tanya Publik, Ada Apa Dengan Aparat Penegak Hukum di Aceh Barat?

2 Juli 2026 - 23:58 WIB

Puluhan Warga Tuntut Keadilan, Aksi Unjuk Rasa Depan Kantor Polres Aceh Barat, Sampai Bawa Poster Copot Kasat Reskrim

1 Juli 2026 - 00:22 WIB

Sempat di Kritik, Mahasiswa Simeulue ini Apresiasi Sikap Terbuka Ketua Fraksi DPRA Nasdem Dapil 10 

19 Juni 2026 - 07:16 WIB

Trending di Opini