Menu

Mode Gelap
Breaking News: Mantan Kadis Lingkungan Hidup Dilantik Sebagai Kacabdin Nagan Raya Masyarakat Gelar Aksi Unjuk Rasa Tolak Segala Jenis Tambang Legal di Beutong Ateuh  Menuntut Kepastian Bantuan Banjir 2025, Pemuda Desak Bupati Turun Tangan Selesaikan Konflik Kuta Trieng-Lamie Breaking news: Korban Banjir Tuntut Janji Pemerintah, Arus Lalin di Dua Jalur Sempat Terganggu  Bupati TRK Lepas 170 Jamaah Calon Haji Nagan Raya, Dirangkai Prosesi Peusijuek di Masjid Giok Muscab V PPP Nagan Raya Digelar, Perkuat Konsolidasi dan Siapkan Kepengurusan Baru

Daerah

Berlubang dan Berlumpur, Jalan Lintas Sumatera Luput Perhatian Pemerintah

badge-check


					Doc. Kondisi Jalan Lintas Sumatera Di Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan raya Berlubang Dan Berlumpur, Kamis (6/2/2022). (Foto/Dani) Perbesar

Doc. Kondisi Jalan Lintas Sumatera Di Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan raya Berlubang Dan Berlumpur, Kamis (6/2/2022). (Foto/Dani)

Narasiterkini.com, Meulaboh- Kondisi ruas jalan lintasan Sumatera tepatnya depan Gerbang masuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 1 dan 2 di Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya tampak berlobang dan berlumpur, Kamis (06/01/2022).

 

Terlihat pengguna jalan yang melintas kawasan tersebut mencoba mengelak lubang besar yang penuh genangan air lumpur berwarna kecoklatan. Kondisi demikian membuat para pengendara kini harus ekstra hati-hati apalagi memasuki malam hari.

 

Pengguna jalan yang melintas, Sulaiman (23) kepada Narasiterkini,com pada Kamis (6/1/2022) mengatakan, sejak tahun 2021 memasuki tahun 2022 kondisi jalan lintas Sumatera ini masih luput perhatian dari pemerintah maupun dari pihak perusahaan sendiri yang berada di kawasan tersebut.

 

Kendati demikian membuat jalan ini semakin hari kian rusak hingga membentuk lubang besar jika kita perhatikan persisnya kubangan kerbau ditengah jalan,” kata Sulaiman sambil menggeleng kepala.

 

Sulaiman menjelaskan jika sudah memasuki malam hari jalan yang berbentuk lubang besar dan genangan lumpur berwarna hitam itu tidak terlihat seperti jebakan bagi pengendara yang melintas di kawasan itu ditambah lagi penerangan di kawasan tersebut sedikit gelap.

“Saya tahu betul kondisi jalan ini dikarenakan saya sering melintasi ketika pulang pergi ke kampus, kondisi jalan ini membuat para pengguna jalan sangat terganggu dengan percikan lumpur dan lobang besar yang ada disini,” jelasnya.

 

Ia berharap kepada pemerintah ataupun pihak yang terkait agar kondisi jalan di kawasan itu segera diperbaiki dengan maksimal bukan sekedar penempelan, jika jalan itu semakin dibiarkan maka tidak menutup kemungkinan kecelakaan akan terus terjadi di lintasan tersebut,” pungkasnya. (Dani)

 

Editor: Gus Mariadi

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menuntut Kepastian Bantuan Banjir 2025, Pemuda Desak Bupati Turun Tangan Selesaikan Konflik Kuta Trieng-Lamie

12 Mei 2026 - 13:09 WIB

Breaking news: Korban Banjir Tuntut Janji Pemerintah, Arus Lalin di Dua Jalur Sempat Terganggu 

11 Mei 2026 - 17:09 WIB

Bupati TRK Lepas 170 Jamaah Calon Haji Nagan Raya, Dirangkai Prosesi Peusijuek di Masjid Giok

11 Mei 2026 - 15:46 WIB

Warga Geram, Lapor Keuchik Cot Bayu Terkait Pengelolaan Dana Desa Diduga Tidak Transparan

10 Mei 2026 - 15:15 WIB

Pemkab Nagan Raya Bersama Bank Aceh Cabang Jeuram Sosialisasikan Transaksi Non Tunai Dana Desa

10 Mei 2026 - 11:14 WIB

Trending di Daerah