Menu

Mode Gelap
PT Socfindo Kebun Seunagan Bantu Bersihkan Parit Akses Pertanian Masyarakat Lingkungan Perusahaan  Sosok Polisi Peduli Sosial, Aipda Jonni Rahmad Bangun Empat Rumah untuk Fakir Miskin 14 Putra-putri Nagan Raya Menimba Ilmu ke Mesir dan Maroko Kurdi Resmi Jadi Sekda Definitif Aceh Barat, Bupati Tarmizi Tekankan Penguatan Birokrasi Narasi Provokatif Catut Nama Pamen Polda Aceh AKBP Zainuddin Dipastikan Hoaks UNISAI Wisuda 1001 Lulusan, Rektor: Baik Saja Belum Cukup, Kita Harus Berupaya Meraih Unggul

Kesehatan

Melalui CSR PT BEL, Bappeda Nagan Raya Sosialisasi Pencegahan Penurunan Stunting Terintegrasi

badge-check


					Melalui CSR PT BEL, Bappeda Nagan Raya Sosialisasi Pencegahan Penurunan Stunting Terintegrasi Perbesar

 

 

 

Narasiterkini.com, Suka Makmue- Gandeng dunia usaha, Bappeda Nagan Raya adakan kegiatan sosialisasi pencegahan penurunan stunting terintegrasi. Kegiatan yang berlangsung di aula utama Bappeda setempat diikuti oleh masyarakat di sekitar wilayah operasi PT Bara Energi Lestari (BEL), Rabu, (27/10).

Dalam sambutannya, Kepala Bappeda T. Kamaruddin, SP., M.Si yang disampaikan oleh Sekretaris Efliyanto, S.E, M.M, hal itu merupakan upaya pihaknya dan dunias usaha mendukung program pemerintah pusat dalam upaya pencegahan stunting dan untuk memenuhi indikator pada kluster 3 (Kesehatan dasar dan kesejahteraan) dalam rangka mewujudkan Kabupaten Nagan Raya sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA).

 

Sosialisasi ini dilakukan untuk mengajak masyarakat di sekitar wilayah operasi PT Bara Energi Lestari untuk bersama-sama mendukung program pemerintah dan berperan aktif dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting di kabupaten

 

Dimana stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1000 hari pertama kehidupan, kondisi gagal tumbuh pada anak balita disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu lama serta terjadinya infeksi berulang dan kedua faktor penyebab ini dipengaruhi oleh pola asuh yang tidak memadai terutama dalam 1000 hari pertama kehidupan anak tergolong stunting apabila panjang atau tinggi badan menurut umur lebih rendah daripada standar nasional yang berlaku.

 

“Standar dimaksud terdapat pada buku kesehatan ibu dan anak dan beberapa dokumen lainnya penyebab langsung masalah gizi pada anak termasuk stanting adalah rendahnya asupan gizi,” terang sekretaris Bappeda itu.

 

“Pada kesempatan ini kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada para ketua TP PKK gampong dan kader pembangunan manusia gampong, muspika Seunagan yang telah memenuhi undangan kegiatan ini untuk kita semua mari sama-sama berjuang untuk peningkatan penurunan stunting terintegrasi,” ungkap Efliyanto.

 

Pihaknya juga menyampaikan rasa terima kasih tak terhingga kepada PT BEL yang bergerak di bidang pertambangan itu yang telah berkomitmen terus mendukung kebijakan pemerintah melalui pengelolaan CSRnya. (RO)

 

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pasien Gagal Ginjal Kronik Tinggi di Nagan, Beruntung Kini Bisa Cuci Darah di RSUD Sultan Iskandar Muda 

9 Juli 2026 - 22:43 WIB

Polres Nagan Raya Adakan Jalan Santai dan Senam Bersama, Sediakan 170 Doorprize

10 Juni 2026 - 14:43 WIB

TRK: Kini Cukup dengan KTP dan KK, Masyarakat Jangan Takut untuk Berobat ke RSUD SIM atau PKM

21 Mei 2026 - 16:05 WIB

Sama dengan Abdya dan Aceh Barat, RSUD SIM Nagan Raya Tak Batasi Masyarakat untuk Berobat

9 Mei 2026 - 09:17 WIB

Sempat Viral Media Bayi Bocor Jantung, Wakil Ketua I DPRK Nagan Raya Berkunjung dan Salurkan Bantuan

6 Mei 2026 - 15:06 WIB

Trending di Kesehatan