Menu

Mode Gelap
Aksi Tuntutan Berlanjut ke Polda Aceh, Korban Minta Usut Aksi Tandingan Siapa Dalangnya Bupati Tarmizi Buka Kegiatan Musorkab KONI Aceh Barat 2026 Pengadaan Mobil Dinas Rp1,87 Miliar Sebelum Bupati Aceh Selatan Dilantik, Haji Mirwan lebih Memilih Pakai Kendaraan Pribadi  Bupati Aceh Selatan Kembali Dapat Yakinkan Pusat, Kali ini Bawa Pulang Excavator untuk Percepat Pemulihan Pascabencana Perkuat Sinergi Pemerintah dan Wartawan untuk Kemajuan Daerah, Kadis Kominsa Aceh Barat Kunjungi Sekretariat SWI Tak ada Pemilik, Polisi Temukan 2.000 Liter Diduga BBM Bio Solar Bersubsidi di Gunong Nagan 

Ekonomi

Deputi Umum BPKS, Fajran Zain : Saat Kawasan Sabang Tumbuh, Kerawanan Narkoba Luruh

badge-check


					Deputi Umum BPKS, Fajran Zain : Saat Kawasan Sabang Tumbuh, Kerawanan Narkoba Luruh Perbesar

Narasiterkini.com, Sabang – Deputi Umum Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS), Fajran Zain, menjadi narasumber dalam Workshop Optimalisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang digelar di Kota Sabang. Senin, (04/08/2025).

Kegiatan yang digagas oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Sabang tersebut diikuti oleh perwakilan Satuan Kerja Perangkat Kota (SKPK), tenaga pendidik, serta aparatur gampong. Workshop setengah hari itu menghadirkan tiga narasumber utama: Akbar dari BKPSDM Sabang, Teuku Aulia Zailian selaku praktisi komunikasi, serta Fajran Zain dari BPKS.

Kepala BNN Kota Sabang, Dahlia Sungkar, SE., dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas para penggiat P4GN yang berperan sebagai agen literasi dan edukasi bahaya narkoba di tengah masyarakat.

“Kami berharap, peningkatan kapasitas peserta hari ini akan berdampak langsung pada meningkatnya kesadaran masyarakat yang mereka dampingi, sehingga partisipasi dalam upaya pencegahan pun semakin luas,” ujar Dahlia.

Dalam pemaparannya, Fajran Zain menekankan pentingnya menjadikan gerakan anti narkoba sebagai inisiatif kolektif yang bersumber dari kesadaran warga, memanfaatkan potensi lokal, serta melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Gerakan ini tidak bisa hanya bergantung pada BNN semata. Harus ada kolaborasi lintas sektor – pemerintah, non-pemerintah, hingga tokoh masyarakat. Semua harus merasa punya tanggung jawab,” tegas Fajran.

Ia menambahkan, meskipun BPKS tidak berada di garda depan pada isu narkoba, pihaknya tetap berkomitmen mendukung penuh kampanye P4GN. Salah satu langkah nyata yang telah dilakukan adalah memastikan seluruh pegawai BPKS bebas dari penyalahgunaan narkoba melalui tes rutin dan edukasi internal.

“Kami juga menyediakan fasilitas kelembagaan bagi lembaga manapun yang ingin menyelenggarakan kegiatan literasi sosial, termasuk kampanye anti narkoba,” imbuhnya.

Menanggapi pertanyaan peserta terkait peran BPKS, Fajran menegaskan bahwa lembaganya tetap berkepentingan terhadap upaya pemberantasan narkoba karena berpengaruh langsung terhadap iklim investasi di Sabang.

“Narkoba tumbuh subur di wilayah dengan tingkat pengangguran dan literasi rendah. Karena itu, penguatan ekonomi dan pembangunan kawasan oleh BPKS juga bagian dari upaya preventif terhadap penyebaran narkoba,” jelasnya.

Workshop yang berlangsung dinamis ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan foto bersama seluruh peserta. (*)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Tak ada Pemilik, Polisi Temukan 2.000 Liter Diduga BBM Bio Solar Bersubsidi di Gunong Nagan 

3 Juli 2026 - 14:28 WIB

Coba Main Minyak Solar Subsidi Secara Ilegal di Nagan Raya, Dua Warga Pidie Terpaksa Berurusan dengan Polisi

25 Juni 2026 - 23:26 WIB

Usai Polda Aceh Terbitkan DPO Oknum ASN di DSI Tersangka Pelecehan Seksual, Berikut Rangkaian Proses Hukumnya….

11 Juni 2026 - 18:46 WIB

Oknum ASN Dinas Syariat Islam Aceh Masuk DPO Kasus Dugaan Pelecehan Seksual terhadap Mahasiswi Asal Nagan Raya

11 Juni 2026 - 10:51 WIB

Ketua Apkasindo Perjuangan: PKS Jangan Permainkan Harga TBS Jika Tidak Ingin Kami Laporkan ke Pusat 

10 Juni 2026 - 16:33 WIB

Trending di Ekonomi