Menu

Mode Gelap
BNPB Asbun, Penyelesaian Pembangunan Huntara di Nagan Raya Tak Sesuai Fakta Pemkab Aceh Barat Bentuk Tim Satgas RTLH dan DTSEN Respon Cepat, PUPR Aceh Barat Akan Rehap Jembatan Penghubung Desa Panton Makmur dan Alue Batee, Peredaran Sianida Marak, SaKA Duga Oknum Polisi di Abdya Terima Setoran dari Pemilik Blander Emas PUPR Aceh Barat Mulai Aspal Jalan Menuju Pukesmas Samatiga Pulang Kampung, Masyarakat Aceh Selatan Ramaikan Tabligh Akbar Tgk Habibie Nawawi

Kesehatan

Melalui CSR PT BEL, Bappeda Nagan Raya Sosialisasi Pencegahan Penurunan Stunting Terintegrasi

badge-check


					Melalui CSR PT BEL, Bappeda Nagan Raya Sosialisasi Pencegahan Penurunan Stunting Terintegrasi Perbesar

 

 

 

Narasiterkini.com, Suka Makmue- Gandeng dunia usaha, Bappeda Nagan Raya adakan kegiatan sosialisasi pencegahan penurunan stunting terintegrasi. Kegiatan yang berlangsung di aula utama Bappeda setempat diikuti oleh masyarakat di sekitar wilayah operasi PT Bara Energi Lestari (BEL), Rabu, (27/10).

Dalam sambutannya, Kepala Bappeda T. Kamaruddin, SP., M.Si yang disampaikan oleh Sekretaris Efliyanto, S.E, M.M, hal itu merupakan upaya pihaknya dan dunias usaha mendukung program pemerintah pusat dalam upaya pencegahan stunting dan untuk memenuhi indikator pada kluster 3 (Kesehatan dasar dan kesejahteraan) dalam rangka mewujudkan Kabupaten Nagan Raya sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA).

 

Sosialisasi ini dilakukan untuk mengajak masyarakat di sekitar wilayah operasi PT Bara Energi Lestari untuk bersama-sama mendukung program pemerintah dan berperan aktif dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting di kabupaten

 

Dimana stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1000 hari pertama kehidupan, kondisi gagal tumbuh pada anak balita disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu lama serta terjadinya infeksi berulang dan kedua faktor penyebab ini dipengaruhi oleh pola asuh yang tidak memadai terutama dalam 1000 hari pertama kehidupan anak tergolong stunting apabila panjang atau tinggi badan menurut umur lebih rendah daripada standar nasional yang berlaku.

 

“Standar dimaksud terdapat pada buku kesehatan ibu dan anak dan beberapa dokumen lainnya penyebab langsung masalah gizi pada anak termasuk stanting adalah rendahnya asupan gizi,” terang sekretaris Bappeda itu.

 

“Pada kesempatan ini kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada para ketua TP PKK gampong dan kader pembangunan manusia gampong, muspika Seunagan yang telah memenuhi undangan kegiatan ini untuk kita semua mari sama-sama berjuang untuk peningkatan penurunan stunting terintegrasi,” ungkap Efliyanto.

 

Pihaknya juga menyampaikan rasa terima kasih tak terhingga kepada PT BEL yang bergerak di bidang pertambangan itu yang telah berkomitmen terus mendukung kebijakan pemerintah melalui pengelolaan CSRnya. (RO)

 

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Tim SDM Polres Lhokseumawe Beri Layanan Dukungan Psikososial untuk Anak-anak di Riseh Teungoh

29 Desember 2025 - 21:53 WIB

Warga Terdampak Banjir Berbondong bondong Menuju Posko Lamie, Tim RSUD SIM Nagan Raya Beri Pelayanan Kesehatan 

19 Desember 2025 - 10:26 WIB

Kader Partai NasDem di DPR RI ini Nilai Pengelolaan SPPG Polri Sesuai Standar

2 Oktober 2025 - 12:06 WIB

Dukung Program Pemerintah Tuntaskan Gizi Buruk dan Stunting, PT Socfindo Seumayam Salurkan CSR PMT

12 September 2025 - 14:26 WIB

Deputi Umum BPKS, Fajran Zain : Saat Kawasan Sabang Tumbuh, Kerawanan Narkoba Luruh

5 Agustus 2025 - 12:01 WIB

Trending di Ekonomi