Menu

Mode Gelap
Pembangunan Pipa SR Tinggalkan Beban, Dinas PUPR Abdya Diminta Bertanggungjawab Rombongan Ny. Principal Director Berkunjung ke Socfindo kebun Seumayam, Camat Darul Makmur Sampaikan Apresiasi  Polisi Berhasil Menangkap Pelaku Pembunuhan di Tadu Raya di Sumatera Utara Bupati Safaruddin Sebut Pengawasan Publik Bukan Ancaman Bagi Pemerintah Abdya Bupati TRK Harapkan Presiden Prabowo Resmikan Sekolah Rakyat di Nagan Raya SaKA: Diduga Kanit Tipidter Panggil Puluhan Pemilik Bander Emas ke Polres Abdya

Kesehatan

PAPDI dan Polres Nagan Raya Tracking Pasien Neglected dari Rumah ke Rumah

badge-check


					PAPDI dan Polres Nagan Raya Tracking Pasien Neglected dari Rumah ke Rumah Perbesar

 

Narasiterkini.com, Suka Makmue-Ditengah wabah pandemi, tidak sedikit pasien-pasien penyakit kronis luput dari pengobatan. Banyak pasien ketakutan berobat ke fasilitas kesehatan bahkan menempuh pengobatan tradisional untuk mengobatinya.

Hal ini terlihat beberapa pasien yang terdapat dibeberapa desa seperti polo ie dan desa simpang peut yang terbaring kaku ditempat tidur tidak mendapatkan pengobatan yang optimal sehingga kondisi sakit makin memberat.

Melihat kondisi diatas, Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) dan POLRES Nagan Raya melakukan Tracking atau pelacakan langsung ke TKP pasien-pasien yang neglected atau terlantar untuk dilakukan pengobatan yang layak, Kamis, (21/5/2020).

Informasi yang diperoleh media ini dari dr. Edi Hidayat banyak penyakit kronis seperti diabetes mellitus, penyakit Ginjal kronik, hipertensi, stroke, penyakit paru menahun dan lainnya tidak memanfaatkan pelayanan kesehatan dikarena pemahaman tentang penyakit yang masih minim dan alasan kepedulian keluarga kurang dikarenakan jenuh

“Akibat kondisi sakit yang sangat berat. Banyak penyakit stroke, penyakit ginjal kronik, penyakit jantung selalu diawali oleh penyakit-penyakit hipertensi, diabetes melitus dll yang tidak diobati sehingga berkembang menjadi lebih parah,” ungkap Dokter Edi.

Bahkan tak sedikit pasien pasien yang menderita hipertensi, diabetes melitus setelah menempuh pengobatan beberapa saat lalu berhenti minum obat dan merasa sudah sembuh sehingga kondisi ini juga menjadi penyebab menyebabkan kejadian stroke, gagal ginjal, serangan jantung dll. Disisi lain banyaknya stigma berkembang ditengah masyarakat, kalo minum obat terlalu lama bisa menyebabkan gangguan ginjal padahal tidaklah demikian ujar dr. Edi Hidayat, SpPD, FINASIM

Kegiatan tersebut Dalam Rangka Bakti Sosial Bhayangkari Polres Nagan Raya yang dipimpin oleh Waka polres Nagan Raya Kompol Taupik Rahman, S.H dalam kegiatan tersebut ianya juga sempat menyerahkan langsung bantuan Kemanusiaan Ramah perempuan dan Anak yang berdomisili di Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya, Aceh.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk Pemenuhan kebutuhan Spesifik Perempuan dan Anak di kec. Kuala untuk membantu perekonomian Dalam menghadapi virus Corona covid-19 dan menyambut Hari raya idul Fitri 1441 H. Selama giat berlangsung situasi dalam keadaan aman dan baik ujar Kompol Taufik Rahman SH.

Adapun beberapa desa yang dikunjungi meliputi, Desa Simpang Peut, Blang Muko dan Ujong Sikuning. (Rils)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Warga Nagan Raya dihebohkan Penemuan Mayat Pria di Areal Perkebunan Sawit 

30 Maret 2026 - 21:46 WIB

Hebohkan Penemuan Mayat Pria di Areal Perkebunan Sawit. | Foto : ist

Harap Berhati-hati, Oknum Gunakan Foto Ketua PWI Aceh Barat Diduga untuk Penipuan

18 Maret 2026 - 16:00 WIB

Korban Banjir di Lamie Tak Dapat Bantuan Serbu Kantor Keuchik, Kapolsek Darul Makmur Tenangkan Massa

18 Maret 2026 - 14:43 WIB

Panitia Lokal Tak Becus, PWI Aceh Tamiang Kecam Pengusiran Wartawan di Acara Santunan Anak Yatim BSI

10 Maret 2026 - 10:51 WIB

Innalillahi, Perjuangan untuk Keluarga Tuha Peut Terpilih ini Berakhir di Lintasan Gunong Trans Gagak

11 Februari 2026 - 12:24 WIB

Trending di Peristiwa