Menu

Mode Gelap
PUPR Aceh Barat Mulai Aspal Jalan Menuju Pukesmas Samatiga Pulang Kampung, Masyarakat Aceh Selatan Ramaikan Tabligh Akbar Tgk Habibie Nawawi Bupati Aceh Selatan: Pengurus BMK Bukan Sekadar Fungsi Administratif, Melainkan Amanah Moral dan Keagamaan Pemkab Nagan Raya Gelar FGD Draft Perbup CMS Non Tunai Desa Pemkab Nagan Raya Berikan Penghargaan Kecamatan dan Gampong Tercepat Pencairan Dana Desa Tahap I 2026 PWI Tanggapi Pemanggilan Wartawan oleh Polda Aceh: “Tak Perlu Hadir”

Ekonomi

Deputi Umum BPKS, Fajran Zain : Saat Kawasan Sabang Tumbuh, Kerawanan Narkoba Luruh

badge-check


					Deputi Umum BPKS, Fajran Zain : Saat Kawasan Sabang Tumbuh, Kerawanan Narkoba Luruh Perbesar

Narasiterkini.com, Sabang – Deputi Umum Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS), Fajran Zain, menjadi narasumber dalam Workshop Optimalisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang digelar di Kota Sabang. Senin, (04/08/2025).

Kegiatan yang digagas oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Sabang tersebut diikuti oleh perwakilan Satuan Kerja Perangkat Kota (SKPK), tenaga pendidik, serta aparatur gampong. Workshop setengah hari itu menghadirkan tiga narasumber utama: Akbar dari BKPSDM Sabang, Teuku Aulia Zailian selaku praktisi komunikasi, serta Fajran Zain dari BPKS.

Kepala BNN Kota Sabang, Dahlia Sungkar, SE., dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas para penggiat P4GN yang berperan sebagai agen literasi dan edukasi bahaya narkoba di tengah masyarakat.

“Kami berharap, peningkatan kapasitas peserta hari ini akan berdampak langsung pada meningkatnya kesadaran masyarakat yang mereka dampingi, sehingga partisipasi dalam upaya pencegahan pun semakin luas,” ujar Dahlia.

Dalam pemaparannya, Fajran Zain menekankan pentingnya menjadikan gerakan anti narkoba sebagai inisiatif kolektif yang bersumber dari kesadaran warga, memanfaatkan potensi lokal, serta melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Gerakan ini tidak bisa hanya bergantung pada BNN semata. Harus ada kolaborasi lintas sektor – pemerintah, non-pemerintah, hingga tokoh masyarakat. Semua harus merasa punya tanggung jawab,” tegas Fajran.

Ia menambahkan, meskipun BPKS tidak berada di garda depan pada isu narkoba, pihaknya tetap berkomitmen mendukung penuh kampanye P4GN. Salah satu langkah nyata yang telah dilakukan adalah memastikan seluruh pegawai BPKS bebas dari penyalahgunaan narkoba melalui tes rutin dan edukasi internal.

“Kami juga menyediakan fasilitas kelembagaan bagi lembaga manapun yang ingin menyelenggarakan kegiatan literasi sosial, termasuk kampanye anti narkoba,” imbuhnya.

Menanggapi pertanyaan peserta terkait peran BPKS, Fajran menegaskan bahwa lembaganya tetap berkepentingan terhadap upaya pemberantasan narkoba karena berpengaruh langsung terhadap iklim investasi di Sabang.

“Narkoba tumbuh subur di wilayah dengan tingkat pengangguran dan literasi rendah. Karena itu, penguatan ekonomi dan pembangunan kawasan oleh BPKS juga bagian dari upaya preventif terhadap penyebaran narkoba,” jelasnya.

Workshop yang berlangsung dinamis ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan foto bersama seluruh peserta. (*)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jalan Rusak di Banda Aceh Tak Kunjung Diperbaiki, Ancaman Pidana Mengintai Pejabat

28 Februari 2026 - 11:18 WIB

Satresnarkoba Polres Nagan Raya Kembali Amankan Pengedar Narkoba, 42 Gram Sabu Disita

25 Februari 2026 - 11:59 WIB

Kapolres Nagan Raya Tegas: Tidak Ada Toleransi bagi Pengguna Knalpot Brong dan Balapan Liar di Bulan Ramadhan 1447 H

23 Februari 2026 - 18:15 WIB

Hindari Tambang Emas Ilegal, DPRK Nagan Raya Desak Gubernur Aceh Segera Usulkan WPR ke Pusat

14 Februari 2026 - 10:59 WIB

Polisi Amankan Dua Pelaku Dugaan Judi Online di Darul Makmur

11 Februari 2026 - 12:30 WIB

Trending di Hukum