Menu

Mode Gelap
Tuha Peut Desa Cot Bayu Basyarudin Akui Tak Terima Gaji Sepersenpun Setelah SK Berakhir Pansus LKPJ, Zulkarnain: SKPK Bekerja Maksimal Bukan Tak Mungkin PAD 300 Miliar Terwujud  Ketua KNPI Nagan Raya: Dukung Investasi untuk Perkuat Ekonomi dan Kemandirian Daerah Breaking News: Mantan Kadis Lingkungan Hidup Dilantik Sebagai Kacabdin Nagan Raya Masyarakat Gelar Aksi Unjuk Rasa Tolak Segala Jenis Tambang Legal di Beutong Ateuh  Menuntut Kepastian Bantuan Banjir 2025, Pemuda Desak Bupati Turun Tangan Selesaikan Konflik Kuta Trieng-Lamie

Nasional

Terkait Kasus Pemerkosaan Anak dibawah Umur, Bupati Nagan Raya Minta APH Menghukum Pelaku Seberat-Beratnya

badge-check


					Terkait Kasus Pemerkosaan Anak dibawah Umur, Bupati Nagan Raya Minta APH Menghukum Pelaku Seberat-Beratnya Perbesar

 

Narasiterkini.com, Suka Makmue- Terkait adanya kasus pemerkosaan terhadap seorang Anak di bawah umur oleh 14 orang pelaku, Bupati Nagan Raya HM Jamin Idham SE meminta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk menjatuhi hukuman seberat-beratnya, hal itu bertujuan agar pelaku mendapatkan sanksi efek jera.

 

Kasus dugaan penyekapan dan pemerkosaan seorang anak perempuan yang masih berusia 15 tahun dan digilir 14 pria di sebuah kafe di Nagan Raya membuat Bupati Nagan Raya angkat bicara, Rabu, (22/12/2021). Ia meminta para pelaku dihukum seberat-beratnya, dan bupati menyampaikan bahwa kasus tindak pidana perkosaan terhadap anak harus di proses dan diadili seadil-adilnya, karena telah merusak masa depan anak bahkan dapat menimbulkan akibat buruk secara psikologis terhadap perkembangan anak.

 

Melalui Sekda dan kepala DPMGP4, Bupatipun meminta untuk segera melakukan penanganan dan pemulihan korban, mendorong agar dapat mengalokasikan kebutuhan pendampingan psikologis kepada korban, agar korban dapat melewati masa krisis secepatnya oleh tenaga ahli psikolog secara cepat dan tepat.

 

Sementara itu, Kepala DPMGP4 Kabupaten Nagan Raya, Rahmatullah menyampaikan bahwa sudah menurunkan tim untuk melakukan pendampingan, baik itu melalui P2TP2A maupun DPMGP4 sendiri.

 

“Bahkan kita sudah mendampingi sejak awal pelaporan korban, dan kita juga telah mencoba menjalin komunikasi dengan keluarga korban terkait upaya pemulihan korban dan kelanjutan sekolahnya,” terang Rahmatullah.

 

 

Rahmatullah menambahkan, Bahkan pihaknya juga sudah memeriksakan kesehatan korban pada dokter spesialis di RSUD SIM.

 

“Disamping itu kita telah berkoordinasi dengan pihak provinsi agar kedepan dapat mendatangkan tenaga ahli psikolog serta psikolog forensik guna memulihkan trauma yang dialami korban,” tutup Rahmatullah. (*)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Warga Geram, Lapor Keuchik Cot Bayu Terkait Pengelolaan Dana Desa Diduga Tidak Transparan

10 Mei 2026 - 15:15 WIB

Mobil Diduga Milik Perusahaan ZTE Terperosok ke Sawah di Abdya

29 April 2026 - 10:22 WIB

Rumah Warga di Perumahan Alue Kambuk Nagan Raya Dibobol, Uang Ratusan Juta Ikut Raib

26 April 2026 - 12:23 WIB

Ini Sasaran TMMD ke-128 di Tangan-Tangan tahun 2026

23 April 2026 - 01:18 WIB

Wabup Abdya Zaman Akli Membuka TMMD ke-128, Sebut Bukti Nyata Abdi TNI

22 April 2026 - 22:21 WIB

Trending di Headline