Menu

Mode Gelap
STIMI Meulaboh Lepas KKN-KPM, Camat Kaway XVI: Kehadiran Mahasiswa Harus Memberikan Manfaat Nyata  Sempat di Kritik, Mahasiswa Simeulue ini Apresiasi Sikap Terbuka Ketua Fraksi DPRA Nasdem Dapil 10  Perkuat Nilai Keagamaan, Pemuda Samatiga Gelar Beut Panteu Keude Perdana di Cot Seumeureung Puluhan Tahun Menanti Bantuan Pemerintah Tak Kunjung Tiba, Kini Warga Pasie Kualaba’u Galang Donasi Mandiri  Terkait Reses ke Simeulue, Berikut Klarifikasi Anggota DPR Aceh Dapil 10 Fraksi Nasdem  Kecelakaan Tunggal, Seorang Mahasiswi Aceh Barat Meninggal Dunia

Opini

Listrik Sering Padam, Pengusaha Kilang Padi ini Mengaku Alami Kerugian

badge-check


					Listrik Sering Padam, Pengusaha Kilang Padi ini Mengaku Alami Kerugian Perbesar

 

Narasiterkini.com, Suka Makmue-Aris Pemilik Industri Kilang Padi Yang berlokasi Di Babah Krueng kecamatan Beutong kabupaten Nagan Raya Kecewa atas sikap dan Pelayanan PLN setempat karena Seringnya Melakukan Pemadaman Listrik secara Tiba-tiba bahkan berulang kali dalam sehari.  Rabu, (1/7/2020).

Hal itu diungkapkan Aris yang merupakan  pemilik KP. Rizki Perkasa kepada awak media di lokasi Tempat ia bekerja, peristiwa pemadaman listrik Yang sering terjadi di kecamatan tersebut, akhir-akhir ini berdampak pada Kerugian Industri yang ia jalani saat ini.

Bagaimana tidak, Selain terhambatnya proses Penggilingan Dan pengeringan Padi dipabrik miliknya, pemadaman lisktrik yang kerap terjadi selama beberapa hari terakhir seperti yang terjadi pada hari Senin 29 juni 2020 lalu, bahkan mencapai empat kali padam dalam sehari.

Normalnya Proses produksi di Kilang padi KP. Rizki Perkasa  biasanya mencapai 60 ton/hari, namun akibat Listrik padam tak menentu ini menjadi menurun drastis menjadi 35 ton/hari. Hal itu dikarenakan pemadaman listrik tak menentu yang dilakukan PLN. Dapat dipastikan kendala itu terjadi lantaran seluruh mesin yang ada di Kilang padi Miliknya itu Semuanya sudah Electrik (menggunakan daya listrik) kendati itu, Aktivitas Proyeksi mesin terkendala.

“Saya menilai Pihak PLN tidak Fair dalam hal ini, saya sudah beberapa kali berupaya menghubungi Pihak PLN bahkan manager yang ada di Nagan Raya namun tidak dapat pelayanan yang baik” ungkapnya

“Dengan kerugian ini apakah ada yang ingin bertanggung jawab atau pihak PLN mau mengganti rugi dari kerusakan mesin di Kilang padi Saya yang merugikan ini,”? tanya Aris

Untuk itu ia Meminta kepada PLN agar sekiranya jika ingin melakukan pemadaman agar dapat memberitahukan sebelumnya, jika akan melakukan pemadaman Listrik.

Sebagai warga negara yang baik, ia taat melakukan pembayaran tagihan listrik yang mencapai 160 juta setiap bulannya. Oleh karena itu, Ia meminta kepada pihak PLN agar lebih fair terhadap pelayanan yang diberikan apalagi ini menyangkut Produksi dan Pelanggan Industri.

“Jika para pekerja (Karyawan) PLN tidak dapat bekerja dengan Baik atau bekerja maksimal, Seminimalnya ada sedikit Erikat baik dengan memberi pelayanan yang Memuaskan kepada kami pelanggan yaitu dengan adanya pemberitahuan sebelum pemadaman dilakukan”. Pinta Aris Pemilik industri KP. Rizki Perkasa.

Kepala ULP PLN Nagan Raya, Taufan saat dikonfirmasi menerangkan mesin tidak rusak dan hanya ada elictric di mereka yg terganggu. Dan saat ini pabrik beroperasi normal

“Untuk dari sisi pelanggan kami sudah mendengar keluhan, kami dari PLN sudah menjelaskan dan kedepan kita coba mencari solusi terbaik, saya akan berkoodinasi dengan kantor induk kami,” terang Taufan. (*)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sempat di Kritik, Mahasiswa Simeulue ini Apresiasi Sikap Terbuka Ketua Fraksi DPRA Nasdem Dapil 10 

19 Juni 2026 - 07:16 WIB

Kecelakaan Tunggal, Seorang Mahasiswi Aceh Barat Meninggal Dunia

17 Juni 2026 - 11:13 WIB

Aliansi GERAM Aceh Barat Gelar Aksi, Desak Presiden RI Turunkan Harga BBM dan Evaluasi yang Merugikan Rakyat

15 Juni 2026 - 22:32 WIB

TRK: Saya Ingin Realisasikan Janji Nagan Bagaikan Brunai, Jika Kehadiran Investasi Ditolak Maka Bukan Saya Ingkar Janji 

10 Juni 2026 - 16:12 WIB

Dianggap Suara Masyarakat Beutong Ateuh Diabaikan, Mahasiswa Minta Dibuka Forum Dengar Pendapat 

4 Juni 2026 - 13:52 WIB

Trending di Opini