Menu

Mode Gelap
Semarak HUT RI ke-81, Anak Anak Ramaikan Perlombaan di Lapangan Mako Brimob Batalyon C Pelopor Warga Betong Ateuh Bentang Spanduk Dengan Pesan, Beutong Ateuh Belum Pulih Izin Tambang Sudah Datang Ikuti Pendataan, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah Ajak Masyarakat Ikut Partisipasi Sensus Ekonomi 2026 Senyum Bahagia Anak Disabilitas, Kapolres Aceh Selatan Bantu Kursi Roda untuk Ikram Bupati TRK Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Nagan Raya Lukman Terpilih Secara Aklamasi Pimpin Pemuda Pancasila Seunagan Periode 2026–2029

Daerah

Berlubang dan Berlumpur, Jalan Lintas Sumatera Luput Perhatian Pemerintah

badge-check


					Doc. Kondisi Jalan Lintas Sumatera Di Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan raya Berlubang Dan Berlumpur, Kamis (6/2/2022). (Foto/Dani) Perbesar

Doc. Kondisi Jalan Lintas Sumatera Di Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan raya Berlubang Dan Berlumpur, Kamis (6/2/2022). (Foto/Dani)

Narasiterkini.com, Meulaboh- Kondisi ruas jalan lintasan Sumatera tepatnya depan Gerbang masuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 1 dan 2 di Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya tampak berlobang dan berlumpur, Kamis (06/01/2022).

 

Terlihat pengguna jalan yang melintas kawasan tersebut mencoba mengelak lubang besar yang penuh genangan air lumpur berwarna kecoklatan. Kondisi demikian membuat para pengendara kini harus ekstra hati-hati apalagi memasuki malam hari.

 

Pengguna jalan yang melintas, Sulaiman (23) kepada Narasiterkini,com pada Kamis (6/1/2022) mengatakan, sejak tahun 2021 memasuki tahun 2022 kondisi jalan lintas Sumatera ini masih luput perhatian dari pemerintah maupun dari pihak perusahaan sendiri yang berada di kawasan tersebut.

 

Kendati demikian membuat jalan ini semakin hari kian rusak hingga membentuk lubang besar jika kita perhatikan persisnya kubangan kerbau ditengah jalan,” kata Sulaiman sambil menggeleng kepala.

 

Sulaiman menjelaskan jika sudah memasuki malam hari jalan yang berbentuk lubang besar dan genangan lumpur berwarna hitam itu tidak terlihat seperti jebakan bagi pengendara yang melintas di kawasan itu ditambah lagi penerangan di kawasan tersebut sedikit gelap.

“Saya tahu betul kondisi jalan ini dikarenakan saya sering melintasi ketika pulang pergi ke kampus, kondisi jalan ini membuat para pengguna jalan sangat terganggu dengan percikan lumpur dan lobang besar yang ada disini,” jelasnya.

 

Ia berharap kepada pemerintah ataupun pihak yang terkait agar kondisi jalan di kawasan itu segera diperbaiki dengan maksimal bukan sekedar penempelan, jika jalan itu semakin dibiarkan maka tidak menutup kemungkinan kecelakaan akan terus terjadi di lintasan tersebut,” pungkasnya. (Dani)

 

Editor: Gus Mariadi

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Warga Betong Ateuh Bentang Spanduk Dengan Pesan, Beutong Ateuh Belum Pulih Izin Tambang Sudah Datang

19 Agustus 2026 - 15:15 WIB

Ikuti Pendataan, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah Ajak Masyarakat Ikut Partisipasi Sensus Ekonomi 2026

19 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Bupati TRK Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Nagan Raya

18 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Lukman Terpilih Secara Aklamasi Pimpin Pemuda Pancasila Seunagan Periode 2026–2029

27 Juli 2026 - 09:29 WIB

Polisi Tangkap Oknum Brimob Bandar Narkoba, Seorang Anggota POM TNI Gugur Saat Bantu di TKP 

26 Juli 2026 - 18:06 WIB

Trending di Peristiwa