Menu

Mode Gelap
Kemenag Nagan Raya Raih Tiga Trofi, Soroti Sportivitas di Laga Voli Antarinstansi Kadis Parpora Serahkan Hadiah Perlombaan HUT ke-81 RI Satreskrim Polres Nagan Raya Pasang Spanduk Imbauan, Cegah Aktivitas Penambangan Tanpa Izin Nagan Raya Raih Juara Pertama Inovasi Alat TTG Aceh 2026, Siap Wakili Aceh ke Tingkat Nasional Teuku Adian Resmi Dilantik Sebagai Ketua KONI Aceh Barat Periode 2026-2030 Pemkab Aceh Barat Terima Penghargaan dari Kemenkum Aceh, Lewat Ekonomi Kreatif

Ekonomi

Deputi Umum BPKS, Fajran Zain : Saat Kawasan Sabang Tumbuh, Kerawanan Narkoba Luruh

badge-check


					Deputi Umum BPKS, Fajran Zain : Saat Kawasan Sabang Tumbuh, Kerawanan Narkoba Luruh Perbesar

Narasiterkini.com, Sabang – Deputi Umum Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS), Fajran Zain, menjadi narasumber dalam Workshop Optimalisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang digelar di Kota Sabang. Senin, (04/08/2025).

Kegiatan yang digagas oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Sabang tersebut diikuti oleh perwakilan Satuan Kerja Perangkat Kota (SKPK), tenaga pendidik, serta aparatur gampong. Workshop setengah hari itu menghadirkan tiga narasumber utama: Akbar dari BKPSDM Sabang, Teuku Aulia Zailian selaku praktisi komunikasi, serta Fajran Zain dari BPKS.

Kepala BNN Kota Sabang, Dahlia Sungkar, SE., dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas para penggiat P4GN yang berperan sebagai agen literasi dan edukasi bahaya narkoba di tengah masyarakat.

“Kami berharap, peningkatan kapasitas peserta hari ini akan berdampak langsung pada meningkatnya kesadaran masyarakat yang mereka dampingi, sehingga partisipasi dalam upaya pencegahan pun semakin luas,” ujar Dahlia.

Dalam pemaparannya, Fajran Zain menekankan pentingnya menjadikan gerakan anti narkoba sebagai inisiatif kolektif yang bersumber dari kesadaran warga, memanfaatkan potensi lokal, serta melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Gerakan ini tidak bisa hanya bergantung pada BNN semata. Harus ada kolaborasi lintas sektor – pemerintah, non-pemerintah, hingga tokoh masyarakat. Semua harus merasa punya tanggung jawab,” tegas Fajran.

Ia menambahkan, meskipun BPKS tidak berada di garda depan pada isu narkoba, pihaknya tetap berkomitmen mendukung penuh kampanye P4GN. Salah satu langkah nyata yang telah dilakukan adalah memastikan seluruh pegawai BPKS bebas dari penyalahgunaan narkoba melalui tes rutin dan edukasi internal.

“Kami juga menyediakan fasilitas kelembagaan bagi lembaga manapun yang ingin menyelenggarakan kegiatan literasi sosial, termasuk kampanye anti narkoba,” imbuhnya.

Menanggapi pertanyaan peserta terkait peran BPKS, Fajran menegaskan bahwa lembaganya tetap berkepentingan terhadap upaya pemberantasan narkoba karena berpengaruh langsung terhadap iklim investasi di Sabang.

“Narkoba tumbuh subur di wilayah dengan tingkat pengangguran dan literasi rendah. Karena itu, penguatan ekonomi dan pembangunan kawasan oleh BPKS juga bagian dari upaya preventif terhadap penyebaran narkoba,” jelasnya.

Workshop yang berlangsung dinamis ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan foto bersama seluruh peserta. (*)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

BSI Area Meulaboh Bersama OJK dan FKIJK Gelar GENCARKAN, Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di Nagan Raya

24 Juli 2026 - 15:58 WIB

Plt. Sekda Buka Pasar Murah, Pemkab Siapkan 390 Paket per Titik

15 Juli 2026 - 17:05 WIB

Komitmen Beli TBS di Harga Rp3000 Perkilogramnya Belum Terwujud, Bupati Aceh Barat Sidak ke Pabrik Kelapa Sawit

14 Juli 2026 - 22:45 WIB

Akademisi UIN Lhokseumawe Dukung Kortas Tipikor Polri: Perkuat Pemberantasan Korupsi

14 Juli 2026 - 17:59 WIB

Bupati TRK Terima Kunjungan Tim Peneliti Tohoku University Jepang

12 Juli 2026 - 11:50 WIB

Trending di Ekonomi